Studi Histopatologis Lambung Tikus Putih yang diberi Parasetamol dan Suplementasi Propolis

  • Noviriolla Maria
  • I Ketut Berata
  • I Made Kardena
  • Samsuri Samsuri

Abstrak

Propolis merupakan suatu zat yang dihasilkan oleh lebah yang memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai antioksidan dan antiulkus. Parasetamol sebagai obat yang relatif aman bagi lambung, tetapi pada beberapa penelitian terakhir menyatakan parasetamol dosis tinggi meningkatkan resiko terjadinya gangguan mukosa lambung seperti terjadinya ulserasi, deskuamasi dan erosi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek pemberian propolis pada gambaran histopatologi lambung tikus putih yang diberi parasetamol dalam dosis tinggi. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap. Sampel 25 ekor tikus putih jantan, dibagi dalam 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif (P0) atau tanpa perlakuan, kontrol positif (P) diberikan parasetamol 250 mg/kgBB, dan kelompok perlakuan diberikan parasetamol 250 mg/kgBB dengan variasi propolis bertingkat yaitu P1 (0,05 ml/tikus), P2 (0,10 ml/tikus) dan P3 (0,15 ml/tikus). Perlakuan diberikan selama 10 hari, kemudian dinekropsi dan organ lambung diambil. Sampel jaringan lambung dibuat preparat histopatologi dengan metode Kiernan (1990) menggunakan pewarnaan hematoxylin eosin (HE). Variabel yang diperiksa meliputi erosi, deskuamasi dan ulserasi epitel lambung.  Hasil menunjukkan perlakuan P terjadi kerusakan pada lambung  (deskuamasi), sedangkan seluruh perlakuan P1, P2, dan P3 berpengaruh terhadap perbaikan kerusakan akibat efek samping parasetamol. Perlakuan P3 sebagai hasil paling baik dalam mengurangi efek samping parasetamol.  Kesimpulan penelitian ini diketahui bahwa pemberian propolis dapat mengurangi efek samping perubahan histopatologi pada jaringan lambung tikus putih jantan akibat dosis parasetamol yang tinggi.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

Noviriolla Maria

Praktisi Dokter Hewan di DKI Jakarta

I Ketut Berata

Laboratorium Patologi Veteriner Universitas Udayana

I Made Kardena

Laboratorium Patologi Veteriner Universitas Udayana

Samsuri Samsuri

Laboratorium Famakologi dan Famasi Veteriner Universitas Udayana

Referensi

Adinata MO, IW Sudira, IK Berata. 2012. Efek ekstrak daun ashitaba (Angelica keiskei) terhadap gambaran histopatologi ginjal mencit (Mus musculus) jantan. Bul Vet Udayana 4(2): 55-62.
Atmaja D. 2008. Pengaruh ekstrak kunyit (Curcuma domestica) terhadap gambaran mikroskopik mukosa lambung mencit balb/c yang diberi parasetamol. semarang. Karya tulis ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Duarte J, Galisteo M, Angeles-Ocete M, Pérez-Vizcaino F, Zarzuelo A, Tamargo J. 2001. Effects of chronic quercetin treatment on hepatic oxidative status of spontaneously hypertensive rats. J Pharmacol 133(1): 117-124.
Gheldof N, Wang XH, Engeseth NJ. 2002. Identification and quantification of antioxidant components of honeys from various floral sources. J Agric Food Chem 50: 5870-5877.
Kiernan JA. 1990. Histology and histochemical Methods: teory and practice. 2nd Ed. Oxford: Pergamon Press.
Kumar V, Abbas AK, Fausto N. 2005. Pathologic basis of desease. 7th Ed. Elsevier inc. Philadelphia.
Marcucci MC, Ferreres F, Viguera GC, Bankova VS, De Castro SL, Dantas AP, Valente PHM, Paulino N. 2001. Phenolic compounds from Brazilian propolis with pharmacological activities. J Ethnopharmacol 74: 105-120.
Nakajima Y, Tsuruma K, Shimazawa M, Mishima S, Hara H. 2009. Comparison of bee products based on assays of antioxidant capacities. Nagaragawa Research Center. Department of Biofunctional Evaluation, Molecular Pharmacology, Gifu Pharmaceutical University, 5-6-1 Mitahora-higashi, Gifu 502-8585. Japan. J BioMed Cent Med 4(9): 1472-1482.
Suastika P. 2011. Efek pemberian buah merah (Pandanus conoideus) terhadap perubahan histopatologik ginjal dan hati mencit pasca pemberian paracetamol. Bul Vet Udayana 3(1): 39-44.
Viuda MV, Ruiz NY, Fernández LJ, Pérez ÁJ. 2008. Functional properties of honey, propolis, and royal jelly. J Food Sci 73: 117-124.
Wiralaga IPA, IW Sudira, IM Kardena, AAGO Darmayudha. 2015. Pengaruh pemberian ekstrak etanol daun ashitaba terhadap histopatologi lambung mencit jantan. Bul Vet Udayana 7(1): 26-33.
Diterbitkan
2017-02-15
##submission.howToCite##
MARIA, Noviriolla et al. Studi Histopatologis Lambung Tikus Putih yang diberi Parasetamol dan Suplementasi Propolis. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], feb. 2017. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/28739>. Tanggal Akses: 21 may 2026
Bagian
Articles

Kata Kunci

parasetamol; propolis; antioksidan, antiulkus; lambung

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 3 4 5 6 > >>