Perancangan Lemari Buku Perpustakaan Bagi Penyandang Tunadaksa Dan Tunanetra

  • Nofirza Nofirza Jurusan Teknik Industri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Keke Agnes Faulian Jurusan Teknik Industri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Misra Hartati Jurusan Teknik Industri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Ismu Kusumanto Jurusan Teknik Industri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Abstract

Berdasarkan hasil data yang di peroleh dari SLB Negeri Pembina Pekanbaru jumlah penyandang tunadaksa dan tunanetra dari jenjang pendidikan sekolah dasar sampai sekolah menengah atas yaitu sebanyak 18 orang. Membaca merupakan salah satu sarana yang dapat dijadikan metode untuk mengasah kemandirian setiap penyandang disabilitas terutama penyanang tunadaksa dan tunanetra. Untuk itu sangat di perlukan sarana dan prasarana yang mendukung seerti lemari buku, buku bacaan, meja dan kursi. Namun, saat ini fasilitas yang tersedia belum memenuhi criteria yang sesuai dengan kondisi penyandang tunadaksa dan tunanetra sehingga perlu dilakukan kajian menggunakan Metode Kansei Engineering yang menterjemahkan perasaan pengguna ke dalam spesifikasi desain produk. Tujuan dilakukannya kajian ini untuk mempermudah penyandang tunadaksa dan tunanetra dalam menggunakan fasilitas perpustakaan terutama lemari. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini yaitu untuk spesifikasi lemari tunadaksa adalah material triplek dengan warna coklat tua, bentuk lemari yang simple, dan di berikan diplay yang besar untuk memudahkan pemilihan buku dengan ukuran yang di gunakan adalah tinggi duduk 47 cm, tinggi mata duduk 36 cm, dan tinggi kursi roda yaitu 37 cm dengan ukuran akhir produk yaitu tinggi meja 67 cm dengan sisi lemari 48 cm. Sedangkan spesifikasi akhir lemari buku tunanetra adalah material triplek dengan warna coklat tua, bentuk lemari yang simple, dan di berikan diplay berupa huruf Braille dengan ukuran tinggi lemari yaitu 117 cm.


Based on the results of data obtained from the Pembina Pekanbaru SLB, the number of phisical disability and visually impaired connections from the level of primary to high school education is 18 people. Reading is one of the tools that can make a method to hone the independence of each disability, especially for the phisical disability and visually impaired. For this reason, there is a great need for support and infrastructure that supports such as book cabinets, reading books, tables and chairs. However, at present the available facilities do not meet the criteria that are in accordance with the requirements of the disabled and the blind need to be assessed using the Kansei Engineering Method which translates the user's feelings into product design specifications. The purpose of this discussion is to allow phisical disability and visually impaired people to use special library facilities for cabinets. The results obtained from this study are for the specifications of the quadrilateral cupboard are plywood material with dark brown color, a simple cupboard shape, and a large display is provided to facilitate the selection of books with a size that is 47 cm high, 36 cm high, and wheelchair height is 37 cm with the final size of the product, which is a table height of 67 cm with a side cabinet of 48 cm. While the final specifications of the blind bookshelf are plywood material with dark brown color, a simple cupboard shape, and played in the form of Braille letters with a cupboard height of 117 cm

Published
2019-10-31
How to Cite
NOFIRZA, Nofirza et al. Perancangan Lemari Buku Perpustakaan Bagi Penyandang Tunadaksa Dan Tunanetra. Jurnal Energi Dan Manufaktur, [S.l.], v. 12, n. 2, p. 69-74, oct. 2019. ISSN 2541-5328. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jem/article/view/50838>. Date accessed: 22 jan. 2020. doi: https://doi.org/10.24843/JEM.2019.v12.i02.p04.
Section
Articles