RECRUITMENT OF SCLERACTINIA AROUND THE CORAL GARDEN NUSA DUA REEF FOUNDATION, NUSA DUA, BALI

  • Kezia Ruth Marganti Sitompul Student of Universitas Udayana
  • Luh Putu Eswaryanti Kusuma Yuni Lab. Ekologi/Lingkungan, Prodi Biologi, FMIPA Universitas Udayana
  • Job Nico Subagio Lab. Ekologi/Lingkungan, Prodi Biologi, FMIPA Universitas Udayana
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2023.v11.i02.p04

Abstrak

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem yang memiliki peran penting bagi manusia. Indonesia merupakan negara yang memiliki ekosistem terumbu karang terluas di dunia, namun kondisi tutupan terumbu karang yang dinyatakan buruk tidak sedikit. Nusa Dua merupakan salah satu perairan yang dipilih menjadi tempat dilakukannya upaya rehabilitasi karang. Upaya transplantasi karang serta perawatannya telah dilakukan oleh Nusa Dua Reef Foundation (NDRF) di coral garden, Nusa Dua selama tujuh tahun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh coral garden terhadap rekrutmen di perairan di sekitarnya dengan rekrutmen karang di kawasan sekitar coral garden NDRF. Rekrutmen karang diketahui dengan melihat jenis koloni rekrut dan densitasnya. Koloni rekrut ditentukan dengan menggunakan metode Underwater photo transect (UPT), kemudian dihitung densitasnya. Dari hasil penelitian ditemukan 25 koloni rekrut karang alami dari tujuh genus dan enam suku. Spesies rekrut yang ditemukan yaitu Goniastrea sp., Pocillopora damicornis, Porites sp., Stylophora sp.1, Stylophora sp.2, Galaxea fascicularis, Montipora digitate, Psammocora sp. Spesies yang paling banyak ditemui koloni karang rekrutnya adalah Pocillopora damicornis. Densitas karang rekrut secara keseluruhan sebesar 0,65 koloni/m2 yang tergolong rendah.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Abrar, M. 2000. Coral Colonization (Scleractinian) On Artificial Substrate At Sikuai Island, Bungus, Teluk Kabung Padang, West Sumatera: A Conservation Planning For Damaged Coral Reef. Prosiding Loka Karya Pengelolaan Dan Iptek Terumbu Karang Indonesia; Jakarta, 22-23 Nopember 1999. Jakarta. LIPI: 173-176.
Abrar, M. 2005. Pemulihan Populasi Karang Setelah Pemutihan Di Perairan Sipora, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Widyariset. 8(1). 60-72.
Abrar, M. 2015. Karang Keras Rekruitmen (Scleractinia) Di Perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia. 41 (2). 133-147
Arini, D. I. D. 2013. Potensi Terumbu Karang Indonesia“Tantangan Dan Upaya Konservasinya”. INFO BPK Manado. 3.2. 147-173.
As-Syakur, A. R. dan Wiyanto, D. B. 2016. Studi Kondisi Hidrologis Sebagai Lokasi Penempatan Terumbu Buatan Di Perairan Tanjung Benoa Bali. Jurnal Kelautan. 9. 1. 85-92.
Babcock, R. dan C. Mundy. 1996. Coral Recruitment: Consequences Of Settlement Choice For Early Growth And Survivorship In Two Scleratinians. Journal of Experimental Marine Biology and Ecology. 206. 179-201.
Bachtiar, I. 2000. Promoting Recruitment Of Scleractinian Corals Using Artificial Substrate In The Gili Indah, Lombok Barat, Indonesia. The Ninth International Coral Reef Symposium. Bali 1: 425-430
Bachtiar, I., Abrar, M., dan A. Budiyanto. 2012. Rekrutmen Scleractinia di Perairan Lembata, Nusa Tenggara Timur. Indonesian Journal of Marine Science. 17 (1). 1-7
Baird, A. H. and Morse, A. 2004. Induction of Metamorphosis in Larvae of Brooding Corals Acropora palifera and Stylophora pistillata. Marine and Freshwater Research. 55. 469-472.
