Infusa Daun Salam Mempertahankan Kualitas Dan Daya Tahan Daging Sapi Bali

##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2018.v10.i01.p16

Abstrak

Daun salam (Syzygium polyanthum) sering digunakan dalam berbagai masakan untuk meningkatkan citarasa, tanpa disadari bahwa daun salam mengandung senyawa antimikroba yang bersifat bakterisidal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui khasiat perendaman infusa daun salam terhadap kualitas dan daya tahan daging sapi bali pada peletakkan suhu ruang.. Uji warna menggunakan standar warna Standar Nasional Indonesia daging sapi yang dibaca oleh sepuluh orang panelis,  uji bau dan tekstur menggunakan sepuluh orang panelis, uji pH diukur menggunakan pH meter, uji kadar air dilakukan dengan metode pengeringan menggunkan oven, selanjutnya uji daya ikat air menggunakan metode Hamm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perendaman infusa daun salam dengan konsentrasi (0%, 5%, 10%, dan 15%) berpengaruh sangat nyata terhadap bau, warna, dan tekstur daging sapi bali, lama peletakkan pada suhu ruang berpengaruh sangat nyata terhadap pH dan kadar air daging sapi bali namun tidak berpengaruh nyata terhadap daya ikat air. Dapat disimpulkan bahwa kualitas dan daya tahan daging sapi bali mampu diperthankan melalui perendaman dengan infusa daun salam.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

I Ketut Suada

Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana

Dimas Indra Dwi Purnama

Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Denpasar

Kadek Karang Agustina

Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana

Referensi

Agustina KK, Sari PH, Suada IK. 2017. Pengaruh perendaman pada infusa daun salam terhadap kualitas dan daya tahan daging babi. Bul. Vet. Udayana. 9(1): 34-41.
Alvarado C, McKee S. 2007. Marination to improve functional properties and safety of poultry meat. J. Appl. Poult. Res. 16:113-120.
Amertaningtyas D. 2012. Kualitas daging sapi segar di pasar tradisional Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. J. Ilmu dan Tek. Hasil Ternak. 7(1): 42-47.
Cornelia M, Nurwitri CC, Manissjah. 2005. Peranan ekstrak kasar daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) dalam menghambat pertumbuhan total mikroba dan Escherichia coli pada daging ayam segar. J. Ilmu. dan Tek. Pangan. 3(2): 35-45.
Fernandez DM, Myers AJ, Scramlin SM, Parks CW, Carr SN, Killiefer J, McKeith FK. 2008. Carcass, meat quality, and sensory characteristic of heavy body weight pigs fed ractopamine hydrochloride (Paylean). J. Anim. Sci. 86: 3544-3550.
Handa SS, Khanuja SPS, Longo G, Rakesh DD. 2008. Extraction technologies for medicinal and aromatic plants. International centre for science and high technology. Myanmar.
Kusumaningrum A, Widiyaningrum P, Mubarok I. 2013. Penurunan total bakteri daging ayam dengan perlakuan perendaman infusa daun salam (Syzygium polyanthum). J. MIPA. 36(1): 14-19.
Madruga MS, Arruda SG, Nascimento JA. 1999. Castration and slaughter age effects on nutritive value of the “mestico” goat meat. J. Meat. Science. 52(2): 119-125.
Merthayasa JD, Suada IK, Agustina KK. 2015. Daya Ikat Air, pH, warna, bau dan tekstur daging sapi bali dan daging wagyu. Indo. Med. Vet. 4(1): 16-24.
Nurwantoro VP, Bintoro AM, Legowo A, Purnomoadi LD, Ambara A, Prokoso S, Mulyani. 2012. Nilai pH, kadar air, dan total Escherchia coli daging sapi yang dimarinasi dalam jus bawang putih. J. Apl. Tek. Pangan. 1(2): 20-22.
Prasetyo H, Padaga MC, Sawitri ME. 2013. Kajian kualitas fisiko kimia daging sapi di pasar Kota Malang. J. Ilmu dan Tek. Hasil Ternak. 8(2): 1-8.
Sarassati T, Agustina KK. 2015. Kualitas daging sapi wagyu dan daging sapi bali yang disimpan pada suhu -19oC. Indo. Med. Vet. 4(3): 178-185.
Saraswati D. 2015. Pengaruh lama penyimpanan daging sapi pada refrigerator terhadap angka lempeng total bakteri (ALTB) dan keberadaan bakteri Escherishia coli. J. Entropi. 10(1): 967-973.
Setyawardani T, Haryanto I. 2005. Kajian Pengempukan Daging Kambing. J. Anim. Prod. 7(2): 106-110.
Sembiring UR, Suada IK, Agustina KK. 2015. Kualitas daging kambing yang disimpan pada suhu ruang ditinjau dari uji subyektif dan obyektif. Indo. Med. Vet. 4(1): 155-162.
Soeparno. 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. 4th Ed. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Suardana IW, Swacita IBN. 2009. Higiene Makanan. 1st Ed. Udayana University Prees. Denpasar.
Suradi K. 2012. Pengaruh lama penyimpanan pada suhu ruang terhadap perubahan nilai pH, TVB dan total bakteri daging kerbau. J. Ilmu. Ternak. 12(2): 9-12.
Sutrisna R, Ekowati CN, Sinaga E. 2015. Pengaruh pH terhadap produksi antibakteri oleh bakteri asam laktat dari usus itik. J. Penelitian. Pertanian. Terapan. 15(3): 234-238.
Varma N. 2016. Phytoconstituents and their mode of extractions: An overview. Res. J. Chem. Environ. Sci. 4(2): 8-15
Veerman M, Setiyono, Rusman. 2011. Pengaruh metode pengeringan dan konsentrasi bumbu serta lama perendaman dalam larutan bumbu terhadap kualitas kimia dendeng babi. J. Agrinimal. 1(2): 52-59.
Yanti H, Hidayanti, Elfawati. 2008. Kualtitas daging sapi dengan kemasan plastik PE (Polyethylen) dan plastik PP (Polypropylen) di pasar Arengka Kota Pekanbaru. J. Peternakan. 5(1): 22-27.
Zulfahmi M, Pramono YB, Hintono A. 2013. Pengaruh marinasi ekstrak kulit nenas (Ananas Comocus L. Merr) pada daging itik tegal betina afkir terhadap kualitas keempukan dan organoleptik. J. Pangan dan Gizi. 4(8): 19-26.
Diterbitkan
2018-02-20
##submission.howToCite##
SUADA, I Ketut; PURNAMA, Dimas Indra Dwi; AGUSTINA, Kadek Karang. Infusa Daun Salam Mempertahankan Kualitas Dan Daya Tahan Daging Sapi Bali. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 100-109, feb. 2018. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/31413>. Tanggal Akses: 16 feb. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2018.v10.i01.p16.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 3 4 > >>