Alokasi Belanja Rutin dan Belanja Modal pada Indeks Pembangunan Manusia Tahun Anggaran 2015-2017

  • Petrus Kakadir Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Indonesia
  • I Gusti Ngurah Agung Suaryana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Indonesia
  • I Gusti Ayu Made Asri Dwija Putri Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Indonesia
  • Ni Gusti Putu Wirawati Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Indonesia

Abstract

This study aims to determine the effect of routine and capital expenditure allocations on the human development index in the regency/municipality of Papua province. This study covers 29 districts/cities in the province of Papua using an associative quantitative approach. The analysis technique used is multiple linear regression analysis technique. The results of the analysis show that routine expenditures have a positive and significant effect on the human development index, while capital expenditures have a negative and non-significant effect on the human development index. The failure of capital expenditures to affect the human development index occurred, in addition to the low amount of capital expenditure allocated in an effort to improve people's welfare, also due to the allocation of capital expenditures that had not been carried out on target.


Keywords: Routine Shopping; Capital Expenditures; Human Development Index.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akai, N., & Sakata, M. (2002). Fiscal decentralization contributes to economic growth: evidence from state-level cross-section data for the United States. Journal of Urban Economics, 52, 93–108. https://doi.org/10.1016/S0094-1190(02)00018-9

Amagoh, F., & Amin, A. A. (2012). An Examination of the Impacts of Fiscal Decentralization on Economic Growth. International Journal of Business Administration, 3(6), 72–81. https://doi.org/10.5430/ijba.v3n6p72

Artaningtyas, W. D., Syariudin, A., & Maryani, T. (2012). Analisis Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Tengah. Buletin Ekonomi Jurnal Manajemen, Akuntansi Dan Ekonomi Pembangunan, 9(1), 51–58. http://eprints.upnyk.ac.id/18140/

Badrudin, R., & Khasanah, M. (2011). Pengaruh Pendapatan Dan Belanja Daerah Terhadap Pembangunan Manusia Di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Buletin Ekonomi, 9(1), 23–30.

Baswir, R. (2000). Akuntansi Pemerintahan Indonesia. Yogyakarta : BPFE.

Bodman, P., Hodge, Heaton, K.-A., & Andrew. (2009). Fiscal Decentralisation and Economic Growth: A Bayesian Model Averaging Approach. Macroconomic Research Group, Series 350, 1–9. https://core.ac.uk/download/pdf/6487362.pdf

Delavallade, C. (2006). Corruption and distribution of public spending in developing countries. Journal of Economics and Finance, 30, 222–239. https://doi.org/10.1007/BF02761488

Dewi, I. G. A. A. A., & Supadmi, N. L. (2016). Pengaruh Alokasi Belanja Rutin Dan Belanja Modal Pada Indeks Pembangunan Manusia. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 14(1), 695–722. https://ojs.unud.ac.id/index.php/Akuntansi/article/download/14706/11936/

Faridi, M. Z. (2011). Contribution of Fiscal Decentralization to Economic Growth: Evidence from Pakistan. Pakistan Journal of Social Sciences (PJSS), 31(1), 1–13. https://www.bzu.edu.pk/PJSS/Vol31No12011/Final_PJSS-31-1-01.pdf

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis Multivariete dengan program IBM SPSS 23 (edisi 8). Cetakan ke VIII. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 96.

Halim, A. (2002). Akuntansi Sektor Publik akuntansi Keuangan Daerah Edisi Pertama. Salemba Empat: Jakarta.

Hayek, F. A. (1945). The Use of Knowledge In Society. The American Economic Review, 35(4), 519–530. https://www.jstor.org/stable/1809376?seq=1

Jensen, C., & Meckling, H. (1976). Theory of the Firm: Managerial Behavior Agency Cost, and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3, 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta : ANDI.

Mirza, D. S. (2012). Pengaruh Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Belanja Modal Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Jawa Tengah Tahun 2006-2009. Economics Development Analysis Journal, 1(2), 1–15. https://doi.org/10.15294/edaj.v1i2.474

Musgrave, R. A. (1959). The theory of public finance : a study in public economy. New York : McGraw-Hill.

Oates, W. E. (1972). Fiscal Federalism. Edward Elgar Publishing, number 14708. https://ideas.repec.org/b/elg/eebook/14708.html

Rahyuda, K. (2016). Metode Penelitian Bisnis. Denpasar: Penerbit Udayana University Press.

Sasana, H. (2012). Pengaruh Belanja Pemerintah Daerah Dan Pendapatan Perkapita Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (Studi Kasus Di Kabupaten Kota Provinsi Jawa Tenggah). Media Ekonomi Dan Manajemen, 25(1), 1–12. https://media.neliti.com/media/publications/25077-ID-pengaruh-belanja-pemerintah-daerah-dan-pendapatan-perkapita-terhadap-indeks-pemb.pdf

Setiawan, A. (2010). Pengaruh Dana Alokasih Umum (DAU) Dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Belanja Daerah (Sudi Kasus Pada Provinsi Jawa Tengah). Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian. Metode Penelitian.

Suhardjanto, D., & Miranti, L. (2009). Indonesian environmental reporting index dan karakteristik perusahaan. Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia, 13(1). https://103.220.113.195/JAAI/article/view/2240

Sumiyati, E. E. (2015). Pengaruh Belanja Modal Terhadap Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Propinsi Jawa Barat. Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Achmad Yani .Bandung.

Suryarini, T. (2012). Perilaku Oportunistik Legislatif Dalam Penganggaran Daerah Bukti Empiris Atas Aplikasi Agency Teory Disekitar Publik. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 2(2), 207–216.

Tirtosuharto, D. (2010). The impact of fiscal decentralization and state allocative efficiency on regional growth in Indonesia. Journal of International Commerce, Economics and Policy, 1(2), 287–307. https://www.worldscientific.com/doi/abs/10.1142/S1793993310000160

Wahyu, I. P. A., & Dwirandra, A. A. N. B. (2015). Kemampuan Belanja Modal Memoderasi Pengaruh PAD, DAU, DAK dan SiLPA pada IPM. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 12(3), 546–565. https://ojs.unud.ac.id/index.php/Akuntansi/article/view/11508

Wertianti, I. G. A. G., & Dwirandra, A. A. N. B. (2013). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Pada Belanja Modal Dengan PAD Dan DAU Sebagai Variabel Moderasi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 4(3), 567–584. https://ojs.unud.ac.id/index.php/Akuntansi/article/view/6379

Yusuf, N. A. F., & Gunanto, E. Y. A. (2014). Analisis Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kabupaten/Kota Eks Karesidenan Surakarta. http://eprints.undip.ac.id/43109/

Zebua, W. F., & Adib, N. (2014). Pengaruh Alokasih Belanja Modal, Belanja Barang Dan Jasa, Belanja Hibah Dan Belanja Bantuan Sosial Terhadap Kualitas Pembangunan Manusia (Studi Kasus Pada Kabupaten Dan Kota Di Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011-2013). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 3(1), 1–18. https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/1491
Published
2021-09-25
How to Cite
KAKADIR, Petrus et al. Alokasi Belanja Rutin dan Belanja Modal pada Indeks Pembangunan Manusia Tahun Anggaran 2015-2017. E-Jurnal Akuntansi, [S.l.], v. 31, n. 9, p. 2195-2212, sep. 2021. ISSN 2302-8556. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/akuntansi/article/view/50858>. Date accessed: 07 oct. 2022. doi: https://doi.org/10.24843/EJA.2021.v31.i09.p04.
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>