SISTEM PENGENALAN KONDISI SEL DARAH MERAH (ERYTHROCYTE) PADA CITRA MIKROSKOPIS

  • Arie Anggreani Universitas Udayana
  • Darma Putra Universitas Udayana

Abstract

Sistem pengenalan kondisi sel darah merah adalah suatu sistem yang pengenalan sel darah merah manusia
dengan membandingkan kondisi sel darah merah dengan kondisi acuan yang ada dalam basisdata. Sistem ini
menggunakan metode moments untuk mengektraksi fitur citra dengan menghasilkan 7 (tujuh) nilai invariant
moments untuk setiap objek. Citra uji akan dicocokkan dengan citra acuan , citra-citra tersebut dihitung fiturnya
terlebih dahulu menggunakan metode yang ada dan hasil pencocokan akan mendapatkan suatu nilai kedekatan
(skor) antara dua fitur citra tesebut, hasil dari sistem ini adalah sebuah citra acuan yang memiliki skor terkecil
dengan citra acuan. Pencocokan dianggap sukses jika deskripsi citra yang dihasilkan oleh sistem sama dengan hasil
analisis dokter. Penelitian ini mencari akurasi sistem dengan menggunakan nilai parameter tertentu. Penelitian ini
diuji 50 sampel citra sel darah merah dengan jumlah objek sebanyak 741 buah, dan dengan 50 citra acuan dengan
jumlah objek 364 buah. Dari penelitian diperoleh metode yang memberikan tingkat kesuksesan tertinggi yaitu
94.86% untuk pengenalan kondisi normal dan 88.89% untuk pengenalan kondisi abnormal.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Arie Anggreani, Universitas Udayana
Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik, Universitas Udayana
Kampus Bukit Jimbaran, Bali, 80361
Darma Putra, Universitas Udayana
Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik, Universitas Udayana
Kampus Bukit Jimbaran, Bali, 80361
Published
2012-11-19
How to Cite
ANGGREANI, Arie; PUTRA, Darma. SISTEM PENGENALAN KONDISI SEL DARAH MERAH (ERYTHROCYTE) PADA CITRA MIKROSKOPIS. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, [S.l.], nov. 2012. ISSN 2503-2372. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jte/article/view/3158>. Date accessed: 27 nov. 2022.