APLIKASI TEKNOLOGI FERMENTASI DALAM PENGEMBANGAN USAHA PUPUK BIOORGANIK DI DESA PUPUAN TEGALLALANG GIANYAR BALI

  • N.G.K. Roni Universitas Udayana

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk alih teknologi fermentasi dalam pengembangan usaha pupuk bioorganik untuk menunjang pertanian organik di Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Metode yang diterapkan dalam pemberdayaan masyarakat pada kegiatan IbW adalah sebagai berikut: (1) Kordinasi dan komunikasi secara partisipasif dengan kelompok ternak pengelola pemelihara sapi perbibitan untuk merumuskan program mulai dari perencanaan, operasional dan evaluasi; (2) Penyuluhan untuk membangun persepsi dan pemahaman masyarakat mengenai inovasi atau program yang diterapkan; (3) Pelatihan dan simulasi mengenai terapan ipeks yang dialihkan bagi masyarakat; (4) Pendampingan yaitu pertemuan secara berkala dan berkelanjutan antara pendamping dengan masyarakat sasaran hingga ipteks yang dialihkan dapat dilaksanakan secara mandiri oleh masyarakat. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Kegiatan desiminasi ipteks melalui program IbW di Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar dapat berlangsung dengan baik yang ditunjukkan dengan adanya partisipasi aktif dan daya adopsi ipteks yang tinggi. Partisipasi aktif mitra dalam seluruh kegiatan desiminasi teknologi cukup tinggi, yaitu kehadiran anggota kelompok pada saat penyuluhan dan pelatihan mencapai 92%, yang bertanya/mengemukakan pendapat 65%, dan ikut mencoba praktek 61%. Kemampuan adopsi ipteks dan inisiatif mitra untuk memproduksi produk secara mandiri cukup tinggi, sebesar 65%.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-07-14
How to Cite
RONI, N.G.K.. APLIKASI TEKNOLOGI FERMENTASI DALAM PENGEMBANGAN USAHA PUPUK BIOORGANIK DI DESA PUPUAN TEGALLALANG GIANYAR BALI. Buletin Udayana Mengabdi, [S.l.], v. 17, n. 2, p. 51-56, july 2018. ISSN 2654-9964. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jum/article/view/40817>. Date accessed: 29 sep. 2022. doi: https://doi.org/10.24843/BUM.2018.v17.i02.p09.