Laporan Kasus: Ablasi Kulit Daerah Metatarsal Sinistra Anjing Lokal
Abstrak
Secara umum ablasi memiliki arti hilangnya jaringan yang ditandai dengan adanya luka. Ablasi kulit ditandai dengan copotnya kulit dari jaringan yang menyebabkan luka terbuka yang cukup luas. Seekor anjing lokal berumur 4 bulan, bobot badan 4 kg dan berjenis kelamin jantan diperiksa di Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana dengan keluhan adanya luka terbuka akibat copotnya kulit pada metatarsal sinistra yang disebabkan sayatan benda tajam dengan diameter luka sekitar 3 cm. Penanganan ablasi kulit tersebut dengan tindakan pembedahan dengan teknik cangkok kulit. Kesembuhan luka cangkok kulit ditentukan oleh perawatan hewan, yaitu dengan menjaga pembalut luka selalu dalam kondisi kering, mencegah hewan menjilat kulit donor, dan pemberian antibiotic amoxsan sirup dengan antiinflamsi meloxicam selama 7 hari.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Degner DA. 2008. Skin graft in dogs and cats. Vet Surgery Central, Animal Emergency Hospital, 1148 East Bristol Road Burton, MI 48529
Erwin G, Handharyani E, Noviana D. 2016. Subjective and objective observation of skin graft recovery on Indonesian local cat with different periods of transplantation time. Vet. World. 9(5): 481-486.
Hatmosrojo R, Budiana NS. 2007. Melatih Anjing Keluarga. Jakarta: Penebar Swadaya.
Ijaz MS, Mahmood AK, Ahmad N, Khan MA, Farooq U. 2012. Viability of split thickness autogenous skin transplantation in canine distal limb reconstruction an experimental evaluation. Pak. Vet. J. 32(2): 193-196.
Kaplan NE, Hentz VR. 1992. Emergency management of skin and soft tissue wounds. An Illustrated Guide. Little brown. Boston, USA.
Nelissen P, White D. 2014. Flaps and Graft. Dalam, Langley-Hobbs SJ.
Siegfried, R, Schmokel H, Rytz U, Spreng D, Schawalder. 2004. Treatment of large distal exstremity skin wounds with autogenous full-thickness mesh skin in five cats. Schweiz. Arcb. Tierheilk. 146(6): 227-283.


