PERAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN BANGSA

  • I Gusti Ngurah Ketut Putrayasa Program Studi Sarjana Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana
  • I Gusti Ngurah Mayun Susandhika Program Studi Sarjana Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana

Abstract

Dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, bahasa Indonesia tidak diragukan lagi kemampuannya untuk menjadi bahasa ipteks modern dalam pembangunan bangsa. Pengembangan bahasa ragam ipteks itu harus hemat dan cermat karena menghendaki respons yang pasti dari pendengar dan pembacanya. Kaidah-kaidah sintaksis dan bentukan bahasa dan ranah penggantinya harus mudah dipahami. Kehematan penggunaan kata, kecermatan, dan kejelasan sintaksis yang berpadu dengan penghapusan unsur-unsur yang bersifat pribadi dapat menghasilkan ragam ipteks yang umum. Sebagai contoh, penyerapan kata atau istilah sesungguhnya dapat berlangsung lebih mudah dan ajeg. Dari kata valid dapat diturunkan kata-kata kevalidan, memvalidkan, pemvalidan, dan secara valid, yang merupakan sinonim kata keabsahan, mengabsahkan, pengabsahan, dan secara absah.

Published
2024-01-25
How to Cite
PUTRAYASA, I Gusti Ngurah Ketut; SUSANDHIKA, I Gusti Ngurah Mayun. PERAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN BANGSA. Prosiding Seminar Nasional Bahasa Ibu, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 275--281, jan. 2024. ISSN 3048-2003. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/snbi/article/view/SNBI.2023.104.p01>. Date accessed: 12 july 2024.