EFEKTIVITAS PENGOLAHAN LINDI (TPA BENGKALA) DENGAN KOMBINASI TRICKLING FILTER DAN ELEKTROKOAGULASI

  • Luh Putu Desy Udayani Magister Kimia Terapan, Fakultas Matematika dan IPA, Universitas Udayana, Jimbaran-Bali, Indonesia
  • Iryanti E. Suprihatin Program Magister Kimia Terapan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana, Bali-Indonesia
  • I Made Gunamantha 2Program Analis Kimia, Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja-Bali, Indonesia

Abstract

ABSTRAK: Penelitian tentang proses pengolahan lindi TPA Bengkala menggunakan kombinasi trickling filter dan elektrokoagulasi bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode kombinasi elektrokoagulasi dan TF dalam menurunkan Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand(COD), dan Total Suspended Solid (TSS) yang terkandung dalam lindi dan untuk mengetahui perbedaan kinerja trickling filter dengan menggunakan starter biofilm dari lindi TPA Bengkala dan lindi TPA Temesi. Penelitian ini diawali dengan pembuatan media biofilm dari batu krikil dengan variasi sumber mikroorganisme lindi TPA Bengkala dan lindi TPA Temesi selama 27 hari. Setelah biofilm terbentuk, lindi dipercikkan ke dalam bak yang berisi biofilm tersebut, kemudian air yang diperoleh dari hasil sirkulasi ditambahkan dengan koagulan dan selanjutnya dilakukan elektrokoagulasi. Setelah kombinasi Trickling Filter – elektokoagulasi dilakukan, kemudian BOD, COD dan TSS diukur pada masing-masing kombinasi. Sumber mikroorganisme dari lindi memberikan biofilm pada media Trickling Filter. Kombinasi Trickling Filter - elektokoagulasi efektif dalam menurunkan kadar BOD, COD, dan TSS pada lindi yang ada di TPA Bengkala. Sumber mikroorganisme berpengaruh dalam meningkatkan kinerja Trickling Filter. Pengolahan limbah menggunakan sumber mikroorganisme dari TPA Bengkala memperlihatkan penurunan yang paling efektif terhadap BOD,COD dan TSS. Efektifitas penurunan nilai BOD, COD dan TSS pada dengan kombinasi metode TF dan Elektrokoagulasi terbaik dihasilkan pada perlakuan TF-elektrokoagulasi dengan sumber mikroorganisme lindi TPA Bengkala secara berurutan sebesar 91,15%, 83,33%, dan 78,57%.


 


ABSTRACT: Research on Bengkala Landfill’s leachate processing using a combination of trickling filter and electrocoagulation aims to determine the effectiveness of the combination of electrocoagulation and TF methods in reducing Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), and Total Suspended Solid (TSS) contained in leachate and to determine differences in the performance of trickling filter by using a biofilm starter from the Bengkala Landfill’s leachate and Temesi Landfill’s leachate. This research was started by making biofilm media from gravel with variations in sources of Bengkala Landfill’s leachate and Temesi Landfill’s leachate for 27 days. After the biofilm was formed, the leachate was sprinkled into a tub containing the biofilm, then the water obtained from the circulation was added to the coagulant and then electrocoagulated. After Trickling Filter combinations - electrocoagulation done, then BOD, COD, and TSS were measured in each combinations. Source of microorganism from leachate gives biofilms in the Trickling Filter media. The combination of Trickling Filter - electrokoagulation is effective in reducing BOD, COD, and TSS levels onBengkala Landfill’s leachate. The source of microorganism influences the performance of the Trickling Filter. Waste processing using a source of microorganism from Bengkala Landfill shows the most effective reduction of BOD, COD and TSS.The effectiveness of the decrease in the value of BOD, COD and TSS on the best combination of TF and Electrocoagulation methods resulted in the TF-electrocoagulation treatment with Bengkala landfill leachate microorganism sources sequentially by 91.15%, 83.33% and 78.57%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Tan, K.H. 1994. Environmental Soil Science. Marcell Dekker, Inc. , New York
[2] Guntar, M. S. 1999. Optimasi Pembuangan Limbah Akhir Sampah Urug Saniter Melalui Usaha Pengomposan dan Pemulungan (Studi Kasus TPA Sampah Kodya Jambi) (tesis). Yogyakarta : Program Pascasarjana UGM.
[3] Moertinah, S. 2010. Kajian Proses Anaerobik Sebagai Alternatif Teknologi Pengolahan Air Limbah Industri Organik Tinggi. Jurnal Riset dan Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri. Vol. I (2), Hal. 104 – 114
[4] Soeparman dan Suparmin, 2002. Pembuangan Tinja dan Limbah Cair. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
[5] Agustina, A., 2017. Pengaruh Biofilm Terhadap Efektivitas Penurunan BOD, COD, TSS, Minyak dan Lemak dari Limbah Pengolahan Ikan Meggunakan Trickling Filter” (tesis) Denpasar : Program Pasca Sarjana Universitas Udayana.
[6] Aziz, T., Pratiwi, D. Y., Rethiana, L., 2013. Pengaruh penambahan tawas Al2(SO4)3 dan kaporit CaCl2 terhadap karakteristik fisik dan kimia air sungai lambidaro. jurnal teknik kimia, 19(3): 6 – 11
Published
2020-05-31
How to Cite
UDAYANI, Luh Putu Desy; E. SUPRIHATIN, Iryanti; GUNAMANTHA, I Made. EFEKTIVITAS PENGOLAHAN LINDI (TPA BENGKALA) DENGAN KOMBINASI TRICKLING FILTER DAN ELEKTROKOAGULASI. CAKRA KIMIA (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), [S.l.], v. 8, n. 1, p. 51 - 58, may 2020. ISSN 2302-7274. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/cakra/article/view/62810>. Date accessed: 07 oct. 2022.