Pemetaan Sebaran Habitat Dasar Perairan Laut Dangkal Menggunakan Citra Sentinel-2A di Teluk Gilimanuk
Abstrak
Ekosistem perairan dangkal di Taman Nasional Bali Barat yang berperan sebagai wilayah konservasi memiliki diversitas tinggi. Dimana terdapat ekosistem hutan mangrove, pesisir, dan ekosistem perairan dangkal. Sebagai kawasan konservasi, peta sebaran habitat dasar laut dangkal di Teluk Gilimanuk yang berada dalam lingkup kawasan Taman Nasional Bali Barat perlu dibuat sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan program pengelolaan area habitat bentik di wilayah konservasi. Salah satu metodenya adalah dengan remote sensing dan menggunakan citra satelit Sentinel-2A Level 1C. Satelit tersebut digunakan karena tingginya resolusi yang dimiliki, yaitu 10x10 Meter untuk 1 pixel. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keadaan sebaran habitat dasar perairan laut dangkal di Teluk Gilimanuk serta ketelitian dari citra Sentinel-2A. Penelitian ini menggunakan aplikasi Quantum GIS dan SAGA GIS untuk mengolah citra Sentinel-2A. Citra tersebut terlebih dahulu dilakukan koreksi kolom perairan untuk menghilangkan scattering pada reflektan. Setelah dilakukan koreksi kolom perairan, citra tersebut diklasiikasi menggunakan metode maximum likelihood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luasan masing masing kelas perairan diantaranya kelas karang seluas 56.59 ha, kelas lamun seluas 18.01 ha, kelas perairan seluas 128.97 ha, kelas lumpur seluas 45.76 ha, macro algae seluas 78.95 ha, dan kelas pasir seluas 26.87 ha. Penghitungan ketelitian menggunakan matriks kesalahan dan menghasilkan tingkat ketelitian keseluruhan dari penelitian ini yaitu 65.1% dan tergolong baik menurut Pedoman Pengolahan Data Penginderaan Jauh Untuk Ekosistem Terumbu Karang oleh LAPAN, dimana standar minimumnya adalah 60%. Tingkat akurasi dipengaruhi oleh banyaknya kelas, kemiripan objek antar kelas, resolusi citra, tingkat kekeruhan, intensitas cahaya, dan material dasar perairan.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.
Copyright 2012 - 2023 Journal of Marine and Aquatic Sciences (JMAS)
Published by Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
JMAS (p-ISSN 2302-8114; e-ISSN 2549-7103)