AMPLIFIKASI DAN IDENTIFIKASI MUTASI REGIO PROMOTER inhA PADA ISOLAT Mycobacterium tuberculosis MULTIDRUG RESISTANCE DENGAN TEKNIK POLYMERASE CHAIN REACTION

  • Devita Kusdianingrum Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana, Bali-Indonesia
  • Sanna Yustiantara 1. Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana, Bali-Indonesia 2. Kelompok Studi MDR dan XDR-TB, Fakultas MIPA, Universitas Udayana, Bali-Indonesia
  • Sagung Chandra Yowani 1. Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana, Bali-Indonesia 2. Kelompok Studi MDR dan XDR-TB, Fakultas MIPA, Universitas Udayana, Bali-Indonesia

Abstract

ABSTRAK: Sekitar 8-20% isolate M. tuberculosis yang resisten terhadap isoniazid diketahui telah mengalami mutasi pada posisi regio promoter inhA [1]. Untuk memperoleh titik mutasi pada regio promoter, maka amplifikasi fragmen target perlu untuk dilakukan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengamplifikasi regio promoter inhA, mengetahui ada tidaknya mutasi dan jenis mutasi pada isolat 134 MDR-TB. Tahap isolasi DNA dilakukan menggunakan metode Boom yang telah dimodifikasi. Fragmen target diamplifikasi dengan teknik PCR menggunakan sepasang primer (forward primer 5’ ACATACCTGCTGCGCAAT 3’ dan reverse primer 5’ CTCCGGTAACCAGGACT GAA 3’). Amplikon disekuensing secara satu arah menggunakan forward primer. Analisis homologi dilakukan menggunakan program online BLASTn, sementara identifikasi mutasi dilakukan menggunakan software MEGA4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis homologi isolate 134 terhadap M. tuberculosis H37Rv adalah sebesar 99%. Tahap analisis mutasi menemukan terjadinya perubahan sitosin menjadi timin (CàT) pada posisi -15 isolat 134 MDR-TB

 

ABSTRACT: Approximately 8-20% M. tuberculosis isolates that are resistant to isoniazid habe been known to have a mutation in inhA promoter region [1]. To find the mutation in inhA promoter region, it is necessary to carry out the amplification of the target fragment. The purpose of this research were to amplify the inhA promoter region and to find out if there is a mutation and type of mutation at MDR-TB isolate. DNA isolation was done by a modified Boom method. Target fragment was amplified by a pair primer (forward primer 5’ ACATACCTGCTGCGCAAT 3’ and reverse primer 5’ CTCCGGTAACCAGGACT GAA 3’ using Polymerase Chain Reaction (PCR) technique. Amplicon was sequenced in one forward direction. Homology analysis was conducted by online BLASTn program, while the mutation was identified by MEGA4. The result of this research showed that homology analysis of 134 was homolog by 99% of M. tuberculosis H37Rv. The mutation of cytosine to thymine (CàT) was found occurring at position -15 of isolate 134 MDR-TB.

 

 

Published
2014-10-30
How to Cite
KUSDIANINGRUM, Devita; YUSTIANTARA, Sanna; YOWANI, Sagung Chandra. AMPLIFIKASI DAN IDENTIFIKASI MUTASI REGIO PROMOTER inhA PADA ISOLAT Mycobacterium tuberculosis MULTIDRUG RESISTANCE DENGAN TEKNIK POLYMERASE CHAIN REACTION. CAKRA KIMIA (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), [S.l.], v. 2, n. 2, p. 37 - 41, oct. 2014. ISSN 2302-7274. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/cakra/article/view/10911>. Date accessed: 24 mar. 2019.
Section
Articles

Keywords

M. tuberculosis; inhA promoter region; PCR; homology; mutation