Histopatologi Hati Tikus Wistar Periodontitis Apikalis Kronis Pasca Pemberian Medikamen Intrakanal

  • Theresia Ene Mahasiswa Sarjana Pendidikan Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia
  • I Made Merdana Departemen Klinik Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. Raya Sesetan Gg. Markisa No. 6, Denpasar Selatan, Bali, Indonesia;
  • Ida Bagus Oka Winaya Departemen Patobiologi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Kadek Eka Widiadnyani Departemen Konservasi, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Luh Made Sudimartini Departemen Klinik Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. Raya Sesetan Gg. Markisa No. 6, Denpasar Selatan, Bali, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i02.p15

Abstrak

Penyakit periodontal merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang mempunyai prevalensi sebanyak 96,58% di Indonesia. Penggunaan obat kimia yang dapat menimbulkan efek samping kepada pasien, menyebabkan masyarakat mulai alternatif pengobatan lain dengan memanfaatkan bahan alam yaitu meniran (Phyllanthus niruri L). Penelitian ini mengkaji mengenai histopatologi hati tikus wistar periodontitis apikalis kronis pasca pemberian medikamen intrakanal. Penelitian ini menggunakan 48 ekor tikus wistar jantan dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan dengan lama waktu aplikasi pasta medikamen yaitu hari ke-7, 14 dan ke-21. Hewan coba dikondisikan mengalami periodontitis apikal kronis dengan induksi bakteri E. faecalis kedalam gigi selama 21 hari. Pada hari ke-22 semua kelompok perlakuan medikamen dibuka GICnya dan diberikan perlakuan medikamen yang ditetapkan, setelah ditutup kembali dengan menggunakan GIC. Variabel yang diamati adalah adanya infiltarsi sel radang, kongesti dan nekrosis. Data dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Kruskal-Wallis dan bila menunjukan perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil pengamatan pada infiltarsi sel radang dan kongesti menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata (P>0,05) pada perlakuan P1, P2 dan P3 serta terdapat perbedaan nyata pada P0 (P<0,05). Namun hasil analisis statistik pengamatan nekrosis pada histopatologi hati menunjukan tidak terdapat perbedaan nyata (P>0,05) pada  perlakuan P0, P1, P2 dan P3. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun meniran hijau  pada tikus yang mengalami periodontitis apikalis kronis dapat memperbaiki histopatologi hati.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Aldi, Yogiana N, Handayani D. 2013. Uji imunomodulator beberapa subfraksi ekstra etil asetat meniran (Phyllanthus niruri L) pada mencit putih jantan dengan pemberian clearance. Prosiding Dari Seminar Nasional Perkembangan Sains Farmasi Dan Klinik III: Fakultas Farmasi Universitas Andalas.
Andriani I, Chairunnisa FA. 2019. Periodontitis kronis dan penatalaksaan kasus dengan kuretase. Insisiva Dental J. 8(1), 25–30
Auliyah R. 2016. Gambaran histopatologi hepar ayam pedaging yang diinfeksi L2 Toxocara vitulorum. Skripsi.Universitas Airlangga
Berata IK, Winaya IBO, Adi AAAM, Adnyana IBW. 2011. Patologi veteriner umum. Denpasar: Swasta Nulus.
Corwin EJ. 2001. Buku saku patofisiologi. (Diterjemahkan Brahmu). Penerbit Buku Kedokteran, EGC. Jakarta
Cushnie T, Lamb AJ. 2011. Recent advances in understanding the antibacterial properties of flavonoids. Int. J. Antimicrob. Agents. 38: 99-107
Fitri I. 2017. Efektivitas antibakteri ekstrak herba meniran (phylanthus niruni) terhadap pertumbuhan bakteri salmonella sp. dan propionibacterium acnes. JST. 6: 300.
Gunawan I, Bawa I, Sutrisnayanti N. 2008. Isolasi dan identifikasi senyawa terpenoid yang aktif antibakteri pada herba meniran (Phyllanthus niruri Linn). J. Kimia. I2: 31-39
Han P, Sun D, Yang J.2016. Interaction between periodontitis and liver diseases. Biomed. Rep. 5(3): 267-276.
Kemenkes. 2013.Badan penelitian dan pengembangan kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia;
Kemenkes RI. 2018. Riset kesehatan dasar, riskesdas. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.
Kerr JF, Wyllie AH, Currie AR. 1972. Apoptosis: a basic biological phenomenon with wideranging implications in tissue kinetics. British J. Cancer. 26(4), 239-257.
Merdana IM, Kardena IM, Budiasa K, Gunawan IMD. 2019. Histopathological structure of white rats liver after giving ant nest extract due to induced paracetamol toxic dose. Bul. Vet. Udayana. 11(1): 14-20.
Middleton E, Kandaswari C, Theoharides TC. 2000. The effect of plant flavonoids on mammalian cells: implications for inflammation, heart disease, and cancer. Pharmacol. Rev. 52(4): 673–751.
Munasir Z. 2016. Respons imun terhadap infeksi bakteri. Sari Pediatri. 2: 193.
Nair PN. 2006. On the causes of persistent apical periodontitis: a review. Int. Endodontic J. 39(4): 249–281.
Signoretti FGC, Gomes BPFA, Montgner F, Tosello FB, Jacinto RC. 2011. Influence of 2% chlorhexidine gel on calcium hydroxide ionic dissociation and its ability of reducing endotoxin. Oral. Surg. Oral. Med. Oral. Pathol. Oral. Radiol. Endod. 111(5): 653–658.
Sumardi M. 2010. Efek meniran (Phyllanthus niruri L) terhadap kadar AST dan ALT mencit BABL/C yang diinduksi asetaminofen. Skripsi. Fakultas kedokteran. Universitas Diponegoro. Indonesia. 19.Surya, A.E. 2
Sumarny R, Yuliandini, Rohan M. 2013. Efek anti-inflamasi dan anti-diare ekstrak etanol herba meniran (Phyllanthus niruri L.) dan daun ungu (Graptophyllum pictum l. Griff). Prosiding Seminar Nasional dan Workshop Perkembangan Terkini Sains Farmasi dan Klinik III, Padang 4-5 Oktober 2013.
Tomofuji, Takaaki. 2007. Chronic administration of lipopolysaccharide and proteases induces periodontal inflammation and hepatic steatosis in rats. J. Periodontol. 78(10): 1999-2006.
Torabinejad M, Walton RE. 2009. Principles and practice of endodontic. 4th ed. St. Louis. Philadelphia: Saunders Company. Pp. 17-20, 38-40, 58-63
Wijayakusuma HM. 2008. Ramuan lengkap herbal sembuhkan penyakit. Pustaka Bunda. Jakarta.
Wulandari T, Harini M, Listyawati S. 2007. Pengaruh ekstrak daun sambiloto (andrographis paniculata) terhadap struktur mikroanatomi hepar dan kadar glutamat piruvat transaminase serum mencit (musmusculus) yang terpapar diazinon. Bioteknol. 4(2): 53-58.
Diterbitkan
2023-02-28
##submission.howToCite##
ENE, Theresia et al. Histopatologi Hati Tikus Wistar Periodontitis Apikalis Kronis Pasca Pemberian Medikamen Intrakanal. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 286-296, feb. 2023. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/87384>. Tanggal Akses: 20 feb. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i02.p15.
Bagian
Articles