Morfometri Cacing Fasciola gigantica yang Menginfeksi Sapi Bali di Bali

  • Gilang Andri Pratama Sarjana Pendidikan Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar-Bali, Indonesia, 80234
  • Nyoman Adi Suratma Laboratorium Parasitologi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar-Bali, Indonesia, 80234
  • Ida Ayu Pasti Apsari Laboratorium Parasitologi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar-Bali, Indonesia, 80234
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i03.p16

Abstrak

Gangguan penyakit pada ternak merupakan salah satu hambatan yang di hadapi dalam pengembangan peternakan. Di antara penyakit ini salah satunya adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit yang disebabkan oleh cacing hati Fasciola spp. yang dikenal dengan nama Distomatosis, atau Fasciolosis. Diketahui telah ditemukanya F. intermedia yang dikarakterisasi berdasarkan morfologinya. Cacing F. intermedia ini telah ditemukan di Pakistan dan Iran, berdasarkan hasil analisis F. gigantica dan F. intermedia dari Pakistan memiliki kedekatan dengan spesies yang ada di Iran. Studi tentang morfometri ini penting untuk dilakukan khususnya di Rumah Potong Hewan (RPH) Pesanggaran untuk melihat kemungkinan adanya F. intermedia di Indonesia khususnya di Bali. Penelitian ini menggunakan sampel cacing F. gigantica yang terdiri dari 30 sampel cacing dari 10 kantung empedu sapi bali yang didapatkan dari Rumah Potong Hewan (RPH) Pesanggaran. kemudian dilakukan pengamatan secara makroskopis dan mikroskopis. Pengamatan secara makroskopis dilakukan dengan melakukan pengukuran Panjang dan lebar tubuh cacing sedangkan pengamatan mikroskopis dilakukan dengan pengamatan dibawah mikroskop setelah dilakukan pewarnaan dengan metode Semichoen Acetic Carmine. Dari hasil pengukuran morfometri cacing F. gigantica didapatkan ukuran terrendah dan tertinggi dari cacing tersebut yaitu panjang badan (PB) sebesar 20,9 mm dengan ukuran tertinggi sebesar 35 mm dengan rata-rata panjang badannya yang didapat yaitu 29,47667 mm. Sedangkan ukuran terrendah lebar badan (LB) dari cacing tersebut adalah 5,3 mm dan ukuran tertinggi sebesar 8,4 mm dengan rata-rata lebar badan yaitu 7,166667 mm. Berdasarkan ukuran yang didapatkan F. gigantica yang diteliti dapat digolongkan ke dalam spesies perantara (intermedia). Penulis menyarankan bahwa perlu dilakukan sanitasi dalam sistem pemeliharaan sapi di Bali dan adanya pemberian obat cacing pada sapi.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

##submission.authorWithAffiliation##
 
##submission.authorWithAffiliation##
 

Referensi

Ashrafi K, Valero MA, Panova M, Periago, MV Massoud. 2006. "Phenotypic analysis of adults of Fasciola hepatica, Fasciola gigantica and intermediate forms from the endemic region of Gilan, Iran". Parasitol. Int. 55(4): 249-260.
Mahato SN, Harrison LJS 2005. Control of fasciolosis in stall-fed buffaloes by managing the feeding of rice straw. Trop. Anim. Health Prod. 37(4): 285-291.
Mehmood K, Zhang H, Sabir AJ, Abbas RZ, Ijaz M, Durrani AZ, Li J. 2017. A review on epidemiology, global prevalence and economical losses of fasciolosis in ruminants. Microb. Pathog. 109: 253-262.
Muchlis A. 1985. Identitas Cacing Hati dan Daur Hidup. Yrama Widya. Bandung.
Mufti S, Ahmad MM, Ahmad Y. Zafar, Qayyum M. 2011. Phenotypic analysis of adult Fasciola spp. from Potohar Region of Northern Punjab, Pakistan. Pak. J. Zool. 43(6): 1069-1077.
Oktaviana PA, Suratma NA, Wandia IN. (2019). Morphometry of Liver Fluke (Fasciola Gigantica) Infecting Balinese Cattle. J. Vet. Anim. Sci. 2(1): 10-17.
Petros A, Kebede A, Wolde A. 2013. Prevalence and economic significance of bovine fasciolosis in Nekemte Municipal abattoir. J. Vet. Med. Anim. Health. 5(8): 202-205.
Sahba GH, Arfaa, Farahmandian I, Jalali H. 1972. Fascioliasis hewan di Khuzestan, barat daya Iran. J. Parasitol. 58: 712-716.
Shafiei R, Sarkari B, Sadjjadi SM, Mowlavi GR, Mosfhe A. 2014. Molecular and morphological characterization of Fasciola spp. isolated from different host species in a newly emerging focus of human fascioliasis in Iran. Vet. Med. Int. 2014: 405740.
Diterbitkan
2023-02-05
##submission.howToCite##
PRATAMA, Gilang Andri; SURATMA, Nyoman Adi; APSARI, Ida Ayu Pasti. Morfometri Cacing Fasciola gigantica yang Menginfeksi Sapi Bali di Bali. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 467-470, feb. 2023. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/89496>. Tanggal Akses: 22 may 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i03.p16.
Bagian
Articles