Pemetaan Sebaran Habitat Dasar Perairan Laut Dangkal Menggunakan Citra Sentinel-2A di Teluk Gilimanuk

  • I Gusti Putu Bayu Arri Putra Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Indonesia
  • I Dewa Nyoman Nurweda Putra Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Indonesia
  • I Nyoman Giri Putra Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Bali 80361, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/jmas.2023.v09.i01.p03

Abstrak

Ekosistem perairan dangkal di Taman Nasional Bali Barat yang berperan sebagai wilayah konservasi memiliki diversitas tinggi. Dimana terdapat ekosistem hutan mangrove, pesisir, dan ekosistem perairan dangkal. Sebagai kawasan konservasi, peta sebaran habitat dasar laut dangkal di Teluk Gilimanuk yang berada dalam lingkup kawasan Taman Nasional Bali Barat perlu dibuat sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan program pengelolaan area habitat bentik di wilayah konservasi. Salah satu metodenya adalah dengan remote sensing dan menggunakan citra satelit Sentinel-2A Level 1C. Satelit tersebut digunakan karena tingginya resolusi yang dimiliki, yaitu 10x10 Meter untuk 1 pixel. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keadaan sebaran habitat dasar perairan laut dangkal di Teluk Gilimanuk serta ketelitian dari citra Sentinel-2A. Penelitian ini menggunakan aplikasi Quantum GIS dan SAGA GIS untuk mengolah citra Sentinel-2A. Citra tersebut terlebih dahulu dilakukan koreksi kolom perairan untuk menghilangkan scattering pada reflektan. Setelah dilakukan koreksi kolom perairan, citra tersebut diklasiikasi menggunakan metode maximum likelihood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luasan masing masing kelas perairan diantaranya kelas karang seluas 56.59 ha, kelas lamun seluas 18.01 ha, kelas perairan seluas 128.97 ha, kelas lumpur seluas 45.76 ha, macro algae seluas 78.95 ha, dan kelas pasir seluas 26.87 ha. Penghitungan ketelitian menggunakan matriks kesalahan dan menghasilkan tingkat ketelitian keseluruhan dari penelitian ini yaitu 65.1% dan tergolong baik menurut Pedoman Pengolahan Data Penginderaan Jauh Untuk Ekosistem Terumbu Karang oleh LAPAN, dimana standar minimumnya adalah 60%. Tingkat akurasi dipengaruhi oleh banyaknya kelas, kemiripan objek antar kelas, resolusi citra, tingkat kekeruhan, intensitas cahaya, dan material dasar perairan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2023-06-01
##submission.howToCite##
PUTRA, I Gusti Putu Bayu Arri; PUTRA, I Dewa Nyoman Nurweda; PUTRA, I Nyoman Giri. Pemetaan Sebaran Habitat Dasar Perairan Laut Dangkal Menggunakan Citra Sentinel-2A di Teluk Gilimanuk. Journal of Marine and Aquatic Sciences, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 18-28, june 2023. ISSN 2549-7103. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jmas/article/view/67228>. Tanggal Akses: 10 july 2026 doi: https://doi.org/10.24843/jmas.2023.v09.i01.p03.
Bagian
Articles