ANGIOFIBROMA NASOFARING PADA PASIEN USIA LANJUT

  • Sony Yudianto A
  • M Tjekeg
  • G Ardika Nuaba

Abstract

Angiofibroma nasofaring adalah tumor jinak nasofaring yang secara histopatologis merupakan tumor jinak, tetapi secara klinis bersifat destruktif. Tumor ini sering terjadi pada laki-laki prepubertas dan remaja, jarang ditemukan pada pasien usia di atas 25 tahun. Pada kasus ini dilaporkan angiofibroma nasofaring pada laki-laki usia lanjut dengan keluhan hidung tersumbat dan epistaksis berulang, dilakukan operasi ekstirpasi tumor dengan pendekatan transpalatal. Prognosis pasien ini baik, karena pada evaluasi 3 bulan setelah operasi tidak tampak pertumbuhan tumor baru.[MEDICINA 2013;44:105-108].

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Sony Yudianto A

Bagian / SMF Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Udayana / Rumah Sakit Sanglah, Denpasar

M Tjekeg

Bagian / SMF Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Udayana / Rumah Sakit Sanglah, Denpasar

G Ardika Nuaba

Bagian / SMF Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Udayana / Rumah Sakit Sanglah, Denpasar

How to Cite
YUDIANTO A, Sony; TJEKEG, M; ARDIKA NUABA, G. ANGIOFIBROMA NASOFARING PADA PASIEN USIA LANJUT. Medicina, [S.l.], v. 44, n. 2, sep. 2014. ISSN 2540-8321. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/medicina/article/view/10060>. Date accessed: 14 aug. 2020.
Section
Articles

Keywords

angiofibroma, nasofaring, usia lanjut