LYMPHANGIOMA CIRCUMSCRIPTUM YANG DITERAPI DENGAN BEDAH LISTRIK

  • IGAA Ratna Medikawati Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/ Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar
  • Made Wardhana Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/ Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar
  • IGN Darmaputra Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/ Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar

Abstract

Lymphangioma circumscriptum merupakan penyakit hamartoma, malformasi kongenital dari sistemlimfatik yang jarang dengan etiologi yang tidak diketahui, melibatkan saluran limfatik pada lapisandermis  dalam  dan  subkutaneus,  dapat  terjadi  pada  saat  lahir  atau muncul  pada masa  bayi  ataumasa kanak-kanak. Kasus adalah seorang perempuan berumur 13  tahun dengan keluhan munculbintik-bintik berair pada paha kanan sejak sepuluh tahun yang lalu. Pada pemeriksaan dermatologisditemukan  vesikel multipel  bergerombol  dengan  pola  zosteriform  pada  paha kanan. Berdasarkananamnesis,  pemeriksaan  fisik  dan  pemeriksaan  penunjang  berupa  dermoskopi  dan histopatologismendukung diagnosis lymphangioma circumscriptum. Pada kasus dilakukan tindakan bedah listrikdan respon terapi baik. [MEDICINA 2014;45:176-181].

Downloads

Download data is not yet available.
How to Cite
MEDIKAWATI, IGAA Ratna; WARDHANA, Made; DARMAPUTRA, IGN. LYMPHANGIOMA CIRCUMSCRIPTUM YANG DITERAPI DENGAN BEDAH LISTRIK. Medicina, [S.l.], v. 45, n. 3, july 2015. ISSN 2540-8321. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/medicina/article/view/15862>. Date accessed: 28 may 2020.

Keywords

lymphangiomacircumscriptum, bedahlistrik, vesikel.