HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA
Abstract
Menstruasi adalah suatu proses fisiologis periodik pada tubuh seorang wanita. Menstruasi dipengaruhi oleh hormon-hormon reproduksi yakni FSH ataupun LH, hormon-hormon ini yang kemudian akan memicu ovarium menghasilkan estrogen dan progesteron. Ada beberapa jenis gangguan menstruasi yakni oligomenorrhea, hypomenorrhea, menorrhagia, metrorrhagia, dysmenorrhea, PMS (Pre menstruate syndrome), amenorrhea, dan polymenorrhea. Selama 3 dekade terakhir, terjadi perubahan sosial yang besar yang mengarah pada pertumbuhan yang positif pada dunia olahraga, dan juga aktivitas fisik pada wanita. Dilaporkan bahwa gangguan siklus menstruasi, yakni amenorrhea ataupun oligomenorrhea lebih sering terjadi pada populasi atlet wanita dibandingkan populasi wanita non atlet. Penelitian analitik observasional ini akan dilakukan terhadap Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang termasuk dalam kriteria inklusi dan tidak memiliki kriteria eksklusi untuk menilai hubungan aktivitas fisik terhadap siklus menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Namun ternyata tidak terdapat korelasi yang bermakna antara aktivitas fisik terhadap gangguan siklus menstruasi dengan, baik itu aktivitas fisik berat, sedang, dan ringan dengan nilai p masing-masing 0.201, 0.523, dan 0.990. Sehingga perlu dilakukan perbaikan design penelitian dengan menambahkan beberapa variabel penelitian serta penambahan jumlah sampel.
Kata kunci : Menstruasi., Gangguan Menstruasi., Aktivitas Fisik