Efektifitas Ekstrak Daun Averrhoa Bilimbi L. Terhadap Total Leukosit, Limfosit, dan Monosit Ayam Kampung
Abstrak
Daun belimbing wuluh memiliki kandungan senyawa aktif tanin. Ekstrak tanin pada daun belimbing wuluh memiliki efektivitas sebagai antibakteri kemungkinan juga mempunyai aktivitas antelmintik. Pemanfaatan daun belimbing wuluh sebagai obot tradisional bermanfaat untuk mengurangi penggunaan antibiotika sintetik yang berdampak negatif terhadap ayam kampung, yaitu menimbulkan resistensi dan residunya bagi konsumen. Gambaran darah merupakan salah satu cara untuk mengukur kesehatan hewan karena darah memainkan peran penting dalam mengatur fisiologis tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total leukosit, limfosit, dan monosit pada Gallus domesticus dengan perlakuan ekstrak daun Averrhoa bilimbi. Penelitian dilaksanakan pada April-November 2023. Sebanyak 200 gram bubuk daun Averrhoa bilimbi dilarutkan dengan aqua Proinjection 1.400 mL. Kemudian dilanjutkan dengan evaporasi sampai menghasilkan ekstrak pekat dan perlakuan menggunakan konsentrasi; P1: 25%, P2: 30%, dan P3: 35% dari ekstrak tersebut. Penelitian dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan diberikan dengan cara dicekok setiap hari dengan durasi 21 hari. Pemeriksaan sampel darah dilakukan di Laboratorium Kesehatan Hewan, Jurusan Peternakan, Politani Negeri Kupang menggunakan Hematology Analyzer VH-22 Labomec Inc. Data dianalisa dengan Analisis of Varians (ANOVA), bila terdapat beda nyata maka dilanjutkan dengan Uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh 25%, 30%, dan 35% meningkatkan nilai total leukosit dan monosit, sedangkan nilai limfosit berada dibawah nilai normal. Konsentrasi yang terbaik dan yang paling efektif adalah 25 %. Pada penelitian selanjutnya diharapkan ayam dengan umur dan berat badan yang seragam sehingga secara farmakokinetik sangat berpengaruh terhadap hasil hematologinya.


