Author Guideline

  1. Tuliskan Judul Utama Naskah, Capitalized Each Words, Bold, Arial, 16 Pt
  2. Penulisan daftar penulis menggunakan Bold, Arial, 10 Pt
  3. Penulisan daftar asal penulis menggunakan Bold, Arial, 8 Pt
  4. JUDUL MAKALAH DITULIS ULANG DENGAN HURUF KAPITAL, BOLD, TEGAK, JENIS HURUF ARIAL, UKURAN 8PT. Abstrak ditulis dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Jika makalah ditulis dalam bahasa Indonesia, maka Abstrak berbahasa Indonesia ditulis terlebih dahulu. Sebaliknya, apabila makalah ditulis dalam bahasa Inggris maka Abstrak berbahasa Inggris ditulis terlebih dahulu. Abstrak tidak melebihi 250 kata (termasuk judul Abstrak), dan harus berisi uraian singkat tentang 5 komponen karya tulis ilmiah (KTI), yakni: latar belakang, tujuan, metodologi, hasil dan kesimpulan. Kelima komponen tersebut harus dinyatakan secara eksplisit dalam Abstrak. Abstrak ditulis menggunakan jenis huruf Arial, ukuran 8, tegak, sentence case dan 1 spasi. Abstrak tidak perlu mencantumkan gambar, tabel, rumus, atau kutipan pustaka. Kata kunci dalam abstrak berbahasa indonesia terdiri atas 3-5 frasa dan ditulis pada daftar kata kunci yang ada di bagian informasi artikel.
  5. Pada bagian pendahuluan, Makalah ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, diketik pada kertas ukuran A4 dengan margin atas 3 cm, bawah 2 cm, inside 3 cm dan outside 1,5 cm (format mirror margin).
  6. Makalah diketik dengan pengolah kata Microsoft Word dengan font: Batang, 10 pt, jarak antar baris 1 spasi, jumlah halaman berkisar 8 ±2 halaman termasuk gambar, tabel dan lampiran. Aturan penulisan ini berlaku untuk keseluruhan makalah.
  7. Pendahuluan ini berisi sekurang-kurangnya mencakup latar belakang penelitian, permasalahan atau rumusan masalah yang akan diselesaikan, tinjauan pustaka singkat untuk mengetahui perkembangan dan status subyek penelitian terkini (state of the art), tujuan penelitian, metode yang digunakan, dan manfaat yang diharapkan dari penelitian (outcome). Bab PENDAHULUAN ini dibuat dalam satu bab, tidak perlu dibagi dalam sub-bab dan hindari penggunaan gambar.
  8. POKOK BAHASAN bukan merupakan judul bab. Judul bab dalam pokok bahasan ini disesuaikan dengan materi yang dikaji, dapat berupa Dasar Teori yang benar-benar dipakai dalam memecahkan permasalahan yang sudah didefinisikan di dalam bab PENDAHULUAN. Ditulis dengan huruf Arial, kapital, bold, tegak, ukuran 12pt. Jarak antar heading level 1 adalah 2
  9. Judul heading level dua adalah judul subbab. Ditulis dengan huruf Batang, Capitalized Each Words, bold, tegak, ukuran 10pt. Tubuh paragraf ditulis menjorok ke dalam 1 cm, justify, menggunakan huruf Batang, ukuran 10pt, tegak (kecuali bahasa atau istilah asing), dan tidak bold. Tubuh paragraf yang melekat di heading level 1 dan level 2 (bab dan subbab) diberi jarak 1 spasi dari judul heading. Kalimat yang mengacu pada acuan pustaka tertentu harus mencantumkan nomor acuan menggunakan tanda kurung siku.
  10. Gambar dan tabel yang tidak cukup dalam satu kolom diletakkan di awal atau akhir halaman. Gambar dan tabel diletakkan rata tengah (centered alignment) pada halaman serta diberi nomor urut dengan penomoran arab sesuai dengan urutan penampilannya dan diikuti dengan judul. Gambar dan tabel yang mengacu pada acuan pustaka tertentu harus mencantumkan nomor acuan menggunakan tanda kurung siku.
  11. Judul heading level tiga adalah judul sub-subbab. Ditulis dengan huruf Batang, Capitalized Each Words, tegak, tidak bold, ukuran 10pt. Gambar dimuat dalam format file .jpg, .jpeg, atau .tif. Untuk gambar berwarna yang mengandung arti tertentu harus beresolusi minimal sebesar 300 dpi. 11111111. Judul dan nomor gambar ditulis di bawah gambar dengan menggunakan font: Batang, ukuran 8pt, capitalized Each Word, jarak antar baris 1 spasi, tidak bold, dan diakhiri titik.
  12. Judul dan nomor tabel ditulis di atas tabel dengan menggunakan font: Batang, ukuran 8pt, capitalized Each Word, jarak antar baris 1 spasi, tidak bold, dan tanpa diakhiri titik. Data-data di dalam Tabel dituliskan menggunakan font: Batang, ukuran 8pt, rata tengah, jarak antar baris 1 spasi. Khusus untuk Table head dibuat bold. Garis tabel horizontal hanya diberikan pada table head dan akhir tabel, sedangkan garis tabel vertikal dihilangkan.
