HUBUNGAN OBESITAS DENGAN DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI PADA PENDUDUK BALIAGE DI DESA PEDAWA, BULELENG, BALI

  • AAG Budhiart
  • IGP Suka Aryana

Abstract

Obesitas, diabetes melitus (DM) dan tekanan darah tinggi merupakan komponen dari sindroma metabolik (SM), dan merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung koroner. Obesitas saat ini merupakan masalah global dan mewabah diseluruh dunia. Telah dilakukan cross-sectional community based study di desa Pedawa, suatu desa terpencil yang berlokasi di Bali Utara dengan populasi penduduk Baliage. Sampel penelitian diambil secara simple systematic sampling dari register data kependudukan Diperoleh sebanyak 294 sampel penelitian yang terdiri dari 136 (46,3%) laki-laki, dan 158 (53,7%) wanita dengan umur rata-rata 45,2 tahun. Prevalensi obesitas (IMT ?? 25 kg/m2) sebanyak 43 orang ( 14,7%), dan underweight ( IMT ?? 18,5 kg/m2) sebanyak 54 orang (18,6%). Prevalensi gangguan glukosa darah puasa dan DM masing-masing sebanyak 4 orang ( 1,4%) dan 11 orang (3,9%). Prevalensi hipertensi sistolik dan diastolik masing-masing 14,6% dan 12,2%. Tidak dijumpai adanya korelasi antara obesitas dengan DM dan hipertensi. Dijumpai korelasi antara kadar glucosa darah dengan hipertensi sistolik. Kebanyakan dari sampel dengan DM dan hipertensi dijumpai pada penduduk dengan usia lanjut. Prevalensi DM dan hipertensi pada penduduk desa Pedawa mungkin lebih banyak disebabkan oleh proses penuaan dan faktor genetik.

Downloads

Download data is not yet available.
How to Cite
BUDHIART, AAG; SUKA ARYANA, IGP. HUBUNGAN OBESITAS DENGAN DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI PADA PENDUDUK BALIAGE DI DESA PEDAWA, BULELENG, BALI. Medicina, [S.l.], v. 38, n. 2, nov. 2012. ISSN 2540-8321. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/medicina/article/view/3278>. Date accessed: 11 aug. 2020.
Section
Articles

Keywords

Obesitas, diabetes melitus, hipertensi, sindroma metabolik