Uji Aktivitas Antibakteri Ekoenzim Terhadap Bakteri Escherichia coli yang Diisolasi Dari Kulit Anjing

  • Alya Nita Shena Gayanti Mahasiswa Sarjana Pendidikan Dokteran Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia, 80234
  • I Nyoman Suartha Laboratorium Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia, 80234
  • Putu Henrywaesa Sudipa Laboratorium Bakteriologi dan Mikologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia, 80234
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i04.p19

Abstrak

Cairan ekoenzim memiliki manfaat sebagai desinfektan alami. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas antibakteri cairan ekoenzim yang berbahan dasar dari kulit pepaya (Carica papaya L.), kulit sirsak (Annona muricata L.), daun mimba (Azadirachta indica) dan sereh wangi (Cymbopogon winterianus) terhadap bakteri Escherichia coli yang diisolasi dari kulit anjing secara in vitro. Dalam penelitian ini digunakan 4 konsentrasi ekoenzim yaitu 25%, 50%, 75%, 100%, serta 1 kontrol positif (antibiotik Kanamisin) dan 1 kontrol negatif. Penelitian ini merupakan eksperimental, data hasil penelitian dianalisis varian dan dilanjutkan dengan uji Games-Howell. Hasil penelitian menunjukkan zona hambat pada ekoenzim dengan konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% berturut-turut adalah 0 ± 0, 0 ± 0, 8,42 ± 0,46, dan 8,56 ± 0,96, kontrol positif sebesar 20,95 ± 1,43 dan kontrol negatif 0 ± 0. Cairan ekoenzim yang paling efektif menghambat pertumbuhan Escherichia coli secara in vitro adalah konsentrasi 100%. Perlu dilakukan penelitian lanjutan yaitu pengujian cairan ekoenzim terhadap bakteri E. coli secara in vitro.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Arivo D, Annissatussholeha N. 2017. Pengaruh tekanan osmotik pH, dan suhu terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. J. Med. Health Sci. 4(3): 153-160.
Hemalatha M, Visantini P. 2020. Potential use of eco-enzyme for the treatment of metal based effluent. IOP Conf. Series: Mat. Sci. Eng. 716: 1-6.
Jong AD, Youala M, Garch FE, Simjee S, Rose M, Morrissey I, Moyaert H. 2020. Antimicrobial susceptibility monitoring of canine and feline skin and ear pathogens isolated from European veterinary clinics: results of the Com Path Surveillance programme. Wiley. Vet. Dermatol. 31(6): 431-e114.
Kerkar SS, Salvi SS. 2020. Application of eco-enzyme for domestic waste water treatment. Int. J. Res. Eng. Appl. Manag. 5(11): 114-116.
Kartikasari AM, Hamid IS, Purnama MTE, Damayanti R, Fikri F, Praja RN. 2019. Isolasi dan identifikasi bakteri Escherichia coli kontaminan pada daging ayam broiler di rumah potong ayam Kabupaten Lamongan. J. Med. Vet. 2(1): 66-71.
Laily AN, Holil K, Griana TP, Susanti N. 2014. Petunjuk praktikum teknik instrumentasi. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Malang.
Larasati D, Astuti AP, Maharani ET. 2020. Uji organoleptik produk eco-enzyme dari limbah kulit buah (studi kasus di Kota Semarang). Proc. Seminar Nasioal Edusaintek FMIPA UNISMUS.
Pratanto A, Suarjana IGK, Gelgel KTP. Isolasi dan identifikasi escherichia coli babi penderita porcine respiratory disease complex serta uji sensitivitas terhadap antibiotik. Indon. Med. Vet. 11(1): 105-116.
Rahayu MR, Muliarta IN, Situmeang YP. 2021. Acceleration of production natural disinfectants from the combination of eco-enzyme domestic organic waste and frangipani flowers (Plumeria alba). Sustain. Environ. Agric. Sci. 5(1): 15-21.
Rochyani N, Utplasari RL, Dahliana I. 2020. Analisis hasil konversi eco enzyme menggunakan nenas (Ananas comosus) dan pepaya (Carica papaya L.). J. Redoks. 5(2): 135-140.
Rusdianasari, Syakdani A, Zaman M, Sari FF, Nasyta NP, Amalia R. 2021. Production of disinfectant by utilizing eco-enzyme from fruit peels waste. Int. J. Res. Vocational Stud. 1(3): 01-07.
Surjowardojo P, Susilorini TE, Benarivo V. 2016. Daya hambat dekok kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan penyebab mastitis pada sapi perah. J. Ternak Trop. 17(1): 11-21.
Sykes JE, Nagle TM, White SD. 2014. Pyoderma, otitits externa, and otitis media. Canine Feline Infect. Dis. 2014: 800-813.
Viza RY. 2022. Uji organoleptik eco-enzyme dari limbah kulit buah. Bioedusains: J. Pendidikan Biol. Sains. 5(1): 24-30.
Wahyuli P. 2022. Uji aktivitas anti bakteri dari fraksi daun areuy kikunti (Pothos Junghuhnii De Vreise) terhadap bakteri Staphylococcus Aureus dan Escherichia coli. J. Health Sains. 3(1).
Widyastuti SK, Dewi NMS, Utama IH. 2012. Kelainan kulit anjing jalanan pada beberapa lokasi di Bali. Bul. Vet. Udayana. 4(2): 81-86.
Zeniusa P, Ramadhian MR, Nasution SH, Karima N. 2019. Uji daya hambat ekstrak etanol teh hijau terhadap Escherichia coli secara in vitro. J. Majority. 8(2): 136-140.
Diterbitkan
2023-03-30
##submission.howToCite##
GAYANTI, Alya Nita Shena; SUARTHA, I Nyoman; SUDIPA, Putu Henrywaesa. Uji Aktivitas Antibakteri Ekoenzim Terhadap Bakteri Escherichia coli yang Diisolasi Dari Kulit Anjing. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 667-673, mar. 2023. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/93475>. Tanggal Akses: 20 feb. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i04.p19.
Bagian
Articles