Aspek Keselamatan Kerja Pada Proses Pembentukan Batu Permata Menggunakan Mesin Gerinda

  • Anom Santiana
  • M. Yusuf

Abstract

Proses pengerjaan batu permata ini ada tiga tahapan yaitu proses pemotongan, prosespembentukan dan proses penghalusan. Pada proses pemotongan, bahan baku yang semulamasih berbentuk bongkahan batu baik batu pirus, batu akik, batu kecubung, dan semacamnyadipotong-potong menjadi bagian kecil dengan teknik tertentu dengan menggunakan gerindapotong. Selanjutnya adalah proses pembentukan, potongan batu yang sudah kecil dibentukdengan menggunakan gerinda asah. Bentuk batu permata disesuaikan dengan pesanankonsumen atau sesuai keinginan perajin sendiri. Sedangkan proses akhir pada pengerjaan batupermata ini adalah menggosok atau mengasah batu permata tersebut biar licin dan menggkilap.Dalam setiap proses ini tentunya mempunyai resiko terhadap kecelakaan kerja. Bahaya-Bahayadari Mesin gerinda ini antara antara lain adalah putaran grinda yang sangat cepat, terbentur olehbarang-barang yang terlempar keluar dari mata asah mesin gerinda, Percikan api yang keluar, jaritangan terpotong, debu yang keluar, dan sebagainya. Untuk itu dilakukan observasi terhadap 12orang pekerja perajin batu permata di Karangasem Bali. Gerinda yang digunakan adalah gerindatangan, beban kerja dihitung berdasarkan denyut nadi, keluhan otot diprediksi denganmenggunakan nordic body map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keselamatan yangharus diperhatikan oleh perajin adalah penggunaan APD (alat pelindung diri) seperti sarung tangan,masker, dan kaca mata), perubahan Sikap Kerja agar lebih alamiah, dan pengaturan waktu kerja.Untuk itu diperlukan pemahaman prosedur kerja sebelum menggunakan gerinda tangan dalampembentukan batu permata pada perajin sebelum menggunakan mesin gerinda.Kata Kunci : Aspek Keselamatan, Mesin Gerinda, perajin batu permata

There are three stages in gemstones processing namely the cutting , forming and polishingprocesses. In the cutting process, the raw materials are initially still a good chunk of stone ofturquoise, agate, amethyst, and the like is cut into small pieces with a particular technique by usinga grinding cut. Next process is shaping. Small pieces of rock that has been formed by using agrindstone shapes adapted to suit customer orders or crafters own. While the end of theconstruction process of this gemstone is rubbed or hone gemstone so that smooth and shine. Ineach of these processes would have a risk of occupational accidents. The dangers of this grindingmachine include, among others, is a very fast grinding rounds, hit by items thrown out of the eyesharpening grinding machine, sparks coming out, fingers cut off, the dust out, and so on. For thatreasons was conducted observation of 12 workers gemstone craftsmen in Karangasem Bali.Grinding burrs used are the hands, the workload is calculated based on the pulse, musclecomplaints nordic predicted using body map. The results showed that the safety aspect that mustbe considered by the craftsmen is the use of PPE (personal protective equipment) such as gloves,masks, and goggles), change in work attitude to be more natural, and working time arrangements.It is necessary for understanding the work procedures in the formation of gemstones before usingthe grinding machine.Keywords: safety, grinding machines, gemstone craftsmen

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Anom Santiana
Staf Pengajar Politeknik Negeri Bali
M. Yusuf
Mahasiswa Program Pasca Sarjana Ergonomi – Fisiologi Kerja Univ. Udayana
How to Cite
SANTIANA, Anom; YUSUF, M.. Aspek Keselamatan Kerja Pada Proses Pembentukan Batu Permata Menggunakan Mesin Gerinda. Jurnal Energi Dan Manufaktur, [S.l.], v. 8, n. 1, july 2015. ISSN 2541-5328. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jem/article/view/14223>. Date accessed: 27 oct. 2020.
Section
Articles

Keywords

Aspek Keselamatan, Mesin Gerinda, perajin batu permata