Pengaruh Pemberian Kompos pada Budidaya Tanaman Kacang Tunggak Terhadap Erodibilitas Tanah

  • Ronni Agriva Sembiring Prodi. Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Yohanes - Setiyo Prodi. Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • S - Sumiyati Prodi. Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos pada budidaya kacang tunggak terhadap erodibilitas tanah. Penelitian ini juga diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik tanah dan mengurangi erosi suatu tanah. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok di mana perbandingan tanah dan kompos terdiri dari 6 tingkatan yaitu tanah 100%;  97,5% tanah : 2,5% kompos; 95% tanah : 5% kompos; 92,5% tanah : 7,5% kompos; 90% tanah : 10% kompos; 87,5% tanah : 12,5% kompos; dan 85% tanah :15% kompos. Penelitian diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah sifat fisik tanah antara lain: struktur tanah, permeabilitas tanah, tekstur tanah, dan sifat kimia tanah yaitu bahan C-organik tanah, maupun penentuan nilai erodibilitas tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kompos pada tanah dalam budidaya kacang tunggak berpengaruh nyata terhadap tekstur tanah, permeabilitas tanah, dan bahan C-organik tanah tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap struktur tanah. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan tanah dan kompos pada budidaya kacang tunggak
85% : 15% merupakan perlakuan terbaik untuk mendapatkan nilai erodibilitas tanah yang rendah.


 


This research was conducted to determine the effect of provision compost in cowpea cultivation against soil erodibility. It was also expected that the research can improve soil physical characteristics and reduce soil erosion.The design used during this research was randomized group design with the ratio of soil and compost. Ratio of soil and compost consists of six levels; soil 100%, 97.5% soil: 2.5% compost, 95% soil: 5% compost; 92.5% soil: 7.5% compost 90% soil: 10 %
compost; 87.5% soil: 12.5% compost and 85% soil: 15% compost. The research was repeated three times. Parameters observed in this study were the physical characteristics of soil, those are: soil structure, soil permeability, soil texture and chemical characteristics of soil that is C-organic material, as well as the determination of soil erodibility values.The results of this research showed that the ratio of soil and compost at cowpea cultivation significantly affected on soil texture, soil permeability, and C-organic materials; however it did not significantly affect the soil structure. Therefore, the best ratio of the soil and compost in cowpea cultivation is 85%: 15% to produce low soil erodibility values.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bakri. 2001. Pengaruh Lindi Dan Kompos Sampah Kota Terhadap Beberapa Sifat Inceptisol Dan Hasil Jagung (Zea mays. L). Agrista Volume 5 No 2: 114 – 119

Buckman, H.O. dan Brady, N.C., 1982. Ilmu Tanah. Penerbit Bharata Karya Aksara. Jakarta.

Darmawijaya, I. 1990. Klasifikasi Tanah. Balai Penelitian Teh dan Kina. Bandung

Hudson. 1972. Soil Erosion. Batford Limited. London

Jamulya dan Woro, S. 1983. Pengantar Geografi Tanah. Diktat Kuliah. Fakultas Geografi UGM. Yogyakarta

Louwim, J. 2008. Analisis Erodibilitas Tanah Di Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali Propinsi Jawa Tengah. Skripsi S-1, Universitas Muhammadiyah. Surakarta

Mega, I.M. 2005. Penuntun Praktikum Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Denpasar

Morgan,1979. Soil Erosion. Longman, New York.

Puja, I.N. 1990. Penuntun Praktikum Fisika Tanah. Fakultas Pertanian. Universitas Udayana. Denpasar

Roy, A. 2008. Pengaruh Perbandingan Kompos Pada Tanaman Jahe Terhadap Beberapa Sifat Fisik Tanah. Skripsi S-1, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Denpasar.

Sarwono. 2003. Ilmu Tanah. PT. Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta.

Steel, R.G.D. dan J. H. Torrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Germetrik. Penerjemah B. Sumantri. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sugandi, E. dan Sugiarto. 1994. Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi Anova. Penerbit Andi Offset. Yogyakarta.

Suripin. 2001. Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air. Penerbit Andi, Yogyakarta.

Syukur, A dan N. M. Indah. 2006. Kajian Pengaruh Pemberian Macam Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jahe Di Inceptisol Karanganyar. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan. Universitas Brawijaya. Malang.

Winaya, D. 1990. Penuntun Praktikum Kesuburan Tanah. Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Denpasar

Wischmeier, W.H., C.B. Johnson, dan B.V. Cross. 1971. A Soil Erodibility Nomograph For Farmland And Construction Sites. Jour. Soil and Conservation
Published
2013-02-01
How to Cite
SEMBIRING, Ronni Agriva; SETIYO, Yohanes -; SUMIYATI, S -. Pengaruh Pemberian Kompos pada Budidaya Tanaman Kacang Tunggak Terhadap Erodibilitas Tanah. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), [S.l.], v. 1, n. 1, feb. 2013. ISSN 2502-3012. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/beta/article/view/16457>. Date accessed: 20 sep. 2020.
Section
Articles

Keywords

kompos, kacang tunggak, erodibilitas.