Total Bakteri pada Air minum di Peternakan Ayam Pedaging Desa Mengesta Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total bakteri yang mengkontaminasi air peternakan ayam pedaging di Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Sampel berasal dari sumber mata air, penampungan air dan tempat minum ayam. Setiap sampel diambil sebanyak 100 ml dan ditampung pada gelas erlenmeyer. Pengambilan sampel air diulang 9 kali dengan jangka waktu pengambilan sampel empat hari. Data yang diperoleh diuji dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda NyataTerkecil. Hasil analisis menunjukkan bahwa total bakteri pada tempat minum ayam (389,78 CFU/ml) nyata lebih tinggi dibandingkan pada sumber mata air(247,89 CFU/ml), dan tempat penampungan (171,33 CFU/ml). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terjadi cemaran bakteri di sepanjang aliran air.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Alkhair A. 2005. Dampak Pencemaran Terhadap Kehidupan di Air. J Pencemaran Air 2: 1-7.
Boetius, Antje; Anesio, Alexandre M; Deming, Jody W; Mikucki, Jill A; Rapp, Josephine Z. 2015. Microbial ecology of the cryosphere: sea ice and glacial habitats. Nature Rev Microbiol 13(11) : 677-690.
Branz A, Levine M, Lehmann L, Ali SI, Kadir K, Yates T, Bloom D, Lantagne D. 2017.Chlorination of drinking water in emergencies: a review of knowledge to develop recommendations for implementation and research needed. Waterlines 36(1): 4-39.
Cita DW, Andriyani R. 2013. Kualitas Air Dan Keluhan Kesehatan Pengguna Kolam Renang di Sidoarjo. J Kesehatan Lingkungan 7(1): 26-31.
Eko H. 2010. Evaluasi Kemampuan Pulih Diri Oksigen Terlarut Air Sungai Citarum Hulu. J Limnotek 17(1): 17-36.
Fadilah R. 2013. Peternak Ayam Broiler. AgroMedia Pustaka. Jakarta.
Harmayani KD, Konsukartha IGM. 2007. Pencemaran Air Tanah Akibat Pembuangan Limbah Domestik Di Lingkungan Kumuh Studi Kasus Banjar Ubung Sari, Kelurahan Ubung. J Permukiman Tanah 5 (2): 62-108.
Keman S. 2005. Kesehatan Perumahan Kesehatan Perumahan Dan Lingkungan Pemukiman. J Kesehatan Lingkungan 2(1): 29-42.
Naria E. 2005. Mewaspadai Dampak Bahan Pencemar Timbal (Pb) di Lingkungan Terhadap Kesehatan. J Komunikasi Penelitian 17(4): 66-72.
Polder A, Muller MB, Brynildsrud OB, de Boer J, Hammers T, Lie E, Mdegela RH, Moberg H, Nonga HE, Sandvik M, Skaare JU, Lyche JL. 2016. Dioxins, PCBs, chlorinated pesticides and brominated flame retardants in free-range chicken eggs from peri-urban areas in Arusha, Tanzania: Levels and implications for human health. Sci Total Environ 551–552: 656-667.
Risnajati D. 2011. Pengaruh Pengaturan Waktu Pemberian Air Minum yang Berbeda Temperatur terhadap Performan Ayam Petelur Periode Grower. Sains Peternakan 9(2): 77-81.
Shi P, Jia S, Zhang XX, Zhang T, Cheng S, Li A. 2013. Metagenomic insights into chlorination effects on microbial antibiotic resistance in drinking water. Water Res 47(1): 111-120.
Suardana IW, Iwan HU, Ayu SP, Djoko MR. 2014. Uji Kepekaan Antibiotika Isolat Escherichia coli O157:H7 asal Feses Ayam. Buletin Veteriner Udayana 6(1): 19-27
Suarjana, IGK. 2009. Kualitas Air Minum Ternak Ayam Petelur Di Desa Piling Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Di Tinjau Dari Jumlah Bakteri Coliform. Buletin Veteriner Udayana 1(2): 55-60.
Widianto AF, Yuniarno S, Kuswanto. 2015. Polusi Air Tanah Akibat Limbah Industri Dan Limbah Rumah Tangga. J Kesehatan Masyarakat 10(2): 246-254.


