EFEKTIFITAS MEMBRAN KHITOSAN DARI KULIT UDANG GALAH (Macrobanchium rosenbergii) UNTUK MENURUNKAN FOSFAT

  • Ni Made Yunarsih Magister Kimia Terapan, Program Pascasarjana, Universitas Udayana Jl..P.B. Sudirman Denpasar-Bali, Indonesia
  • Manuntun Manurung Magister Kimia Terapan, Program Pascasarjana, Universitas Udayana Jl..P.B. Sudirman Denpasar-Bali, Indonesia
  • Ketut Gede Dharma Putra Magister Kimia Terapan, Program Pascasarjana, Universitas Udayana Jl..P.B. Sudirman Denpasar-Bali, Indonesia

Abstract

Penanggulangan terhadap pencemaran air limbah yang mengandung senyawa fosfat terutama yang berasal dari air limbah laundry dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi membran. Pada penelitian ini, membran dibuat dari bahan polimer alam yaitu senyawa khitosan yang diperoleh dari khitin yang terdapat di dalam kulit udang galah (Macrobanchium rosenbergii) melalui proses deasetilasi menggunakan NaOH 50%. Kualitas khitosan yang dihasilkan pada penelitian ini ditentukan dengan FTIR dan diperoleh derajat deasetilasi (DD) sebesar 66.27%.Khitosan dilarutkan dalam asam asetat 1% yang selanjutnya digunakan untuk membuat membran dengan variasi konsentrasi khitosan 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%. Membran tersebut digunakan untuk menurunkan kadar fosfat larutan standar KH2PO4 10 ppm dengan waktu kontak 30, 60, 90 dan 120 menit.Membran khitosan 3% dan waktu kontak p60 menit merupakan membran terbaik karena mampu menurunkan kadar fosfat larutan standar KH2PO4 10 ppm secara optimal. Kondisi ini diaplikasikan untuk menurunkan kadar fosfat total yang terdapat dalam air limbah laundry. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa membrane tersebut dapat menurunkan kadar fosfat total sampai 97.40% setelah dilakukan filtrasi sebanyak empat kali dan pH larutan berubah dari 9 menjadi 8.

 

Countermeasures against pollution waste water containing phosphate compounds derived primarily from laundry wastewater can be performed using membrane technology. Membranes can be made from natural polymers that is compound chitosan obtained from chitin is in shrimp shells. Chitin obtained from prawn shell can be converted to chitosan by deacetylation process using 50% NaOH. The quality of chitosan obtainedin this study was determined by FTIR and the degree of deacetylation ( DD ) was calculated to be 66.27%. Further, the chitosan was dissolved in 1% acetic acid and then used to make membranes with various concentrations of chitosan 1%, 2%, 3%, 4% and 5%. Those membraneswere used to reduce the level of phosphate from standard solution of KH2PO4 10 ppm by varying the contact time from 30 up to 120 minutes.Membrane made from 3% chitosan with contact time of 60 minutes showed the best performance in adsorbing phosphate. These conditions were applied to reduce the level of total phosphate contained in laundry wastewater. The results showed that the levels of total phosphate decreased up to 97.40 % after fourth filtration and the pH of the solution changed from 9 to 8.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2013-11-13
How to Cite
YUNARSIH, Ni Made; MANURUNG, Manuntun; DHARMA PUTRA, Ketut Gede. EFEKTIFITAS MEMBRAN KHITOSAN DARI KULIT UDANG GALAH (Macrobanchium rosenbergii) UNTUK MENURUNKAN FOSFAT. CAKRA KIMIA (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), [S.l.], nov. 2013. ISSN 2302-7274. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/cakra/article/view/7144>. Date accessed: 15 july 2020.
Section
Articles

Keywords

derajat deasetilasi; membran khitosan; fosfat