Efek pemberian ekstrak kedelai hitam (Glycine soja) terhadap histologi femur pada mencit (Mus musculus) ovariektomi
Abstrak
Tulang merupakan struktur yang dinamik dan mengalami remodeling atau proses regenerasi secara terus-menerus. Remodeling tulang meliputi proses formasi oleh osteoblas dan resorpsi oleh osteoklas.Keseimbangan antara formasi dan resorpsi dipengaruhi oleh hormon estrogen. Defisiensi estrogen dapat menyebabkan meningkatnya resorpsi tulang.Ovariektomi merupakan model untuk defesiensi estrogen dengan melakukan pengangkatan ovarium. Salah satu cara untuk mengatasi defesiensi estrogen dapat dilakukan dengan pemberian fitoestrogen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian ekstrak kedelai hitam (Glycine soja) terhadap histologi femur mencit (Mus musculus) ovariektomi. Pada penelitian ini digunakan dosis ekstrak kedelai hitam 0,42 g/ml/hari dan 0,63 g/ml/hari, yang diberikan secara oral selama 30 hari. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Lengkap, 4 perlakuan dan 6 ulangan.Pengamatan dilakukan terhadap jumlah sel osteoblas dan jumlah sel osteoklas pada preparat histologi femur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kedelai hitam dengan dosis 0.42 g/ml/hari selama 30 hari,secara nyata dapat meningkatkan jumlah osteoblas dan menurunkan jumlah osteoklas pada femur mencit ovariektomi.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Bell NH. 2003. RANK Ligand and The Regulation of Skeletal Remodeling. J Clin Invest. 111(8): 1120-1122.
Bilbao NJL, Sanchez CA, Gil-Antunano SP. 2011. Bone Metabolism Regulation Through RANK-RANKL-OPG System. Rev Osteoporos Metab Miner 3(2): 105-112
Brune B, Knethen AV, Sandau KB. 1999. Nitric oxide (NO): an effector of apoptosis. Cell Death and Differentation 6: 969-975.
Chen MN, Lin C-C, Liu C. 2015. Efficacy of phytoestrogens for menopausal symptoms: a meta-analysis and systemic review. Climateric 18(2):1-20.
Darmadi D, Nurdiana, Norahmawati E. 2011. Efek Ekstrak Kacang Tunggak Terhadap Osteoblas dan Osteoklas pada Tikus dengan Ovariektomi. Jurnal Kedokteran Brawijaya 26(3): 15:1-155.
Khosla S, Oursler MJ, Monroe DG. 2012. Estrogen and the skeleton. Trends in Endocrinology and Metabolism 23(11): 576-581.
Kini U, Nandeesh BN. 2012. Physiology of Bone Formation, Remodeling, and Metabolism. Springer-Verley: Berlin.
Kuiper GGJM, Lemmen JG, Carlsson BO, Corton JC, Safe SH, Saag PTDV, Burg BVD, Gustafsson J. 1998. Interaction of Estrogenic eceptor B. Endocrinology 139(10): 4252-4263
Mann GE, Rowlands DJ, Li FYL, Winter P, Siow RCM. 2007. Activation of endothelial nitric oxide synthase by dietary isoflavones: Role of NO in Nrf2-mediated antioxidant gene expression. Cardiovascular Research 75: 261–274.
Masyitha D. 2006. Struktur Mikroskopik tulang Mandibula Pada Tikus Ovariektomi dan Pemberian Pekan Rasio Fosfat/kalsium Tinggi. Media Kedokteran Hewan 22(2): 112-117.
Mescher AL. 2012. Histologi Dasar Junqueira Teks &Atlas. EGC: Jakarta.
Nebel D, Bratthall G, Warfvinge G, Nilsson BO. 2009. Effect of Ovariectomy and Aging on Tooth Attachment in Female Mice Assessed by Morphometric Anaysis. Acta Odontologica Scandinavica. 67: 8-12.
Nurrahman. 2015. Evaluasi komposisi zat gizi dan senyawa antioksidan kedelai hitam dan kedelai kuning. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan 4(3): 89-93.
Sabri M. 2011. Aktivitas Ekstrak Etanol Batang Sipatah-patah (Cissus quadrangula Salibs) sebagai Antiosteoporosis pada Tikus (Rattus norvegicus). Disertasi. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.
Seibel M. 2005. Biochemical Markers of Bone turnover part 1: Biochemistry and variability. Clin Biochem Rev. 26: 97-122.
Steel R, Torrie J. 1993. Principles and Procedures of Statistics. Gramedia Pustaka: Jakarta.
Suarsana IN, Silitonga SL, Dharmawan INS, Kardenadan IM, Priosuryanto BP. 2014. Pemberian Tepung Tempe Meningkatkan Kualitas Tulang Pada Tikus Ovariektomi.Jurnal Veteriner 15(4): 548-556.
Sumaryati. 2012. Dekalsifikasi Metode Von Ebner’s.Prosedur Kerja Baku/Standart Operating Procedure (SOP). No: P-014. Yogyakarta: Laboratorium Histologi dan Biologi Sel Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada.
Suntoro SH. 1983. Metode Pewarnaan. Bantara Karya Aksara: Jakarta.
Tortora G, Derrickson B .2014. Principles of Anatomy and Physiology. John Wiley & Sons, Inc.: Hoboken.
Ulfa YM. 2017. Efek Ekstrak Tepung Kedelai Hitam (Glycine soja) terhadap Struktur Histologi Uterus Mencit (Mus musculus) Strain Swiss Webster Ovariektomi Unilateral. Skripsi. Universitas Jember.
Wang X, Chen S, Ma G, Ye M, Lu G. 2005. Genestein protects dopaminegic neuron by inhibiting microgial avtivation. Neuroreport 16(3): 267-270
Wiyasa IWA, Norahmawati E, Soehartono. 2008. Pengaruh isoflavone genistein dan daidzein ekstrak tokbi (Peuraria lobata) strain Kangean terhadap jumlah osteoblas dan osteoklas (Rattus novergicus) Wistar hipoestrogenik. Indonesian Journal of Obstetrics and gynecology 32(3): 148-152.
Yamaguchi M. 2002. Isoflavone and Bone metabolism:its cellular mechanism and preventive role in bone loss. Journal of Health science 48(3): 209-222.
