PENDAMPINGAN REMAJA SEKEHA TRUNA TRUNI (STT) DI MASA COVID-19 SEBAGAI “KADER SEHAT BERBUDAYA” DALAM PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI

  • Ni Putu Widarini Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Abstract

Promosi kesehatan pada remaja dapat dilakukan melalui pendekatan edukasi seperti pendidikan seks dengan metode ceramah, diskusi kelompok, seminar, simulasi, teater, pertunjukan daerah, dan lainnya. Bali banyak terdapat kearifan lokal sebagai media promosi kesehatan, salah satunya adalah remaja STT yang tergabung secara adat. STT sebagai wadah perkumpulan muda-mudi dalam mengembangkan kreativitas remaja. STT yang selama ini disiapkan sebagai generasi penerus dalam pelestarian adat dan budaya di Bali, juga dapat berperan dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja. Tujuan kegiatan dengan pelatihan dan pendampingan kader remaja dalam kegiatan promosi kesehatan reproduksi remaja. Metode kegiatan berupa ceramah, diskusi tanya jawab, pemberian kuesioner pre-post test dan role play promosi kesehatan reproduksi. Hasil kegiatan menunjukkan kenaikan rata-rata pengetahuan dan sikap sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah dilakukan penyuluhan sebesar 0,6 dan 2,44. Nilai p menunjukkan sebesar 0,018 dan 0,006 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dilakukan pelatihan dan setelah dilakukan pelatihan. Simpulan dan implikasinya diharapkan hasil kegiatan ini kader remaja sebagai kader sehat berbudaya dapat berperan aktif dapat promosi kesehatan reproduksi remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arini, S. S. (2019). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Metode Roleplay dengan Diskusi Kelompok Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang HIV/AIDS.
Baiti, N. (2020). Pengaruh Pendidikan, Pekerjaan dan Pola Asuh Orang Tua terhadap Kemandirian Anak. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 6(1), 44–57.
Fitra, N. A. (2013). Pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di SMA PGRI 3 Purwakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Guspita, H. (2019). Efektivitas Promosi Kesehatan menggunakan Metode Ceramah tentang HIV/AIDS terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja di SMK Tritech Informatika dan SMK Namira Tech Nusantara Medan tahun 2016. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 5(1).
Hurlock. (2012). Child Growth and Development. Kessinger Publishing.
Mubarak, W. I. (2016). Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsep dan Aplikasi dalam. Kebidanan, Jakarta: Salemba.
Notoatmodjo, S. (2016). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Stephanie, N.C.R., Nicole, L. H., Carol, J.G., Amanda, J.R., Benjamin, C.C., & William, E. L. (2017). Healthy & empowered youth: a positive youth development program for native youth. American Journal of Preventive Medicine, 52(3S3): S263–S267.
Sumirat, A., & Anjarwati, A. (2016). Pengaruh Penyuluhan Tentang Napza Terhadap Sikap dan Pengetahuan Remaja Kelas XI di MAN Yogyakarta II. STIKES’Aisyiyah Yogyakarta.
Widarini, N. P., Tetradewi, F. S., & Emilia, O. (2019). Reproductive Health Promotion through Traditional Art Media Reduced the of Premarital Sex Intention among Adolescent Population in Gianyar, Bali. Bali Medical Journal, 8(3), 886–891.
Widarini, N. P., Tetradewi, F. S., & Emilia, O. (2020). Challenges of Designing Adolescent Reproductive Health Promotion Media: Facilitator Perspectives. health, 1(2).
Wilson, H.W. (2018). Development of sexual risk in minority youth: risk and protective factors in early adolescence. The Journal of Early Adolescence,18 (1)
Published
2022-09-28
How to Cite
WIDARINI, Ni Putu. PENDAMPINGAN REMAJA SEKEHA TRUNA TRUNI (STT) DI MASA COVID-19 SEBAGAI “KADER SEHAT BERBUDAYA” DALAM PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI. Buletin Udayana Mengabdi, [S.l.], v. 21, n. 03, p. 229-234, sep. 2022. ISSN 2654-9964. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jum/article/view/78367>. Date accessed: 07 dec. 2022.