Prevalensi dan Intensitas Ektoparasit Ikan Bawal Air Tawar (Colossoma macropomum) pada Usaha Perikanan Rakyat (UPR) di Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi

The Prevalence and Intensity of Ectoparasites of Freshwater Pomfret (Colossoma macropomum) in the People's Fisheries Business (UPR) in Along Village, District of Glenmore, Banyuwangi

  • Indah Eka Yulianti
  • I Wayan Restu Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
  • Alfi Hermawati Waskita Sari Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana

Abstract

Freshwater Bawal fish (Colossoma macropomum) is one of the important fish species in freshwater cultivation activities. One of the qualities of good fish must be avoided from disease. Ectoparasites are parasites that attack the outside of the fish's body. This study aimed to determine the type, prevalence and intensity of freshwater Bawal fish ectoparasites (Colossoma macropomum) at UPR in Sepanjang village, Glenmore, Banyuwangi. Sampling of freshwater Bawal fish was taken using a purposive sampling method. The sample used was small fish (7.3-9 cm with a weight of 9.62 grams) and large fish (22.5-30.3 cm with a weight of 305.03 grams). 30 fish each. The data obtained were analyzed descriptively. The type of ectoparasites that infect small-sized freshwater Bawal fish include Trichodina sp. with a prevalence of 60% and intensity of 25 ind/fish, Ichthyophthirius multifiliis with a prevalence of 70% and intensity of 96 ind/fish, Dactylogyrus sp. with a prevalence of 100% and intensity of 23 ind/fish, and Gyrodactylus sp. with a prevalence of 23% and intensity of 2 ind/fish, whereas in large freshwater Bawal fish found ectoparasites such as Trichodina sp. with a prevalence of 10% and intensity of 2 ind/fish, Ichthyophthirius multifiliis with a prevalence of 90% and intensity of 66 ind/fish, Dactylogyrus sp. with a prevalence of 100% and intensity of 345 ind/fish, Gyrodactylus sp. with a prevalence of 23% and intensity of 11 ind/fish and the prevalence of Copepod 13% with an intensity of 1 ind/fish.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, B., Abdulgani, N., dan Mahasri, G. (2014). Efektifitas perendaman benih ikan mas (Cyprinus carpio L.) dalam larutan perasan daun api-api (Avicennia marina) terhadap penurunan jumlah Trichodina sp. Jurnal Sains dan Seni ITS, 3(2): E58-E62.
Alifuddin, M., Priyono, A., dan Nurfatimah, A. (2003). Parasit Pada Ikan Hias Air Tawar (Ikan Cupang, Gapi dan Rainbow). Jurnal Akuakultur Indonesia, 2(2): 93-100.
APEC Secretarial, Michigan State University, dan The World Bank Group. (2013). Penerapan Keamanan Pangan pada Perikanan Budidaya. Training Modules on Food Safety Practices for Aquaculture.
Arie U. (2000). Budidaya Bawal Air Tawar untuk Konsumsi dan Ikan Hias. Penebar Swadaya Jakarta.
Bunkley-Williams, L., and E.H. Williams, Jr. (1994). Parasites of Puerto Rican Freshwater Sport Fishes. Puerto Rico Departement of Marine Sciences. University of Puerto Rico. hal. 168
Cahyono, P. M., Mulia, D. S., dan Rochmawati, E. (2006). Identifikasi ektoparasit protozoa pada benih ikan Tawes (Puntius javanicus) di balai Benih ikan Sidabowa kabupaten Banyumas dan balai benih ikan Kutasari kabupaten Purbalingga. Jurnal Protein, 13(2): 181-187
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuwangi. (2010). Laporan Tahunan Departemen Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi : DKP Banyuwangi.
Dinas Perikanan dan Kelautan Banyuwangi. (2008). Laporan Tahunan Tahun 2007. Banyuwangi : Dinas Perikanan dan Kelautan Banyuwangi. 70 halaman
Fatchurochman, V., Rachmawati, D., dan Hutabarat, J. (2017). Pengaruh Kombinasi Pemberian Enzim Papain Pada Pakan Buatan dan Probiotik Pada Media Pemeliharaan Terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Bawal Air Tawar (Colossoma macropomum). Journal of Aquaculture Management and Technology, 6(3): 30-39.
Ghufran, H. M dan K. Kordi. (2010). Panduan Lengkap Memelihara Ikan Air Tawar di Kolam Terpal. Yogyakarta: Lily Publisher.
Handayani, E.,Desrina, D. Rukmono, Azizah. (2004). Keragaman Ektoparasit Pada Ikan Hias Air Laut Yang Dilalulintaskan Melalui Stasiun Karantina Ikan Ngurah Rai Bali. Makalah Prosiding Seminar Penyakit Than Chin Udang IV.
