PENGARUH TOLUENA DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP AKTIVITAS SELULASE DARI TANAH HUTAN MANGROVE

  • Ni Komang Lia Wahyuni Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia
  • I Nengah Wirajana Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia
  • I Wayan Budiaarsa Suyasa Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Bali, Indonesia

Abstract

 

ABSTRAK: Tanah hutan mangrove diketahui memiliki biodiversitas yang tinggi sebagai lokasi yang berpotensi untuk eksplorasi enzim. Salah satu enzim yang dapat dieksplorasi dari tanah hutan mangrove adalah selulase yang merupakan biokatalisator yang banyak digunakan dalam bidang industri. Tidak seperti pengukuran aktivitas selulase murni atau ekstrak kasar yang berasal dari salah satu sumbernya, pengukuran aktivitas selulase secara langsung dari tanah sering mengalami kesulitan dan banyak faktor yang harus dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan toluena dan waktu inkubasi reaksi enzimatis terhadap aktivitas selulase yang terdapat pada tanah hutan mangrove pantai Suwung Bali. Pengukuran aktivitas selulase dilakukan dengan metode CMC (Carboxymethyl Cellulose Assay) pada sampel tanah (slurry, pelet, dan supernatan) dengan dan tanpa penambahan toluena dengan waktu inkubasi reaksi enzimatis 1 dan 24 jam. Glukosa yang dihasilkan dari reaksi dengan substrat CMC (Carboxymethyl Cellulose) dianalisis secara spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 540 nm setelah direaksikan dengan asam 3,5-dinitrosalisilat (DNS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan antiseptik toluena dan waktu inkubasi reaksi enzimatis berpengaruh terhadap aktivitas selulase tanah hutan mangrove pantai Suwung Bali. Aktivitas selulase tertinggi sebesar 249,26 U/mL diperoleh pada lumpur dengan penambahan toluena dan inkubasi reaksi enzimatis 1 jam.

 

ABSTRACT: Mangrove soil has high biodiversity and has been well known as potential location for enzymes exploration. One of the enzymes explored from mangrove soil is cellulase which is a biocatalysator commonly used in industries. Unlike the measurement of cellulase activity of pure or crude extract obtained from one source, direct measurement of cellulase activity of the soil often counter many obstacles and many factors are involved that need to be elaborated. The aim of this study is to determine the effects of toluene addition and incubation time of enzymatic reaction on activity of cellulase existing on soil of mangrove forest of Suwung Bali coastal. The measurement of cellulase activity was conducted by the method of CMC (Carboxymethyl Cellulose Assay) on soil samples (slurry, pellet, and supernatant) with and without the addition of toluene to the enzymatic reaction incubation time 1 and 24 hours. Glucose produced from reaction with the substrate CMC (Carboxymethyl Cellulose) was analyzed by UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 540 nm (? 540 nm). The results of this study showed that the addition of toluene antiseptic and incubation time of enzymatic reaction influence the activity of cellulase existing on soil of mangrove forest of Bali Suwung coastal. The highest cellulase activity was 249.26 U/mL obtained on slurry with the addition of toluene and with 1-hour incubation of the enzymatic reaction.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2014-10-30
How to Cite
WAHYUNI, Ni Komang Lia; WIRAJANA, I Nengah; SUYASA, I Wayan Budiaarsa. PENGARUH TOLUENA DAN WAKTU INKUBASI TERHADAP AKTIVITAS SELULASE DARI TANAH HUTAN MANGROVE. CAKRA KIMIA (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), [S.l.], v. 2, n. 2, p. 14- 19, oct. 2014. ISSN 2302-7274. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/cakra/article/view/10907>. Date accessed: 05 june 2020.
Section
Articles

Keywords

Cellulase; soil; mangrove; Carboxymethyl Cellulose Assay.