ANALISIS BILANGAN PEROKSIDA MINYAK SAWIT HASIL GORENGAN TEMPE PADA BERBAGAI WAKTU PEMANASAN DENGAN TITRASI IODOMETRI

  • Dwi Anggraeni Putri Suandi Unud
  • Ni Made Suaniti Unud
  • Anak Agung Bawa Putra Unud

Abstract

Minyak sawit merupakan salah satu jenis minyak yang biasanya dimanfaatkan untuk menggoreng berbagai hidangan. Mutu atau kualitas minyak goreng dapat mempengaruhi gizi pangan hasil gorengan yang selanjutnya minyak sisa gorengan dapat ditentukan nilai bilangan peroksida akibat adanya proses oksidasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bilangan peroksida pada minyak goreng sawit yang telah digunakan untuk menggoreng tempe yang terkontaminasi logam berat Pb pada berbagai waktu pemanasan secara Iodometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan bilangan peroksida minyak yang terkontaminasi Pb seiring bertambah lamanya waktu pemanasan minyak, yaitu berkisar antara 0,8715 meq/kg sampai 4,0852 meq/kg. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa semakin banyak bilangan peroksida pada minyak maka semakin jelek kualitas minyak dan pangan yang digoreng. Adanya peningkatan bilangan peroksida pada penelitian ini tidak hanya disebabkan oleh adanya oksigen tetapi juga logam berat Pb yang terkandung dalam tempe yang digoreng.

 

Author Biographies

Dwi Anggraeni Putri Suandi, Unud
Kimia
Ni Made Suaniti, Unud
Kimia
Anak Agung Bawa Putra, Unud
kimia
Published
2017-01-26
How to Cite
SUANDI, Dwi Anggraeni Putri; SUANITI, Ni Made; PUTRA, Anak Agung Bawa. ANALISIS BILANGAN PEROKSIDA MINYAK SAWIT HASIL GORENGAN TEMPE PADA BERBAGAI WAKTU PEMANASAN DENGAN TITRASI IODOMETRI. Jurnal Kimia (Journal of Chemistry), [S.l.], jan. 2017. ISSN 2599-2740. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jchem/article/view/27548>. Date accessed: 11 nov. 2019.
Section
Articles

Keywords

minyak sawit, bilangan peroksida, titrasi iodometri