Beatty, D. S., Clements, C. S., Stewart, F. J., and Hay, M. E. 2018. Intergenerational Effects Of Macroalgae On A Reef Coral: Major Declines In Larval Survival But Subtle Changes In Microbiomes. Marine Ecology Progress Series. 589. 97–114.
de-Leon, P.S., Dryden, C., Smith, D.J., and Bell, J.J. 2013. Temporal and Spatial Variability in Coral Recruitment on Two Indonesian Coral Reefs: Consistently Lower Recruitment to a Degraded Reef. Marine Biology. 160(1). 97-105
Dirhamsyah, M. A. 2018. LIPI: Status Terkini Terumbu Karang Indonesia 2018. Terdapat pada http://lipi.go.id/siaranpress/lipi:-status--terkini-terumbu-karang-indonesia-2018-/21410. Diakses pada tanggal 16 Juli 2019.
Dunstan, P. K. and P. R. Johnson. 1998. Spatio-Temporal Variation In Coral Recruitment At Different Scale On Heron Reef, Southern Great Barrier Reef. Coral Reef. 17. 71-81.
Engelhardt, U. 2000. Monitoring Protocol for Assesing the Status and Recovery Potential of Scleractinian Coral Communities on Reef Effected by Mayor Ecological Disturbances. Australia: Reefcare International
Febrian., Suparno., dan Efendi, Y. 2015. Kajian Rekruitmen Karang Batu Pada Zona Inti Dan Zona Pemanfaatan Di Pulau Air Kawasan Konservasi Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh Dan Laut Di Sekitarnya. Prosiding Hasil-Hasil Penelitian Mahasiswa. 8. 2. 1-13.
Golbuu, Y., and Richmond, R. H. 2007. Substratum Preferences in Planula Larvae of Two Species of Scleractinian Corals, Goniastrea rotiformis and Stylaraea punctata. Marine Biology. 152(3). 639- 644.
Giyanto. 2013. Metode Transek Bawah Air Untuk Penilaian Kondisi Terumbu Karang. Oseana. 38 (1). 47-61.
Giyanto, M. Abrar., Hadi. T. A., Budiyanto. A., Hafizt. M., Salatalohy, A., dan M. Y. Iswari. 2017. Status Terumbu Karang 2017. COREMAP-CTI Pusat
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 51. 2004. Baku Mutu Air Laut.
Luthfi, O. M., Rahmadita, V. L., dan Setyohadi, D. 2018. Melihat Kondisi Kesetimbangan Ekologi Terumbu Karang di Pulau Sempu, Malang Menggunakan Pendekatan Luasan Koloni Karang Keras (Scleractinia). Jurnal Ilmu Lingkungan. 16 (1): 1-8.
McCook, L. J., Tompa, J., dan Diaz-Pulilo, G. 2001. Competition between corals and algae on coral reefs: a review of evidence and mechanism. Coral reef. 19. 400-417
Nozawa, Y., Tokeshi, M., and Nojima, S. 2006. Reproduction and Recruitment Of Scleractinian Corals In A High-Latitude Coral Community, Amakusa, Southwestern Japan. Marine Biology. 149. 1047-1058.
Pusat Penelitian Oseanografi - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2015. Monitoring Kesehatan Terumbu Karang Dan Ekosistem Terkait Lainnya Coremap CTI Kabupaten Sikka. Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur: Coral Reef Information and Training Center Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Rahman, A., Haris, A., dan Jamaluddin. 2014. Pola Rekrutmen Karang Scleractinia Pada Kondisi Lingkungan Berbeda. Jurnal Sains dan Teknologi, Desember 2014. 14. 3:209 – 219.
Reid, C., Marshall, J., Logan, D. dan Kleine, D. 2011. Terumbu Karang dan Perubahan Iklim. Coral Watch, The University of Queensland. Brisbane, Australia.
