Somatometri Kerbau Lumpur di Kabupaten Jembrana Bali

  • Debora Selfia Br Manurung
  • I Nengah Wandia
  • I Ketut Suatha

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan variasi somatometri yang terjadi pada populasi kerbau lumpur (Bubalus bubalis) di Regu Ijo Gading Barat dan Regu Ijo Gading Timur di Kabupaten Jembrana. Penelitian ini melibatkan 63 kerbau lumpur (37 di Regu Ijo Gading Barat dan 26 di Regu Ijo Gading Timur). Variabel somatometri yang diamati meliputi tinggi pundak, tinggi pinggul, lingkar dada, panjang badan dan panjang leher. Hasil penelitian menetapkan tidak adanya perbedaan somatometri di kedua populasi tersebut. Hasil analisis komponen utama menunjukkan bahwa karakter penciri ukuran dan bentuk pada populasi kerbau lumpur di Regu Ijo Gading Barat dan Regu Ijo Gading Timur adalah sama. Faktor penciri ukuran adalah lingkar dada dan panjang badan. Sedangkan faktor penciri bentuk tubuh adalah tinggi pundak dan tinggi pinggul. Lingkar dada memberikan pengaruh besar terhadap faktor bentuk tetapi dengan arah yang negatif. Hal ini menunjukkan bahwa kedua populasi tersebut tidak berbeda secara somatometri

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

Debora Selfia Br Manurung

PT Romindo di  Medan

I Nengah Wandia

Laboratorium Anatomi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

I Ketut Suatha

Laboratorium Anatomi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Referensi

Cockrill WR. 1974. The Husbandry and Health of Domestic Buffalo. FAO. Rome. Italy.
Erdiansyah E. 2008. Studi keragaman fenotipe dan pendugaan jarak genetik antara kerbau lokal di Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat. Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.
Fahimuddin M. 1975. Domestic Water Buffalo. Oxford and IBH Publishing CO. New Delhi. India.
Gerli, Hamdan, Daulay AH. 2013. Karakteristik morfologi ukuran tubuh kerbau murrah dan kerbau rawa di BPTU Siborongborong. J Peternakan Integratif 1(3): 276-287.
Kartadisastra HR. 1997. Penyediaan dan Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia. Kanisius, Yogyakarta.
Oka IGL, Sumadi IK, Astawa IPA, Puger AW, Cakra IGLO. 2007. Beberapa respon fisiologis kerbau pacuan yang mendapat lama waktu latihan berbeda. Majalah Ilmiah Peternakan 10(3): 1-14.
Sembiring F, Hamdan EM, Wandhono. 2012. Analisis morfrometri kerbau lumpur (Bubalus bubalis) Kabupaten Karo Sumatera Utara. J Peternakan Intergratif 1(2): 134-145.
Sitorus AJA. Anggraeni. 2008. Karakterisasi morfologi dan estimasi jarak genetik kerbau rawa, sungai (Murrah) dan silangannya di Sumatera Utara. Prosiding. Seminar dan Lokakarya Nasional dan Usaha Ternak kerbau, Bogor pp: 38-43.
Soedibjo BS. 2008. Analis Komponen Utama dalam Kajian Ekologi. Oseana 33(2): 43-53.
Situmorang P. 2005. Effect The administration of human chorionic gonadotrophin (HCG) hormone following superovulation in buffalo. J Ilmu Pet Vet 10: 286-292.
Sumadi IK., 2006. Produksi panas dan retensi energi pada kerbau pacuan yang mendapatkan lama latihan berbeda. J Indon Trop Anim Agric 31(2): 69-76.
Diterbitkan
2017-02-16
##submission.howToCite##
MANURUNG, Debora Selfia Br; WANDIA, I Nengah; SUATHA, I Ketut. Somatometri Kerbau Lumpur di Kabupaten Jembrana Bali. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], feb. 2017. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/28741>. Tanggal Akses: 21 may 2026
Bagian
Articles

Kata Kunci

kerbau lumpur; morfometri; somatometri

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 > >>