Penerapan Total Productive Maintenance dengan menggunakan metode OEE pada turbin uap Type C5 DS II – GVS

  • Joel Bastanta Perangin Angin
  • Evin Dunan Manurung
  • Alfian Hamsi Siregar

Abstract

Abstrak
Secara harfiah, tidak ada barang ataupun benda buatan manusia yang tidak dapat rusak, mesin turbin uap misalnya. Namun kerusakan tersebut dapat dicegah dengan metode perawatan yang tepat demi masa pakai yang lebih lama. Penelitian ini menganalisis tentang penerapan Total Productive Maintenace (TPM) pada mesin turbin uap untuk peningkatan produktivitas dengan menggunakan metode Overall Equipment Efectiveness (OEE) di PT PP London Sumatera Indonesia, tbk. Didalam analisis TPM dengan menggunakan metode OEE ini ada terdapat enam penyebab kerugian yang disebut dengan Six Big Losses yaitu diantaranya : kerusakan peralatan, persiapan peralatan, gangguan kecil dan waktu nganggur, kecepatan rendah, cacat produk dalam proses, hasil rendah.Kesimpulan yang didapat adalah nilai rata – rata OEE selama tahun 2015 adalah 65,08 % masih dibawah standar. Nilai gangguan kecil dan waktu nganggur 85,44 % dengan total waktu 2449,54 jam, hasilCacat produk dalam proses2,52 % dengan total waktu 72,12 jam, hasilKecepatan rendah 11,58 % dengan total waktu 331,88 jam, hasil Kerusakan peralatan0,38 % dengan total waktu 11 jam, hasil Persiapan peralatan 0,08 % dengan total waktu 2,41 jam, hasil Hasil rendah 0. Kata kunci: Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses,Maintenance, Turbin Uap


Abstract


Generally, there is nothing properties hand made without damaging, steam turbine engines as an example. But the damage can be prevent by the precise method maintenance in the machines for the long life time. This study analyzes the application of Total Productive Maintenance (TPM) at the steam turbine machinery to increase productivity by using the method Overall Equipment Effectiveness (OEE). In the analysis of TPM using OEE there are six causes of loss called Six Big Losses, such as: damage to equipment ( breakdown losses ), preparation of equipment ( set- up and adjustment ) , disorders of the small and idle time ( idling and minor stoppages ) low speed ( speed reduced losses ), defective products in the process ( rework losses ) , lower results (yield / scrap losses). The conclusion is the value - average OEE for 2015 is 65.08 % is below standard. The Value of Idling / Minor Stoppages Losses is 85.44 % with a total time of 2449.54 hours, the results of Yield / Scrap losses is 2.52 % with a total time of 72.12 hours, the results of Reduce Speed Losses 11.58 % with a total time of 331.88 hours, the results of Breakdown Losses is 0.38 % with a total time of 11 hours, the results Setup and Adjustment Losses is 0.08 % with a total time of 2.41 hours, the results of Rework Losses 0. Keywords: Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses,Maintenance, Turbin Uap

Published
2018-01-01
How to Cite
PERANGIN ANGIN, Joel Bastanta; MANURUNG, Evin Dunan; SIREGAR, Alfian Hamsi. Penerapan Total Productive Maintenance dengan menggunakan metode OEE pada turbin uap Type C5 DS II – GVS. Jurnal Energi Dan Manufaktur, [S.l.], v. 10, n. 1, jan. 2018. ISSN 2541-5328. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jem/article/view/37263>. Date accessed: 11 nov. 2019.
Section
Articles