PREVALENSI GANGGUAN FUNGSI PARU AKIBAT PAPARAN ASAP PADA PEDAGANG SATE DI DENPASAR

  • Pande Made Indra Premana
  • I Putu Adiartha Griadhi

Abstract

Pedagang sate adalah pekerjaan yang berisiko terkena polusi udara akibat paparan asap pembakaran arang. Banyaknya zat berbahaya yang terkandung dalam asap pembakaran sate dapat memicu timbulnya gangguan fungsi paru. Penelitian deskriptif cross-sectional ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi gangguan fungsi paru yang dialami oleh pedagang sate di Denpasar. Data yang digunakan merupakan data primer yang didapat melalui pengukuran langsung menggunakan alat ukur fungsi paru yakni spirometri. Pengukuran pada 50 sampel yang digunakan, didapatkan gangguan fungsi paru yang paling banyak adalah gangguan fungsi paru restriktif yakni sebanyak 41 orang (82%), sisanya 2 orang (4%) memiliki gangguan fungsi paru obstruktif, 1 orang (2%) dengan gangguan fungsi paru campuran dan 6 orang (12%) dengan fungsi paru yang masih normal. Gangguan fungsi paru dilihat berdasarkan indeks massa tubuh maka didapatkan gangguan fungsi paru terbanyak terdapat pada subjek dengan indeks massa tubuh dengan berat badan lebih yakni sebesar 46%. Faktor risiko yang lain yakni riwayat merokok didapatkan paling banyak responden memiliki riwayat merokok yakni sebesar 74%. Pada penelitian ini juga ditemukan gangguan fungsi paru paling banyak pada pedagang sate yang telah bekerja lebih dari 15 tahun yaitu sebanyak 50%. Distribusi berdasarkan kategori usia, gangguan fungsi paru ditemukan paling banyak  pada pedagang sate dengan dengan kategori usia paling tua yaitu kategori usia  41-55 tahun yakni 36% dari seluruh responden.


 


Kata kunci: fungsi paru, spirometri, restriktif, asap

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-06-13
How to Cite
PREMANA, Pande Made Indra; ADIARTHA GRIADHI, I Putu. PREVALENSI GANGGUAN FUNGSI PARU AKIBAT PAPARAN ASAP PADA PEDAGANG SATE DI DENPASAR. E-Jurnal Medika Udayana, [S.l.], v. 6, n. 6, june 2017. ISSN 2303-1395. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/32077>. Date accessed: 07 dec. 2022.