RASIO ASAM NITRAT DAN SULFAT DALAM ANALISIS LOGAM KADMIUM, TEMBAGA, BESI, DAN TIMBAL PADA LIMBAH CAIR MENGGUNAKAN ICPE

  • Ida Bagus Made Asmara Dwipa Program Magister Kimia Terapan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana, Bali-Indonesia
  • Iryanti Eka Suprihatin Program Magister Kimia Terapan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana, Bali-Indonesia
  • Ida Bagus Putra Manuaba Program Magister Kimia Terapan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana, Bali-Indonesia

Abstract

ABSTRAK: Penggunaan bahan kimia yang efisien dalam proses analisis sangat menarik dan perlu untuk dikembangkan. Pada penelitian ini dipelajari penggunaan variasi rasio asam nitrat dan sulfat dalam proses destruksi basah untuk analisis logam Cd, Cu, Fe dan Pb dalam limbah cair. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan volume yang ditambahkan untuk memperoleh hasil paling baik adalah 1,5 mL asam nitrat dan 0,5 mL asam sulfat untuk logam Cd, Cu, dan Pb, dan 2,0 mL asam nitrat untuk logam Fe. Dengan protokol ini maka total asam yang dapat dihemat adalah 8 mL/sampel dan mengurangi limbah cair sebanyak 40 mL/sampel.


Kata kunci: Destruksi Basah, Analisis Logam, Plasma Emission Spectroscopy.


 


ABSTRACT: Efficiency of chemical uses in the analysis process is necessary and thus needs to be developed. In this study, we investigated nitric and sulfuric acid ratio (v/v) used in wet digestion process to analyze Cd, Cu, Fe and Pb metals in waste water. The research found that the best analytical results were obtained when 1.5 mL nitric acid and 0.5 mL sulfuric acid were used for digesting Cd, Cu, and Pb metals, or 2.0 mL nitric acid for Fe. With this protocol, total acid that can be saved is 8 mL per sample and liquid waste is reduced by 40 mL per sample.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Anwar, M. Kimia Hijau / Green Chemistry. 2015.
[2] Vries, W. de, Romkens, P.F., van Leeuwen A.M.T., dan Bronswijk, J.J.B. Agricultural, Hydrology and Water Quality. The Netherlands National Institut of Public Health and Environment. Netherlands. 2002.
[3] Raimon. Perbandingan Metoda Destruksi Basah dan Kering Secara Spektrofotometri Serapan Atom. Lokakarya Nasional. Jaringan Kerjasama Kimia Analitik Indonesia. Yogyakarta. 1993.
[4] Hoenig, M. Preparation Steps in Environmental Trace Element Analysis - Facts and Traps. Talanta. 2001. 54(6) : 1021-1038.
[5] Sumardi. Metode Destruksi Contoh secara Kering dalam Analisa Unsur-Unsur Fe-Cu-Mn dan Zn dalam Contoh-Contoh Biologis. Proseding Seminar Nasional Metode Analisis. Lembaga Kimia Nasional. Jakarta: LIPI. 1981.
[6] Kurniawan, F., Hanifah, T.A., dan Subardi, B. Analisis Logam (Fe, Pb), Nitrat (NO3-), dan Sulfida (S2-) pada Limbah Tambang Batubara PT. Tri Bakti Sarimas di Desa Pangkalan Kuansing. Pekanbaru: Binawidya. 2015
[7] Kealey, D., dan Haines, P.J. Analytical Chemistry. London: BIOS Scientific Publishers Ltd. 2002.
[8] Boumans, P.W.J.M. Inductively Coupled Plasma-Emission Spectroscopy-Part 1. John Wiley & Sons. New York. 1987.
[9] Muhtadi, A. Analisis Kandungan Logam Berat Hg, Cd, dan Pb pada Air dan Sedimen di Perairan Pulau Panggang-Pramuka Kepulauan Seribu, Jakarta. Bogor: Institut Pertanian Bogor. 2009.
[10] Trisnawati, N.N., Manuaba, I.B.P., Suprihatin, I.E. Fitodegradasi dengan Tanaman Pacing (Speciosus Cheilocostus) untuk Menurunkan Kandungan Pb, Cd Dan Hg Limbah Cair Laboratorium. Cakra Kimia. 2016. 4(1) : 77-83.
[11] Sharma, S.K., Chaudhary, A., dan Singh, R.V. Gray Chemistry Versus Green Chemistry: Challenges and Opportunities. Rasayan J.Chem.. 2008. 1(1) : 68-92.
Published
2019-05-31
How to Cite
ASMARA DWIPA, Ida Bagus Made; SUPRIHATIN, Iryanti Eka; MANUABA, Ida Bagus Putra. RASIO ASAM NITRAT DAN SULFAT DALAM ANALISIS LOGAM KADMIUM, TEMBAGA, BESI, DAN TIMBAL PADA LIMBAH CAIR MENGGUNAKAN ICPE. CAKRA KIMIA (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), [S.l.], v. 7, n. 1, p. 46 - 54, may 2019. ISSN 2302-7274. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/cakra/article/view/51321>. Date accessed: 29 sep. 2022.