Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tidak Tercapainya Target Pelaksanaan Inseminasi Buatan pada Upsus Siwab di Kabupaten Jembrana

  • Ni Komang Sri Puspaningsih Mahasiswa Program Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Jl. PB Sudirman, Denpasar, Bali
  • Gusti Ngurah Bagus Trilaksana Laboratorium Reproduksi dan Kebidanan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Jl. PB Sudirman, Denpasar, Bali
  • I Ketut Puja Laboratorium Genetika dan Teknologi Reproduksi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Jl. PB Sudirman, Denpasar, Bali
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i02.p07

Abstrak

Sapi Bali merupakan jenis sapi potong yang banyak dikembangkan di Indonesia karena berbagi keunggulannya yang dimiliki sapi Bali. UPSUS SIWAB merupakan upaya percepatan peningkatan populasi ternak dengan intensifikasi perkawinan ternak betina dengan memanfaatkan teknologi inseminasi buatan. Melihat tingkat keberhasilan inseminasi buatan Kabupaten Jembrana memiliki tingkat keberhasilan yang belum optimal yakni 31,87%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya target pelaksanaan inseminasi buatan pada UPSUS SIWAB di Kabupaten Jembrana. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan kuisioner dianalisis dengan analisis faktor. Hasil dari penelitian ini bahwa variabel perkawian yang digunakan, selalu panggil petugas, dan tahu kebaikan inseminasi buatan merupakan faktor utama yang mempengaruhi tidak tercapainya target pelaksanaan inseminasi buatan di Kabupaten Jembrana. Perlu dilakukan penyuluhan tentang keunggulan inseminasi buatan sehingga semakin banyak peternak yang dapat menerima keberadaan teknologi ini dan dapat mencapai target pelaksanaan inseminasi buatan di Kabupaten Jembrana khususnya.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Barszcz K, Wiesetek D, Wąsowicz M, Kupczyńska M. 2012. Bull semen collection and analysis for artificial insemination. J. Agric. Sci. 4(3): 1-10.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali. 2017. Laporan Pelaksanaan Pelayanan IB UPSUS SIWAB 2017. UPT Balai Inseminasi Buatan Daerah Provinsi Bali.
Djanah D. 1985. Mengenal Inseminasi Buatan. CV. Simplex, Jakarta.
Husein U. 2001. Metodologi Penelitian dan Aplikasi dalam Pemasaran. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Kubkomawa HI. 2018. The use of artificial insemination (ai) technology in improving milk, beef and reproductive efficiency in tropical africa: a review. Dairy Vet. Sci. J. 5(2): 555-660.
Patel GK, Haque N, Madhavatar M, Chaudhari AK, Patel DK, Bhalakiya N, Jamnesha N, Patel P, Kumar R. 2017. Artificial insemination: A tool to improve livestock productivity. J. Pharmacog. Phytochem. SP1: 307-313.
Sudita IDN, Tonga Y, Kaca N. 2012. Kajian pelestarian plasma nuftah sapi bali di Bali. J. Lingkungan Wicaksana. 21(2): 25-33.
Sharma S. 1996. Applied Mutivariate Techniques. Jhon Wiley & Son.Inc. New York.
Diterbitkan
2022-01-15
##submission.howToCite##
PUSPANINGSIH, Ni Komang Sri; TRILAKSANA, Gusti Ngurah Bagus; PUJA, I Ketut. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tidak Tercapainya Target Pelaksanaan Inseminasi Buatan pada Upsus Siwab di Kabupaten Jembrana. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 110-117, jan. 2022. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/48928>. Tanggal Akses: 10 june 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i02.p07.
Bagian
Articles