Pemberian Tepung Cacing Tanah dalam Pakan terhadap Kadar Hemoglobin dan Indeks Eritrosit Anak Babi Landrace Jantan Setelah Sapih
Abstrak
Babi merupakan ternak menguntungkan yang banyak dipelihara masyarakat disamping itu salah satu faktor yang menentukan keberhasilan ternak ini adalah gizi dimana salah satunya menggunakan pakan dengan campuran tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus) dimana gizi yang baik berpengaruh pada kondisi ternak salah satunya hemoglobin dan indeks eritrosit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus) terhadap kadar hemoglobin dan indeks eritrosit anak babi landrace jantan setelah sapih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 24 ekor anak babi landrace jantan setelah sapih. Perlakuan yang diberikan dibagi menjadi empat kelompok masing-masing kelompok kontrol (P0), kelompok dengan pemberikan tepung cacing tanah sebesar 4 g (P1), kelompok dengan pemberikan tepung cacing tanah sebesar 8 g (P2), kelompok dengan pemberikan tepung cacing tanah sebesar 16 g (P3). Penghitungan kadar hemoglobin dan indek eritrosit dilakukan sebelum pemberian tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus) dan setelah pemberian dengan rentang waktu satu bulan ini dilakukan untuk melihat pengaruh dari pakan yang dicampur tepung cacing tanah. Hasil analisis variasi menunjukkan bahwa kadar hemoglobin setiap kelompok :10,55; 10,83; 13,83; dan 10,93 (g/dL) dan indeks eritrosit MCV 59,45; 61,70; 60,61; dan 59,56 (fL), MCHC 39,56; 39,15; 39,40; dan 38,68 (g/dL). Hasil penelitian yang didapatkan bahwa pemberian tepung cacing tanah berbeda tidak nyata terhadap kadar hemoglobin dan indeks eritrosit. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian tepung cacing tanah dalam pakan tidak meningkatkan kadar hemoglobin dan tidak berpengaruh pada indeks eritrosit namun mampu menstabilkan nilainya sehingga masih dalam angka normal.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Cho JH, Park CB, Yoon YG, Kim SC. 1998. Lumbricin I, a novel proline-rich antimicrobal peptide from the earthworm: purification, cDNA cloning and molecular characterization. Biochim. Biophys. Acta.1408(1): 67-76.
Damayanti E, Sofyan A, Julendra H, Untari T. 2009. Pemanfaatan tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus) sebagai agensia anti-pullorum dalam imbuhan pakan ayam broiler. J. Ilmu Ternak Vet. 14(2): 83-89.
Dewi ERS. 2011. Pengaruh pemberian ekstrak buah mengkudu terhadap histopatologi testis tikus putih setelah menghirup asap rokok. Bioma. 1(2): 2-3.
Djasang S, Hikma N. 2018. Studi hasil indeks eritrosit pada penderita stroke iskemik dan stroke hemoragik. J. Media Analis Kesehatan. 9(2): 156-166.
Evelyn, CP. 2009. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta. Gramedia
Faruq ZH. 2018. Analisis darah lisis terhadap nilai trombosit menggunakan metode electrical impedance. J. Labora Med. 2(1): 11-13.
Feldman BF, Zinkl JG, Jain NC. 1995. Schalm’s Veterinary Hematology. 5th Ed. Lippincot Williams and Wilkins. Pp. 1147-1153.
Firly WR, Gunanti M, Laksami S. 2015. Pengaruh Pemberian ekstrak Sargassum sp. dengan pelarut metanol pada pakan terhadap jumlah eritrosit dan differensial leukosit ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). J. Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 7(2): 213-218.
Fitrohdin A, Samsi M, Indrasanti D. 2014. Indeks eritrosit pada itik betina tegal, mojosari dan magelang yang pakannya disuplementasi probiotik dengan level berbeda. J. Ilmiah Peternakan. 2(1): 42-51.
Gaol RL, Sudisma IGN, Ardana IBK, Sudimartini LM. 2016. Gambaran darah anjing yang diinjeksi xylasin-ketamin secara subkutan. Bul. Vet. Udayana. 8(1): 99-105.
