Suplementasi Mineral Pada Pakan Sapi Bali Terhadap Diferensial Leukosit Di Empat Tipe Lahan

  • I Putu Cahyadi Putra
  • Ni Ketut Suwiti
  • Ida Bagus Komang Ardana

Abstrak

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mineral pada pakan sapi bali yang dipelihara di empat tipe lahan (sawah, tegal, kebun dan hutan) terhadap diferensial leukosit.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola tersarang pada 48 ekor sapi bali jantan.  Sapi dikelompokkan dalam empat perlakuan pemberian mineral yaitu  kontrol, 2,5 gram, lima gram dan 7,5 gram pada masing-masing tipe lahan.  Selanjutnya dilakukan pengambilan darah di vena auricularis superficialis pada bulan ke tiga setelah perlakuan.  Pembuatan apusan darah menggunakan metode slide dan diwarnai dengan Giemsa. Apusan darah diperiksa terhadap diferensial leukosit menggunakan metode battlement dengan pembesaran 1000×, kemudian data dianalisis sidik ragam dan uji Cochran. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian mineral tidak mengubah diferensial leukosit. Sementara itu, persentase limfosit di tipe lahan kebun lebih rendah daripada di tipe lahan sawah, tegal dan hutan, namun tidak ada perbedaan persentase neutrofil, eosinofil, basofil dan monosit di ke empat tipe lahan, sehingga disimpulkan pemberian mineral sampai pada konsentrasi 7,5 gram tidak mengubah diferensial leukosit sapi bali.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

