PENGARUH PANDEMI COVID 19 TERHADAP KINERJA REKSADANA SAHAM
Abstract
Tren pasar dapat dalam keadaan Bearish (kecenderungan nilai pasar saham menurun) atau Bullish (kecenderungan nilai pasar saham meningkat). Adanya pandemi Covid19 menyebabkan tren pasar menjadi bearish sehingga investor sebaiknya mengetahui bagaimanakah kinerja reksadana saham syariah yang dianggap lebih unggul dibanding reksadana saham konvensional saat pasar dalam keadaan dipengaruhi pandemi Covid19 (bearish) dan saat tidak dipengaruhi pandemi Covid19 (bullish). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pandemi Covid 19 terhadap reksa dana syariah dan reksa dana konvensional. Program SPSS digunakan untuk melakukan uji statistik dengan metode independent sample t-test yang membandingkan pencapaian antara 15 reksa dana syariah dengan NAB tertinggi dan 15 reksa dana konvensional dengan NAB tertinggi menggunakan nilai Jensen Index dan Treynor Index sebelum masa pandemi Covid19 (2016) dan pada masa pandemi Covid19 (2020). Berdasarkan uji t sampel Independen tahun 2016 (sebelum masa pandemi Covid19) dengan indeks Jensen dan Treynor, terdapat perbedaan yang signifikan antara reksa dana syariah dengan reksa dana konvensional, dan kinerja reksa dana syariah lebih baik dibandingkan reksa dana konvensional. Tahun 2020 (pada masa pandemi Covid19) . berdasarkan indeks Jensen dan Treynor tidak berbeda antara kinerja reksa dana konvensional dan reksa dana syariah. Berdasarkan hasil uji beda sebelum Covid19 dan saat Covid19 terdapat perbedaan kinerja reksa dana saham sebelum pandemi Covid19 dan tidak adanya perbedaan kinerja reksa dana saham selama Covid19 hasil ini menunjukkan bahwa pandemi Covid19 berpengaruh terhadap kinerja reksa dana saham.