  13. 1.1.1. Heading Level Empat (Tidak disarankan.)
  14. Pada penulisan persamaan, Penomoran suatu daftar dilakukan menggunakan penomoran huruf kecil (a, b, c, dst) dan ditulis menjorok 0,25 cm dari tepi kiri. Kalimat pertama pada setiap nomor ditulis menjorok 0,75 cm dari tepi. Sebagai contoh, penulisan persamaan matematika dilakukan dengan tata cara sebagai berikut: Persamaan matematika ditulis menggunakan “Microsoft Equation”, Tidak diperkenakan copy-paste dari file pdf atau gambar karena hasil cetak akan memiliki resolusi yang rendah sehingga akan mengurangi kualitas tulisan, Setiap persamaan dituliskan rata kiri sedangkan nomor persamaan dituliskan dengan rata kanan, Nomor persamaan harus berurutan dan dimulai dari angka 1 yang dituliskan dalam kurung kurawal dengan font Batang, 10pt dan spasi 1, Setiap persamaan yang ditulis harus diacu di dalam tulisan, Variabel-variabel yang digunakan di dalam persamaan ditulis dalam cetak miring (italic) dan harus diberi penjelasan. Sebagai contoh, pada persamaan 1 berikut ini diberikan formula untuk menghitung Q [1]. dimana: Q adalah laju perpindahan kalor (Watt); k adalah konduktifitas termal (W/moC), A adalah luas perpindahan kalor (m2), ?T adalah beda temperature (oC) dan L adalah tebal bahan atau material (m).
  1. Metode sitasi ditulis berdasarkan gaya IEEE, dengan penulisan daftar pustaka menggunakan mendeley. Penomoran Daftar Acuan disusun berdasarkan mana yang diacu lebih dulu dalam makalah. Ukuran huruf untuk Daftar Acuan adalah 8pt.
  2. Metodologi mencakup alat, bahan, peralatan, teknik pengumpulan data, metode analisis data dan atau prosedur kerja, termasuk perangkat lunak yang digunakan untuk memecahkan permasalahan yang telah didefinisikan pada bab PENDAHULUAN. Bagian ini dibuat sejelas mungkin sehingga memungkinkan peneliti lain untuk melakukan pengulangan
  3. Meliputi penyajian data atau informasi yang telah dilakukan serta menganalisa data atau informasi yang sesuai dengan tujuan penulisan artikel. Pada penyajian hasil dan pembahasan dapat menggunakan sub-sub judul sesuai dengan permasalahan yang dibahas. Hindari penyajian deskriptif naratif yang panjang lebar, gunakan ilustrasi (gambar, tabel, grafik, foto, diagram, atau peta, dan lain-lain) yang lebih informatif.
  4. Diskusi harus mengeksplorasi signifikansi dari hasil penelitian, dan bukan merupakan pengulangan. Selalu gunakan ilustrasi atau gambar dengan kualitas terbaik. Apabila melakukan percobaan, maka hasil percobaaan ditampilkan dalam bentuk grafik atau table. Foto, grafik, ilustrasi ataupun diagram termasuk dalam kelompok “Gambar”. Semua gambar dan tabel harus diletakkan di antara teks dan diidentifikasi atau diberi nomor secara berurutan.
  5. Konsistensi kesimpulan harus menjawab permasalahan dan tujuan penelitian yang dituliskan dalam bab PENDAHULUAN. Kesimpulan dituliskan dalam satu paragraf. Hindari penggunaan pointer atau bullet.
  6. Kesimpulan merupakan prosisi atau hasil dan percobaan yang diperoleh, kelebihan dan kekurangan serta pengembangan yang sesuai dengan rumusan masalah, tujuan dan hasil. Penyajian kesimpulan dan saran tidak diperbolehkan menggunakan sub bab.
  7. Apabila diperlukan, saran atau rekomendasi dapat dimasukkan yang dapat berisi rekomendasi akademik, tindak lanjut nyata, atau implikasi kebijakan atas kesimpulan yang diperoleh.
  8. Sebagai wujud penghargaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan naskah atau dalam penelitian dan/atau pengembangan. Disebutkan siapa yang patut diberikan ucapan terima kasih, baik secara organisasi/institusi, pemberi donator atau sponsor ataupun individu.
  9. DAFTAR ACUAN
  10. Penyitiran daftar acuan dilakukan dengan memberi nomor yang diletakkan pada kurung besar seperti berikut [1] bukan sebagai superscript. Nomor daftar acuan disesuaikan dengan urutan penyitiran. Daftar acuan harus ditulis semuanya pada akhir naskah dengan informasi yang cukup agar pembaca dengan mudah mencarinya. Daftar acuan yang ditulis hanya yang terkait secara langsung dengan isi naskah.