I Putu Cahyadi Putra

Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Denpasar

Ni Ketut Suwiti

Laboratorium Histologi Veteriner Universitas Udayana

Ida Bagus Komang Ardana

Laboratorium Patologi Klinik Veteriner Universitas Udayana

Referensi

Ahola JK, Engle TE and Whittier JC. 2010. Trace minerals and the immune system in cattle. Western Beef Resource Committe, 315: 1-5.
Arifin Z, Darmono S, Rachmawati and Safuan A. 1999. Konsentrasi mineral makro (ca, mg dan p) dalam serum sapi selama masa kebuntingan. Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner: 315-317.
Arifin Z. 2008. Beberapa unsur mineral esensial mikro dalam sistem biologi dan metode analisisnya. J Litbang Pertanian, 27(3): 99-105.
Arthington JD. 2006. Trace mineral nutrition and immune competence in cattle. Florida Ruminant Nutrition Symposium, Best Western Gateway Grand, Gainesville FL. February 1-2, 2006.
Bush B. 1991. Interpretation of laboratory results for small animal clinicians. Blackwell Science. USA
Brian K, McFarlin and Joel BM. 2003. Exercise in hot and cold environments: differential effects on leukocyte number and nk cell activity. Aviation, Space, and Environmental Medicine 74(12): 1231-1236.
Darmono. 2007. Penyakit defisiensi mineral pada ternak ruminansia dan upaya pencegahannya. J Litbang Pertanian, 26(3): 104-108.
Devi G, Sharman MC, Dimri U, Shekhar P and Deepa PM. 2014. Micromineral status of soil, fodders and cattle from idukki and ernakulam districts of kerala state, India and their interrelation. Int J of Advanced Research, 2(7): 11-15.
Dharmawan NS. 2002. Pengantar patologi klinik veteriner, hematologi klinik. Pelawa Sari, Denpasar.
Galipalli S, Gadiyaram KM, Kouakou B, Terrill TH and Kannan G. 2004. Physiological responses to preslaughter transportation stress in tasco-supplemented boer goats. South African J of Anim Sci, 34: 198-200.
Gentile D. 2008. Effect of trace mineral amount and source on aspects of immune function in dairy cows. Honors. (Thesis). Presented to the College of Agriculture and Life Sciences Animal Science Department of Cornell University.
Harvey JW. 2012. veterinary hematology a diagnostic guide and color atlas. Elseiver. Sauders. Florida
Houwen B. 2000. Blood film preparation and staining procedures. Lab Hematol, 6: 1-7.
Houwen B. 2001. The differential cell count. Lab Hematol, 7: 89-100.
Kannan G, Terrill TH, Kouakou B, Gazal OS, Gelaye S, Amoah EA and Samake S. 2000. Transportation of goat: effects on physiological stress responses and live weight loss. J of Animal Sci, 78: 1450-1457.
Klaus HI, Rink L. 2003. Zinc-altered immune function. J Nutr, 133: 1452-1456.
Lawhead JB and Meecee B. 2003. Introduction to veterinary science. Delmar Learning: New York.
Marcolina KN. 2009. Profil sel darah putih sapi bali. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Denpasar.
Meo MSNS. 2009. Identifikasi sel darah putih agranulosit limfosit dan monosit pada sapi bali. (Skripsi). Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Denpasar
Politis I, Iosif B, Anastosios T and Antonella B. 2004. Effect of vitamin e supplementation on neutrophil function, milk composition and plasmin activity in dairy cows in a commercial herd. J of Dairy Research, 71:273-278.
Randhawa CS, Randhawa SS and Sood NK. 2002. Effect of molybdenum induced copper deficiency on peripheral blood cells and bone marrow in buffalo calves. Asian-Aust JAnim Sci, 15(4): 509-515.
Sampurna IP dan Nindhia TS. 2008. Analisis data dengan SPSS: dalam rancangan percobaan. Udayana University Press. Denpasar.
Schuschke DA, Percival SS, Lominadze D, Saari JT and Lentsch AB. 2002. Tissue-specific icam-1expression and neutrophil transmigration in the copper-deficient rat. Inflammation, 26(6): 297-303.
Shankar AH and Prasad AS. 1998. Zinc and immune function: the biological basis of altered resistance to infection. Am. J Clin Nutr, 68: 447S-463S
Shimon I, Taylo JE and Dong JZ. 1997. Somatostatin receptor subtype specificity in human fetal pituitary cultures. Differential role of sstr2 and sstr5 for growth hormone, thyroid-stimulating hormone, and prolactin regulation. J Clin Invest, 99: 789-798
Soetan KO, Olaiya CO, Oyewole OE. 2010. The importance of mineral elements for humans, domestic animals and plans: a review. African J of Food Sci, 4(5): 200 -222.
Stockham SL and Scott MA. 2008. Fundamentals of veterinary clinical pathology. Blackwell Publishing. USA.
Suwiti NK, Putra S, Puja N dan Watiniasih NL. 2012. Peningkatan produksi sapi bali unggul melalui pengembangan model peternakan terintegrasi. Laporan Penelitian Prioritas Nasional MP3EI Pusat Kajian Sapi Bali Univ. Udayana.
Utama IH, Kendran AAS, Widyastuti SK, Virgania P, Sene SM, Kusuma WD dan Arisandi BY. 2013. hitung diferensial dan kelainan-kelainan sel darah sapi bali. J Veteriner, 14(4): 462-466.
Widhyari SD. 2012. Peran dan dampak defisiensi zinc (zn) terhadap sistem tanggap kebal. Wartazoa, 22(3): 141-148.
Weiss DJ, Wardrop KJ. 2010. Schalm’s veterinary hematology. 6th Ed. Singapore. Blackwell Publishing Ltd.
Diterbitkan
2016-02-02
##submission.howToCite##
PUTRA, I Putu Cahyadi; SUWITI, Ni Ketut; ARDANA, Ida Bagus Komang. Suplementasi Mineral Pada Pakan Sapi Bali Terhadap Diferensial Leukosit Di Empat Tipe Lahan. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], feb. 2016. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/19666>. Tanggal Akses: 06 july 2026
Bagian
Articles

Kata Kunci

bali cattle; mineral; leucocytes differential; types of land

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 3 > >>