PENERAPAN IPTEK PADA PENGOLAHAN KULIT BUAH MANGGIS DI DESA BELIMBING

PENERAPAN IPTEK PADA PENGOLAHAN KULIT BUAH MANGGIS DI DESA BELIMBING

  • I.B.N.P. Dwija
  • N.P. Ariantari

Abstract

Desa Belimbing merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Pupuan, yang berada di lereng Gunung Batukaru, dengan jarak sekitar 80 km dari kota Denpasar. Sebagian besar penduduk di Desa Belimbing adalah petani, dengan komoditi utama padi dan buah-buahan seperti durian, wani dan manggis. Manggis merupakan komoditi buah terbanyak di Desa Belimbing, yang kebanyakan dijual di pasar lokal, dengan dijajakan secara eceran atau dijual lagi ke pengepul buah untuk dibawa ke pasar-pasar di Denpasar, Badung dan Tabanan. Namun kendala pemasaran menyebabkan sebagian besar buah manggis yang tidak laku terjual dibuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pengolahan kulit buah manggis yang tidak terjual sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk berupa the dari kulit buang manggis. Kegiatan ini bekerjasama dengan kelompok mitra yaitu Kelompok Usaha Buah Mekori danKelompok Tani Buah Mekori. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap mulai dari penjajakan lokasi, pemberian penyuluhan dan praktik pembuatan serbuk the kulit buah manggis. Sebanyak 25 Orang anggota PKK di berikan penyuluhan dan pelatihan mengenai pemanfaatan kulit buah manggis, pengolahan dan pengemasan produk. Dari kegiatan ini dihasilkan serbuk buah manggis yang dapat dimanfaatkan langsung untuk konsumsi masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-01-30
How to Cite
DWIJA, I.B.N.P.; ARIANTARI, N.P.. PENERAPAN IPTEK PADA PENGOLAHAN KULIT BUAH MANGGIS DI DESA BELIMBING. Buletin Udayana Mengabdi, [S.l.], p. 331-335, jan. 2018. ISSN 2654-9964. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jum/article/view/37289>. Date accessed: 18 june 2021.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)