PELATIHAN PEMANFAATAN RUMPUT LAUT DAN GARAM MENJADI SABUN DI DESA KUTUH BADUNG SELATAN BALI

PELATIHAN PEMANFAATAN RUMPUT LAUT DAN GARAM MENJADI SABUN DI DESA KUTUH BADUNG SELATAN BALI

  • N.PA.D. Wijayanti
  • N.P.L. Laksmiani
  • K.W. Astuti
  • I.G.N.A.D. Putra

Abstract

Rumput laut atau alga laut (sea weed) dan garam merupakan salah satu komoditas perikanan yang telah dimanfaatkan sejak lama. Daerah Kutuh (Pantai Pandawa) merupakan salah satu wilayah penghasil rumput laut di Bali. Produksi rumput lautnya perbulan mencapai 130 sampai 225 per ton. Jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan adalah jenis Euchema spinosum dan Euchema cottonii. Desa Kutuh memiliki potensi serta produktivitas yang tinggi untuk pengembangan budidaya rumput laut dan garamnya, namun dalam kenyataannya masih terdapat permasalahan yaitu strategi pengembangan usaha rumput laut masih kurang terencana. Dalam 3 tahun terakhir ini mengalami penurunan drastic dikarenakan para petani banyak yang beralih profesi saat ini menjadi pedagang dan penyedia usaha wisata di sekitar Pantai Pandawa. Menyusutnya jumlah petani tersebut semakin cepat seiring dijadikannya Pantai Pandawa sebagai obyek wisata. Untuk dapat tetap membudidayakan rumput laut yang menjadi salah satu keankeragaman hayati khas yang dimiliki oleh Bali maka perlu dilakukan suatu pengembangan usaha rumput laut dan dapat dikaitkan dengan pantai pandawa dijadikan sebagai obyek wisata. Salah satunya adalah pengembangan usaha mengolah rumput laut dan garam (komoditas terbesar di Pantai Pandawa) menjadi produk yang dapat dipasarkan didaerah wisata misalkan produk spa dan produk oleh-oleh. Salah satu yang dapat dilakukan adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan untuk mengolah rumput laut dan garam menjadi produk bernilai jual tinggi yakni sabun. Sabun diproduksi dengan cara mengkombinasikan rumput laut, garam, esensial oil, pewarna dan NaOH. Para petani perlu ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilannya untuk memproduksi sabun yang berkualitas dengan cara menyelenggarakan workshop. Setelah diselenggarakan wokshop, para petani dapat mempraktekkan dengan baik cara membuat sabun dengan bahan kombinasi rumput laut dan garam.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-01-30
How to Cite
WIJAYANTI, N.PA.D. et al. PELATIHAN PEMANFAATAN RUMPUT LAUT DAN GARAM MENJADI SABUN DI DESA KUTUH BADUNG SELATAN BALI. Buletin Udayana Mengabdi, [S.l.], p. 273-278, jan. 2018. ISSN 2654-9964. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jum/article/view/37279>. Date accessed: 18 june 2021.
Section
Articles