Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Bidara terhadap Kepadatan Kolagen pada Penyembuhan Luka Insisi Gingiva Tikus Wistar

  • Made Beratha Mukti Mahasiswa Pendidikan Sarjana Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali
  • Anak Agung Gede Jayawardhita Laboratorium Ilmu Bedah Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali
  • Anak Agung Gde Arjana Laboratorium Farmasi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i04.p15

Abstrak

Daun bidara (Ziziphus mauritiana lamk) merupakan salah satu alternatif herbal dalam penyembuhan luka karena mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, polifenol, tannin, saponin dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian ekstrak daun bidara 100% terhadap kepadatan kolagen pada penyembuhan luka insisi gingiva tikus wistar jantan. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus wistar jantan. Sampel terdiri dari tiga kelompok, yaitu kelompok perlakuan (P1), yaitu diberi ekstrak daun bidara 100%, kelompok kontrol positif (K+) diberi povidone iodine 10%, kelompok kontrol negatif (K-) diberi Nacl 0,9% dengan cara dioleskan dengan cotton bud 1 kali sehari. Tikus diinsisi 15 mm pada bagian gingiva sampai menyentuh tulang alveolar secara vertikal dan dioleskan dengan cotton bud 1 kali sehari. Pada hari ke-8 seluruh sampel dilakukan biopsi pada bagian gingiva tikus dan dibuat preparat histologi untuk pengamatan jumlah kepadatan kolagen. Kesembuhan luka diamati dengan pertumbuhan kolagen. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa ekstrak daun bidara 100% berpengaruh terhadap proses kesembuhan luka insisi gingiva tikus wistar dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney menunjukkan ekstrak daun bidara 100% tidak berbeda nyata dengan povidone iodine 10% tetapi berbeda sangat nyata dengan larutan NaCl 0,9%. Disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun bidara 100% dapat mempercepat proses kesembuhan luka dilihat dari kepadatan kolagen.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Bintoro A, Ibrahim AM, Situmeang B, Kimia JKSTA, Cilegon B. 2017. Analisis dan identifikasi senyawa saponin dari daun bidara (Zhizipus mauritania l.). J. ITEKIMIA. 2(1): 84-94.
Dashputre NL, Naikwade NS. 2010. Preliminary immunomodulator activity of aqueous and ethanoli leaves extract of oimum basilum linn in mice. Int. J. Pharm. Tech. Res. 2: 1342-1349.
Fatimatuzzahroh, Novi KF, Heri K. 2015. Efektifitas ekstrak bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap jumlah pembuluh darah kapiler pada proses penyembuhan luka insisi fase proliferasi. Maj. Kes. FKUB. 2(2): 92-98.
Fitria L, Sarto M. 2014. Profil hematologi tikus (Rattus norvegicus berkenhout) galur wistar jantan dan betina umur 4, 6, dan 8 minggu. J. Ilmiah Biol. 2(2): 94-100.
Karliana L, Wikanta W. 2019. Efektivitas ekstrak daun bidara (ziziphus mauritiana) dalam penyembuhan luka iris pada mencit jantan (mus musculus). Pedago Biol. 6(2): 50-59.
McGavin MD, Zachary JF, Mosby-Elsevier, St. Louis, Missouri. 2007. Pathologic basis of veterinary disease. Can. Vet. J. 48(7): 724.
Muhammad NK. 2005. Antiseptics, iodine, povidone iodine and traumatic wound cleansing. dermatology. County Kilkenny. 204(9): 114-20.
Nugraha GAF. 2016. Efek pemberian ekstrak etanol 70% daun karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (aiton) hassk) topikal terhadap gambaran histopatologi ketebalan serat kolagen penyembuhan luka insisi kulit tikus putih galur wistar. Thesis. Fakultas Kedokteran. Universitas Tanjungpura. Pp. 10-11.
Nugrahawati F. 2016. Uji Aktivitas Antipiretik Ekstrak Daun Bidara. Skripsi. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Pp. 1–79.
Palejkar CJ, Palejkar JH, Patel AJ, Patel MA. 2012. A plant review on Ziziphus mauritiana. Int. J. Univ. Pharm. Life Sci. 2(2): 202-211.
Paramita A. 2016. Pengaruh pemberian salep ekstrak daun binahong (anredera cordifolia steenis) terhadap kepadatan kolagen tikus putih (rattus norvegicus) yang mengalami luka bakar. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga. Surabaya. Pp. 13-28.
Parampasi N, Soemarno T. 2013. Pengaruh pemberian ekstrak daun pepaya dalam etanol 70% pada proses penyembuhan luka insisi. Maj. Patol. Indon. 22(1): 32-24.
Raden PZA. 2017. Uji aktivitas daun bidara arab (Ziziphus spina-cristi l) sebagai antikanker pada sel kanker kolon melalui metode mtt dan identifikasi senyawa aktif dengan metode lc-ms. Skripsi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Pp. 67–72.
Sari LOR. 2006. Pemanfaatan obat tradisional dengan pertimbangan manfaat dan keamanannya. Maj. Ilmu Kefarmasian. 3(1): 1.
Shanmugam S, Kumar TS, Selvan KP. 2010. Laboratory Handbook on Biochemistry. PHI Learning Pvt. New Delhi. Pp. 20-23.
Sjamsuhidajat R, Dejong W. 2005. Buku Ajar Ilmu Bedah. Jakarta EGC. Pp. 67-72.
Wenny R, Heru FT, Fitrianingrum. 2016. Efek salep ekstrak etanol 70% daun karamunting terhadap re-epitelisasi luka insisi kulit tikus wistar. eJKI. 4(1): 1-4.
Widianto B, Rahardjo, Rahajoe PS, Susilawati R. 2015. Pengaruh chlorhexidine 0,2% dan povidone iodine 10% pada luka terbuka terhadap sel radang, proliferasi sel, dan sel apoptosis. J. Ked. Gigi. 6(2): 89-99.
Diterbitkan
2022-01-30
##submission.howToCite##
MUKTI, Made Beratha; JAYAWARDHITA, Anak Agung Gede; ARJANA, Anak Agung Gde. Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Bidara terhadap Kepadatan Kolagen pada Penyembuhan Luka Insisi Gingiva Tikus Wistar. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 419-424, jan. 2022. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/74726>. Tanggal Akses: 13 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i04.p15.
Bagian
Articles