Gunadi VIR, Mewo YM, Tiho M. 2016. Gambaran kadar hemoglobin pada pekerja bangunan. J. e-Biomedik. 4(2): 1-6.
Indrawati V, Suartha IN, Kendran AAS, Sudisma IGN. 2013. Gambaran total eritrosit, hemoglobin, dan packed cell volume tikus putih jantan selama pemberian ekstrak pegagan. Bul. Vet. Udayana. 5(1): 23-29
Istiqomah AL, Sofyan A, Darmayanti, Julendra H. 2009. Amino acid profile of earthworm and earthworm meal for animal feedstuff. J. Indonesian Trop. Anim. Agric. 34(4): 253-257
Julendra H, Zuprizal, Supadmo. 2010. Penggunaan tepung cacing tanah tanah (Lumbricus rubellus) sebagai adiktif pakan terhadap penampilan produksi ayam pedaging, profil darah dan kecernaan protein. Bul. Peternakan. 34(1): 21-29
Kusriningrum RS. 2012. Perancangan Percobaan. Airlangga University Press. Surabaya.
Liu Q, Sun ZJ, Wang C, Li SJ, Liu YZ. 2004. Purification of a novel antibacterial short peptide in earthworm Eisenia foetida. Acta Biochimica et Biophysica Sinica. 36(4): 297-302.
Maciel TES, Comar SR, Beltrame MP. 2014. Performance evaluation of the Symex® XE-2100D automated haematology analyzer. J. Brasiliero de Patologia e Med. Laboratorial. 50(1): 26-35.
McDonald P. 2002. Animal Nutrition. 6th Ed. Prentice Hall. London
Prasetiyo A, Nasronudin. 2015. Micronutrient therapy for sepsis. Indonesian J. Top. Infect. Dis. 5(5): 119-123.
Putri PVC, Budaarsa K, Dharmawan NS. 2017. Total eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit babi landrace yang diberi pakan eceng gondok dari perairan tercemar timbal. Bul. Vet. Udayana. 9(1): 67-72
Ridla M. 2014. Pengenalan Bahan Makanan Ternak. Institut Pertanian Bogor. Bogor
Sampurna IP, Nindhia TS. 2008. Analisis Data dengan SPSS dalam Rancangan Percobaan. Udayana University Press. Denpasar.
Setiyatwan H, Piliang WG, Sihombing DTH, W. Manalu W, Anang A. 2007. Suplementasi fitase, seng dan tembaga dalam ransum sebagai stimulan pertumbuhan ayam broiler. Media Peternakan dan Teknologi Peternakan. 30(2): 139-145.
Sihombing G, Pratitis W, Dewangga GA. 2010. Pengaruh penggunaan tepung cacing tanah tanah (Lumbricus rubellus) terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum domba lokal jantan. Caraka Tani XXV. 1: 79-86.
Sumadi IK. 2017. Ilmu Nutrisi Ternak Babi. Fakultas Peternakan. Universitas Udayana. Denpasar.
Sundu B. 2007. Neraca rugi laba penggunaan antibiotic growth promotor’s (AGP). Majalah Poultry Indonesia. 2: 44-45.
Syam J, Tolleng AL, Umar. 2016. Pengaruh pemberian pakan konsentrat dan urea molases blok (UMB) terhadap hematokrit sapi potong. J. Ilmu dan Industri Peternakan. 2(3): 1-6.
Tram NDQ, Ngoan LD, Ogle B. 2005. Culturing Earthworm on Pig Manure and The Effect of Replacing Trash Fish by Earthworms on The Growth Performance of Catfish (Clarias macrochepalus x Clarias gariepinus). Swedish University of Agricultural Sciences. Sweden.
Turgeon ML, Turgeon ML. 1999. Clinical Hematology: Theory and Prosedure. 3rd Ed. Lippincott Williams and Wilkins. USA.
Ulupi N, Ihwantoro T. 2014. Gambaran darah ayam kampung dan ayam petelur komersial pada kandang terbuka di daerah tropis. J. Ilmu Produksi dan Teknol. Hasil Peternakan. 2(1): 219-223.
Wahyu J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas. Cetakan ke-5. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.


