Pengaruh Air gap terhadap Unjuk Kerja Motor Brushless Direct Current 3 Fasa Fluks Aksial Stator Ganda
Abstrak
Diantara stator dan rotor terdapat celah yang disebut celah udara (air gap). Pada motor BLDC celah udara dapat mempengaruhi kecepatan motor dan torsi motor. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh air gap terhadap kecepatan dan torsi yang dihasilkan oleh motor BLDC 3 fasa fluks aksial stator ganda. Pengujian dilakukan pada air gap 4 mm dan 5 mm, ketika motor tidak berbeban dan ketika motor diberi beban, pada tegangan sumber sebesar 12V – 15V. Hasil pengujian pada motor tidak berbeban yaitu ketika tegangan sumber dinaikkan, maka tegangan, arus, frekuensi, kecepatan, daya motor dan torsi meningkat. Pada air gap 5 mm, hasil dari tegangan, frekuensi dan kecepatan memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan pada air gap 4 mm. Sedangkan hasil dari arus motor, daya dan torsi motor memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan pada air gap 4 mm. Hasil pengujian motor berban yaitu ketika beban dan tegangan sumber dinaikkan, maka tegangan, frekuensi dan kecepatan motor meningkat. Sedangkan arus, daya dan torsi motor menurun. Pada air gap 4 mm, hasil dari tegangan, frekuensi dan kecepatan motor memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan pada air gap 5 mm. Sedangkan arus, daya dan torsi motor memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan pada air gap 5 mm.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
[2] Budijanto, A. 2018. Pengaturan kecepatan motor dc pada robot line follower menggunakan pulse width modulation (pwm). Senasif. 2–2.
[3] Fallis, A. 2013. Bab ii landasan teori. Journal of Chemical Information and Modeling. 53(9):1689–1699.
[4] Giancoli, D. C. 2001. FISIKA. Edisi ke-5. Jakarta: Erlangga.
[5] Giulietti dan Assumpção. 2019. 済無No Title No Title. 9. Journal of Chemical Information and Modeling.
[6] Hadi, Widyono., G. Aditya Rahardi, D. Ayu Larasati, M. Gozali, dan S. Bachri Masmachofari. 2019. Rancang Bangun dan Analisis Driver Motor BLDC Konstruksi Axial 3 Fasa. Laporan Penelitian
[7] Hughes, A. dan B. Drury. 2013. Electric Motors and Drives. Electric Motors and Drives.
[8] Jearl Walker. 2014. Fundamentals of Physics Halliday & Resnick 10ed. Wiley.
[9] JST UK. 2018. Wire size and current rating. 3:1.
[10] Maulana, A. 2017. Efek air gap pada rancang bangun dan uji performa generator listrik fluks aksial berbasis magnet permanen ndfeb. PISTON: Journal of Technical Engineering. 1(1):6–12.
[11] Parviainen, A. 2005. Design of Axial-Flux Permanent-Magnet Low-Speed Machines and Performance Comparison Between Radial-Flux and Axial-Flux Machines. Thesis.
[12] Pratama, F. dan E. 2018. Rancang bangun pengendalian kecepatan brushless dc motor tipe a2212/10t 1400 kv menggunakan kontroler pid berbasis labview. Jurnal Teknik Elektro. 7(03):157–166.
[13] Putra, R. A. W., E. Firmansyah, dan F. Danang Wijaya. 2014. Metode six step comutation pada perancangan rangkian kendali sensored motor brushless direct current. Jurnal Penelitian Teknik Elektro Dan Teknik Informasi. 1(1):46–50.
[14] Shewane, P. G., M. Gite, A. Singh, dan A. Narkhede. 2014. An overview of neodymium magnets over normal magnets for the generation of energy. International Journal on Recent and Innovation Trends in Computing and Communication. 2(12):4056–4059.
[15] Siswoyo. 2008. Teknik Listrik Industri. PhD Proposal.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License