KESELARASAN BAHASA MELAYU DENGAN BAHASA BALI DALAM GEGURITAN NENGAH JIMBARAN
Abstract
Teks Geguritan Nengah Jimbaran salah satu karya sastra I Gusti Ngurah Made Agung pemimpin perang Puputan Badung tahun 1906 selesai ditulis pada bulan April 1903 menggunakan Bahasa Melayu dan Bahasa Bali sebagai medianya untuk memenuhi bentuk-bentuk Metrum dalam bait-bait geguritan itu. Ada tiga Metrum yang digunakan dalam Geguritan itu yakni : Metrum Dandang Gula, Ginanti, dan Pangkur. Perpaduan kata-kata Bahasa Melayu dengan Bahasa Bali sangat selaras membentuk untaian metrum.
Dikelola oleh Program Magister dan Doktor Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana