KARAKTERISTIK PENDERITA ACNE VULGARIS DI RUMAH SAKIT UMUM (RSU) INDERA DENPASAR PERIODE 2014-2015

  • I Gede Arya Eka Wibawa
  • Ketut Kwartantaya Winaya

Abstract

Acne vulgaris merupakan penyakit kulit yang paling banyak dikeluhkan oleh setiap masyarakat. Ditandai dengan gambaran klinis berupa komedo, papul, pustul, nodul, dan jaringan parut. Lebih banyak menyerang remaja, pada orang tertentu tingkat keparahannya dapat berlangsung lebih lama dengan lesi yang terus berkembang hingga usia dewasa. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui karakteristik dari penyakit acne vulgaris di Rumah Sakit Umum Indera, Denpasar, Bali. Desain penelitian ini adalah non-experimental dengan metode deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Melalui teknik sekunder yang didapat dengan melihat rekam medis pasien acne vulgaris di Poliklinik Kulit Rumah Sakit Indera Provinsi Bali. Dilakukan pencatatan data berdasarkan jumlah pasien, usia, jenis kelamin, gejala klinis, dan pekerjaan pada bulan Juli 2014 - Maret 2015. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa dari 66 pasien acne vulgaris, kelompok terbanyak adalah pada rentang usia 15-24 tahun yaitu 39 orang (59,1%). Jenis kelamin yang paling banyak ditemukan adalah perempuan sebanyak 47 orang (71,2%). Gejala klinis terbanyak adalah tipe papulopustular sebanyak 55 orang (83,3%). Pekerjaan yang terbanyak adalah golongan pelajar sebanyak 39 orang (59,1%).


 


Kata Kunci : Karakteristik, Acne vulgaris


 

Author Biographies

I Gede Arya Eka Wibawa

1Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Ketut Kwartantaya Winaya

2Bagian Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin Rumah Sakit Umum Pendidikan Sanglah

Denpasar, Bali, Indonesia

Published
2019-11-06
How to Cite
EKA WIBAWA, I Gede Arya; WINAYA, Ketut Kwartantaya. KARAKTERISTIK PENDERITA ACNE VULGARIS DI RUMAH SAKIT UMUM (RSU) INDERA DENPASAR PERIODE 2014-2015. E-Jurnal Medika Udayana, [S.l.], v. 8, n. 11, nov. 2019. ISSN 2303-1395. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/54962>. Date accessed: 06 dec. 2019.