The The Impact of COVID-19 on FinTech Lending in Indonesia: Evidence From Interrupted Time Series Analysis

  • Abdul Khaliq Universitas Andalas

Abstract

Penelitian ini mengukur dampak pandemi COVID-19 terhadap financial technology (FinTech) lending di Indonesia. Menggunakan data bulanan FinTech yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada periode 2018M02-2021M04, artikel ini mengukur dampak COVID-19 yang dimulai pada tanggal 2 Maret 2020 terhadap FinTech dengan mengadopsi interrupted time series (ITS) experiment. Estimasi memperlihatkan COVID-19 memiliki dampak negatif pada perubahan level (changes in level) FinTech lending di Indonesia, tetapi perubahan tren (changes in trend) adalah positif. Selanjutnya, COVID-19  berdampak negatif dan secara statistik signifikan terhadap perubahan level Rasio Pinjaman Lancar (s.d. 90 hari). Namun, COVID-19  memberikan efek positif dan secara statistik signifikan pada perubahan level Rasio Pinjaman Macet (>90 hari). Temuan ini merekomendasikan bahwa otoritas jasa keuangan secara intensif mendorong berbagai model baru bisnis FinTech yang inovatif post-COVID19 dalam upaya memperluas inklusi keuangan digital dengan menyediakan pembiayaan bagi masyarakat (P2P) yang tidak tersentuh oleh bank.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-08-23
How to Cite
KHALIQ, Abdul. The The Impact of COVID-19 on FinTech Lending in Indonesia: Evidence From Interrupted Time Series Analysis. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, [S.l.], p. 243-258, aug. 2021. ISSN 2303-0186. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jekt/article/view/74441>. Date accessed: 19 aug. 2022. doi: https://doi.org/10.24843/JEKT.2021.v14.i02.p01.