Pengendalian proses pengisian air mineral dengan metode simulasi

  • I Dewa Gede Ary Subagia
  • IM Dwi Budiana

Abstract

Efektifitas proses pengisian air kemasan (bottling system) dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu terjadinya kelebihan pengisian (overflow), waktu (t), dan slip antara botol dengan rel pemindah (elevator). Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifkan waktu proses pengisian air ke dalam botol, dengan metode simulasi. Dalam simulasi dilakukan pemodelan sistem yang dianalisa dengan model matematik, dan sebagai input dalah batasan – batasan dari mesin, yaitu kecepatan rel pengisian, lengan pendorong, debit pengisian, timer pengisian, dan filler head. Proses simulasi yang dilakukan menghasilkan kebutuhan waktu efektif dalam proses bottling dimana dengan memanfaatkan simulasi model dari proses pengisian air mineral diperoleh waktu yang sangat efektif yaitu dengan memperhatikan orientasi batasan yang dibutuhkan dalam proses.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I Dewa Gede Ary Subagia
Jurusan Teknik Mesin, Universitas Udayana, Kampus Bukit Jimbaran, Bali 80362
IM Dwi Budiana
Jurusan Teknik Mesin, Universitas Udayana, Kampus Bukit Jimbaran, Bali 80362
How to Cite
ARY SUBAGIA, I Dewa Gede; DWI BUDIANA, IM. Pengendalian proses pengisian air mineral dengan metode simulasi. Jurnal Energi Dan Manufaktur, [S.l.], nov. 2012. ISSN 2541-5328. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/jem/article/view/2240>. Date accessed: 10 july 2020.
Section
Articles

Keywords

bottling system, simulasi, overflow, optimal