Richmond, R. 1988. Competency and Dispersal Potential of Planula Larvae of Aspawning Versus A Brooding Coral. Proceedings of the 6th Internaional Coral Reef Symposium Australia. 2. 827-831
Richmond, R. H. 1997. Reproduction, and Recruitment in Corals: Critical Links in the Persistence of Reef. Life and Death of Coral Reefs. New York: Chapman & Hall. 8:175-196
Rinduwati. R., Lapon, Y., Prabuning, D., Simorangkir, O. R., Putra, M. I. H., Fajariyanto, Y., dan Purwanto. 2015. Standar Operasional Prosedur Monitoring Kesehatan Terumbu Karang Taman Nasional Perairan Laut Sawu. Kupang: Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang.
Rudi, E., Soedharma, D., Sanusi, H. S., dan Pariwono, J. L. 2005. Affinitas Penempelan Larva Karang (Scleractinia) Pada Substrat Keras. Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia. 12 (2). 129-137.
Rudi, E. 2006. Rekruitmen karang (skleraktinia) di ekosistem terumbu karang Kepulauan Seribu DKI Jakarta. Disertasi (tidak dipublikasikan). Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Sadili, D., Sarmintohadi., Ramli, I., Rasdiana, H., Sari, R. P., Miasto, Y., Prabowo., Monintja. M., dan Tery. N., Annisa. S. 2015. Pedoman Rehabilitasi Terumbu Karang (Scleractinia). Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut.
Simpson, E. H. 1949. Measurement of diversity. Nature. 163. 688
Siringoringo, R. M. 2009. Potensi Pemulihan Komunitas Karang Setelah Kejadian Gempa dan Tsunami Di Pulau Nias, Sumatera Utara. Thesis (Tidak Dipublikasikan). Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Stromberg, S. M., and Larsson, A. I. 2017. Larval Behavior and Longevity in the Cold-Water Coral Lophelia pertusa Indicate Potential for Long Distance Dispersal. Frontiers in Marine Science. 4. 1-14
Suadyana. W. 2019. Nusa Dua VS Sanur – Yang Mana Anda Pilih Untuk Tempat Menginap?. Terdapat pada https://www.rentalmobilbali.net/nusa-dua-vs-sanur-yang-mana-anda-pilih-untuk-tempat-menginap/. Diakses pada tanggal 2 Agustus 2019.
Subagio, J. 2020. Rekrutmen Karang Di Sekitar Kebun Karang Nusa Dua. Jurusan Biologi Fakultas Matematik Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana Denpasar. (Karya Ilmiah). Tidak Dipublikasikan.
Subagio, J. 2018. Rekrutmen Karang Scleractinia Di Paparan Terumbu Pantai Nihi Watu Sumba Barat NTT. Jurusan Biologi Fakultas Matematik Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana Denpasar. (Karya Ilmiah). Tidak Dipublikasikan.
Suharsono. 2008. Jenis-Jenis Karang Di Indonesia. Jakarta: LIPI Press, anggota Ikapi.
Suparno, Efendi, Y., Arlius, Eriza, M., Bukhari, Samsuardi, Yennafri, dan Arafat, M. Y. 2021. Penilaian Indeks Kesehatan Terumbu Karang di TWP Selat Bunga Laut, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jurnal Kelautan Tropis Maret 2021. 24(1):71-80
TTamelander, J. 2002. Coral recruitment following a mass mortality event. Ambio., 31: 551-557
Thamrin. 2017. Karang: Biologi, Reproduksi & Ekologi. Pekanbaru: UR Press Pekanbaru.
Veron, J. 2000. Corals Of the World First Edition. Townsville: Australian Institute of Marine Science
Diterbitkan
2023-09-25
##submission.howToCite##
SITOMPUL, Kezia Ruth Marganti; YUNI, Luh Putu Eswaryanti Kusuma; SUBAGIO, Job Nico. RECRUITMENT OF SCLERACTINIA AROUND THE CORAL GARDEN NUSA DUA REEF FOUNDATION, NUSA DUA, BALI. SIMBIOSIS, [S.l.], v. 11, n. 2, p. 160-173, sep. 2023. ISSN 2337-7224. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/simbiosis/article/view/91437>. Tanggal Akses: 25 sep. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2023.v11.i02.p04.
Bagian
Articles