ANALISIS HIDROLIKA PENAMPANG ALAMI DI SUNGAI UNDA HILIR

Main Article Content

Putu Gita Widiarsini Gustave Suryantara Pariartha Mawiti Infantri Yekti

Abstract

Aliran Sungai Unda mengalir dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Unda dan melalui Kabupaten Klungkung dengan panjang sungai 22,6 km dan luas 230,9 km2 dengan tipe sungai adalah perennial. Pada saat terjadi banjir lahar dingin akibat erupsi Gunung Agung, sempadan sungai dengan tanggul alami di Sungai Unda hilir mengalami kerusakan akibat derasnya arus sungai yang mengalir dari hulu menuju hilir. Selain itu di hilir Sungai Unda ada bekas galian C dari letusan Gunung Agung sebelumnya. Akibat letusan Gunung Agung 2017 menyebabkan perubahan geometri hidrolis penampang sungai, termasuk tanggul alami dan lokasi galian C tersebut. Berdasarkan kondisi ini perlu dilakukan analisis penampang geometri Sunga Unda hilir menggunakan software HEC-HMS dan HEC-RAS. Hasil running awal berdasarkan debit banjir kala ulang 50 tahun sebesar 350,3 m3/detik menyebabkan luapan air pada penampang alami di hilir sungai yaitu antara UD 3 sampai dengan UD 11 setinggi 1,5 meter sampai dengan 3,0 meter sepanjang 1052,34 meter ke arah hilir. Posisi ini berada di hilir jembatan By Pass Ida Bagus Mantra. Running HEC-RAS dilanjutkan dengan merencanakan tinggi tanggul antara 2,0 meter sampai dengan 2,5 meter pada posisi UD 3 sampai dengan UD 11. Hasil running menyatakan sudah tidak terjadi luapan pada desain tanggul antara 2,0 meter sampai dengan 2,5 meter.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
WIDIARSINI, Putu Gita; SURYANTARA PARIARTHA, Gustave; INFANTRI YEKTI, Mawiti. ANALISIS HIDROLIKA PENAMPANG ALAMI DI SUNGAI UNDA HILIR. JURNAL SPEKTRAN, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 85-94, july 2021. ISSN 2302-2590. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jsn/article/view/75833>. Date accessed: 28 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.24843/SPEKTRAN.2021.v09.i01.p10.
Section
Articles

References

Affandy, N.A., Anwar, N. 2011. Pemodelan Hujan-Debit Menggunakan Model HEC-HMS Di Das Sampean Baru. Seminar Nasional Penanganan Kegagalan Pembangunan Dan Pemeliharaan Infrastruktur, (5): 51–60.
Fadlillah, M.F., Hadiani, R., Solichin, S. 2018. Analisis Kekeringan Hidrologi Berdasarkan Metode Normalized Difference Vegetation Index (Ndvi) Di Daerah Aliran Sungai Alang Kabupaten Wonogiri. Jurnal Riset Rekayasa Sipil, 2(1): 34.
Kawet, L., Halim, F. 2013. Studi Perbandingan Hidrograf Satuan Sintetik Pada Daerah Aliran Sungai Ranoyapo. Sipil Statik, 1(4): 259–269.
Lashari, Kusumawardani, R., Prakasa, F. 2017. Analisa Distribusi Curah Hujan Di Area Merapi Menggunakan Metode Aritmatika Dan Poligon. Jurnal Teknik Sipil Dan Perencanaan, 19(1): 39–46.
Marthina, S., Rapar, E., Mananoma, T., Wuisan, E.M., Binilang, A. 2014. Analisis Debit Banjir Sungai Tondano Menggunakan Metode HSS Gama I Dan HSS Limantara. Sipil Statik, 2(1): 13–21.
Sarminingsih, A. 2018. Pemilihan Metode Analisis Debit Banjir Rancangan Embung Coyo Kabupaten Grobogan. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 15(1): 53.
Suprayogi, R.M.S. 2012. Kajian Hujan–Aliran Menggunakan Model Hec–Hms Di Sub Daerah Aliran Sungai Wuryantoro Wonogiri, Jawa Tengah. 2: 150–157.
Tikno, S., Hariyanto, T., Anwar, N., Karsidi, A., Aldrian, E. 2016. Aplikasi Metode Curve Number Untuk Mempresentasikan Hubungan Curah Hujan Dan Aliran Permukaan Di Das Ciliwung Hulu – Jawa Barat. Jurnal Teknologi Lingkungan, 13(1): 25.
Triatmodjo, B. 2008. Hidrologi Terapan. Maret 2008. Yogyakarta: Beta Offset Yogyakarta.
Wigati, R., Soedarsono, S. 2016. Normalisasi Sungai Ciliwung Menggunakan Program HEC-RAS 4.1 (Studi Kasus Cililitan - Bidara Cina). JURNAL FONDASI, .