Hardi, E. H. (2015). Parasit Biota Akuatik. Mulawarman University Press. Samarinda.
Hoffman, G.L. (1967). Parasites of North American Freshwater Fishes. University of California Press. Berkeley, Los Angeles, London.
Irianto, A. (2005). Patology Ikan Teleostei. Universitas Terbuka Press. Jakarta
Irvansyah, M. Y., A. Nurlita dan M. Gunanti. (2012). Identifikasi dan Intensitas Ektoparasit pada Kepiting Bakau (Scylla serrata) Stadia Kepiting Muda di Pertambakan Kepiting, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Sains dan Seni ITS, 1(1):1-5.
Kabata, Z. (1985). Parasites and Diseases of Fish Cultured in the Tropics. Taylor and Francis, London and Philadelphia
Pratiwi, Ami Ratna. (2017). Identifikasi Ektoparasit Protozoa Pada Benih Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Di Kolam Milik Petani Ikan Desa Patimuan Kecamatan Patimuan Kabupaten Cilacap. Bachelor Thesis. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Reed, P., Floyd, R. F. Klinger, R. E. dan Petty, D. (2012). Monogenean Parasites of Fish. University of Florida. Florida.
Rustikawati, I, Rostika, R, Iriana, D, Herlina, E. (2004). Intensitas dan Prevalensi Ektoparasit pada Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) yang Berasal dari Kolam Tradisional dan Logyam di Desa Sukamulya Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Akuakultur Indonesia, 3(3): 33 – 39.
Sarjito., S. B. Prayitno, A. H. C. Haditomo. (2013). Buku Pengantar Parasit dan Penyakit Ikan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Diponegoro. Semarang.
Schmidt, G.D. (2008). Essentials of Parasitology. Fifteenth Edition. Universal Book Stall: New Delhi.
Sugianti, B., L. Lafi, dan N. Japet. (2014). Persyaratan Ekspor Hewan Akuatik ke Negara Tujuan. Pusat Karantina Ikan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan. Jakarta Pusat.
Syawal, H., Kusumorini, N., Manalu, W., dan Affandi, R. (2016). Pemberian Vaksin Ichthyophthirius multifiliis Untuk Mencegah Ichthyophthiriasis Pada Ikan Mas (Application Of Ichthyophthirius multifiliis Vaccine For Prevention Of Ichthyophthiriasis In Common Carp). Jurnal Veteriner, 17(1): 96-101.
Taufik, P. Effendi, J., dan A. Rukhyani. (2003). Bakteri dan Parasit yang ditemukan pada ikan budidaya di Propinsi Lampung. Sains Akuatik, 6(1):41-45.
Tri, W. B. (2014). Keberadaan Ektoparasit Pada Gurame Osphronemus goramy yang Dibudidayakan Secara Tradisional Serta Analisis Korelasi Aspek Biologi Inang-Parasit. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Widyastuti, E. (2002). Beberapa Catatan Mengenai Parasit Krustasea. Jurnal Oseana, 27(2): 29-35.
Williams, E. H. Jr. and L.B. Williams. (1996). Parasites of offshore big game fishes of Puerto Rico and the western Atlantic. Departement of Natural and Environmental Resources dan University of Puerto Rico. Puerto Rico
Yuli, S., dan Harris, H. (2017). Tingkat Serangan Ektoparasit pada Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) yang Dibudidayakan dalam Keramba Jaring Apung di Sungai Musi Palembang. Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan, 12(2): 50-57
Yulianti, D. (2007). Pengaruh padat penebaran benih ikan bawal (Colossoma macropomum) yang dipelihara dalam system resirkulasi terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor, Bogor, 56.
Yuliartati, E. (2011). Tingkat Serangan Ektoparasit pada Ikan Patin (Pangasius djambal) pada beberapa Pembudidaya Ikan di Kota Makassar. [Skripsi]. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Makassar.
Zafran. (2009). Penyakit parasitik pada ikan budidaya di daerah Bali. Makalah di sampaikan pada Seminar Nasional Kelautan V. Universitas Hang Tuah Surabaya.
Published
2019-02-22
How to Cite
YULIANTI, Indah Eka; RESTU, I Wayan; SARI, Alfi Hermawati Waskita. Prevalensi dan Intensitas Ektoparasit Ikan Bawal Air Tawar (Colossoma macropomum) pada Usaha Perikanan Rakyat (UPR) di Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Current Trends in Aquatic Science, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 87-94, feb. 2019. ISSN 2621-7473. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/CTAS/article/view/49580>. Date accessed: 20 jan. 2021.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>