UTILIZATION OF SDT-RT-PCR FOR PLANT VIRUS DETECTION

  • I Gede Rai Maya Temaja Faculty of Agriculture, Udayana University
  • Ni Made Puspawati Faculty of Agriculture, Udayana University
  • Ni Nyoman Ari Mayadewi Faculty of Agriculture, Udayana University

Abstract

Metode simple-direct-tube (SDT) dikembangkan untuk preparasi     RNA virus atau viroid, yang selanjutnya dipakai untuk sintesis cDNA. SDT tidak memerlukan penyaringan atau sentrifugasi seperi pada ekstraksi RNA total menggunakan KIT. Metode ini juga tidak menggunakan antiserum dalam preparasi RNA virus. Di samping itu metode SDT dapat dikerjakan di laboratorium dengan temperatur ruang dan selesai dikerjakan lebih kurang dalam 25 menit. Penerapan metode ini dilanjutkan dengan reverse transcription-polymerase chain reaction (RT-PCR), dapat mendeteksi keberadaan tomato chlorosis virus (ToCV), tomato infectious chlorosis virus (TICV), chrysanthemum virus B (CVB), Potyvirus and chrysanthemum stunt viroid (CSVd). Hal ini menunjukkan bahwa metode SDT dapat dipakai untuk mendeteksi virus atau viroid.

Downloads

Download data is not yet available.
How to Cite
TEMAJA, I Gede Rai Maya; PUSPAWATI, Ni Made; MAYADEWI, Ni Nyoman Ari. UTILIZATION OF SDT-RT-PCR FOR PLANT VIRUS DETECTION. Journal of Agricultural Science and Biotechnology, [S.l.], oct. 2012. ISSN 2302-0113. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/JASB/article/view/2160>. Date accessed: 26 jan. 2021.
Section
Articles

Keywords

Tomato chlorosis virus (ToCV); Tomato infectious chlorosis virus (TICV); Chrysanthemum virus B (CVB); Potyvirus; Chrysanthemum stunt viroid (CSVd); metode simple direct tube; deteksi virus; RT-PCR