Sifat Mekanis Komposit Polyester dengan Penguat Serat Sabut Kelapa

  • I Made Astika
  • I Putu Lokantara
  • I Made Gatot Karohika

Abstract

Abstrak
Penggunaan serat alam sebagai penguat komposit dalam beberapa tahun terakhir ini
mengalami perkembangan yang sangat pesat. Salah satunya adalah serat sabut kelapa.
Potensi sabut kelapa yang begitu besar belum dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan
produksi yang mempunyai nilai tambah ekonomis. Dengan tidak adanya pemanfaatan yang
optimal, sabut kelapa ini hanya akan menjadi limbah dan menimbulkan masalah lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sifat mekanis yaitu kekuatan tarik, impact dan lentur
dari komposit polyester yang diperkuat dengan serat sabut kelapa. Di masa depan, komposit
ini dapat digunakan sebagai asesoris kendaraan, plafon ataupun papan sebagai pengganti
kayu, eternit, bambo dan gipsun yang harganya mahal dan relatif tidak tahan air. Komposit
dibuat dengan memanfaatkan serat sabut kelapa dan matriks resin Unsaturated-Polyester
(UPRs) jenis Yucalac 157 BQTN, campuran 1 % hardener jenis MEKPO (Methyl Ethyl Ketone
Peroxide) dan perendaman serat dalam larutan alkali NaOH 5%. Metode produksi yang
digunakan adalah press hand lay up dengan orientasi serat acak. Desain komposit dengan
variasi fraksi volume serat 20, 25 dan 30% dan variasi panjang serat 5, 10 dan 15 mm. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa semakin besar fraksi volume dan panjang serat dalam
komposit maka kekuatan tarik, impact dan lentur semakin tinggi. Mode patahan yang teramati
adalah patah getas, debonding, pullout dan crack deflection.
Kata kunci: Komposit, sabut kelapa, sifat mekanis, mode patahan
Abstract
The use of natural fibers as reinforcement of composites in recent years has been developing
very rapidly. One of the natural fiber, coconut coir fiber has not been fully utilized for the
production activities, so it is just going to be a waste and cause environmental problems. The
purpose of this study is to investigate the mechanical properties i.e. tensile strength, impact
strength and flexural strength of composites coir fiber. In the future this material can be used
for vehicle accessories, ceilings and cabinet and will be able to replace the wood, eternit,
bamboo and gipsun which are high price and lower water resistance.The research material
made with coconut coir fiber as reinforcement and matrix resin unsaturated polyester (UPRs)
type Yukalac BQTN 157, with 1% hardener types MEKPO (Methyl Ethyl Ketone Peroxide) and
fiber treatment by 5% NaOH. Production methods are press hand lay-up and the variations of
fiber volume fraction are 20, 25 and 30% and fiber length are 5, 10 and 15 mm. Testing of
mechanical properties are impact test (ASTM - D256), tensile test (ASTM - D3039) and flexural
test (ASTM - D790). The results of research show that the longer of fiber and the bigger of
fiber volume fraction, the higher of tensile strength, impact strength and flexural strength are
obtained. The fracture mode are overload, debonding , pullout and crack deflection
Keywords: Composites, coir fiber, mechanical properties

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I Made Astika
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Udayana
Kampus Bukit Jimbaran, Bali 80362
I Putu Lokantara
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Udayana
Kampus Bukit Jimbaran, Bali 80362
I Made Gatot Karohika
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Udayana
Kampus Bukit Jimbaran, Bali 80362
How to Cite
ASTIKA, I Made; LOKANTARA, I Putu; GATOT KAROHIKA, I Made. Sifat Mekanis Komposit Polyester dengan Penguat Serat Sabut Kelapa. Jurnal Energi Dan Manufaktur, [S.l.], v. 6, n. 2, oct. 2014. ISSN 2541-5328. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jem/article/view/10002>. Date accessed: 30 may 2020.
Section
Articles

Keywords

Composites, coir fiber, mechanical properties

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>