Aktivitas Harian Rusa Sambar di Penangkaran Ex-situ Provinsi Kalimantan Tengah
Abstrak
Rusa Sambar (Cervus unicolor Kerr) adalah salah satu jenis rusa yang sudah dilindungi undang-undang, namun populasinya terus berkurang akibat perburuan dan degradasi habitat aslinya. Penangkaran rusa mempunyai prospek yang baik, karena rusa mudah beradaptasi serta mempunyai tingkat produksi dan reproduksi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aktivitas Harian Rusa Sambar di Penangkaran Ex-situ Provinsi Kalimantan Tengah. Sampel rusa yang digunakan yaitu lima ekor rusa jantan dewasa dengan kode sampel J1, J2, J3, J4, J5 dan lima ekor rusa betina dewasa dengan kode sampel B1, B2, B3, B4, B5 dengan menggunakan tiga metode yaitu metode Focal Animal Sampling, metode Ad Libitum sampling dan metode One Zero Sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima aktivitas harian rusa sambar yang dapat terdeteksi yaitu aktivitas makan, aktivitas istirahat, aktivitas grooming (merawat diri), bergesekkan ranggah (khusus rusa jantan) dan aktivitas kawin. Aktivitas istirahat adalah aktivitas paling dominan yang dapat terdeteksi dengan persentase 40% sampai 42% dengan rata-rata waktu 4 jam 10 menit hingga 4 jam 45 menit, Rusa sambar J5 memiliki persentase aktivitas istirahat tertinggi dengan 42,07% (32 jam 40 menit ±1944 menit) dalam 1 minggu pengamatan dengan rata-rata 4 jam 25 menit/ 255 menit (38,63%) sampai 4 jam 45 menit/ ±267 menit (40,45%) per 11 jam pengamatan, sedangkan rusa betina dengan persentase aktivitas istirahat tertinggi terjadi pada rusa B1 dengan 42,01% (32 jam 35 menit/ ±1951 menit) 1 minggu dengan rata-rata 4 jam 20 menit/ ± 252 menit (38,18%) sampai 4 jam 55 menit ±273 menit (41,36%) per 11 jam pengamatan.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah. 2019. Palangkaraya.
Firkin JL, Hristov AN, Hall MB, Varga GA, St-Pierre NR. 2006. Integration of ruminal metabolism in dairy cattle. J. Dairy Sci. 89: E31-E51.
Gusmalinda R, Dewi BS, Masruri NW. 2018. Perilaku sosial rusa sambar (Cervus unicolor) dan rusa totol (Axis axis) di Kandang Penangkaran PT. Gunung Madu Plantations Lampung Tengah. J. Sylva Lestari. 6(1): 74-84.
Harianto SP, Dewi BS. 2012. Pemahaman konservasi bagi penerus bangsa penangkaran rusa Universitas Lampung. Lampung. 152p.
Handarini R. 2006. Dinamika aktivitas reproduksi berkaitan dengan tahap pertumbuhan ranggah rusa Timor (Cervus timorensis) jantan dewasa. Disertasi. Institut Pertanian Bogor.
Lelono A. 2003. Pola aktivitas harian individual rusa Timor (Cervus timorensis) dalam penangkaran. J. Ilmu Dasar.
Purtanto HD, E Soetrisno, Nurmeliasari. 2010. Estimasi siklus dan penambahan berat badan pada rusa sambar betina (Cervus unicolor equinus) domestikasi. Proc Semirata Bidang Ilmu Pertanian BKS-PTN Wilayah Barat Tahun 2010 : 954-959.
Raudhah Hayatillah. 2016. Studi aktivitas harian rusa sambar (Cervus unicolor) di Taman Rusa Lamtanjong Kabupaten Aceh Besar. Skripsi. Universitas Syiah Kuala.
Semiadi G, Nugraha RTP. 2004. Panduan pemeliharaan rusa tropis. Bogor Pusat Penelitian Bogor LIPI.
Semiadi G. 2002. Perkembangan dan status populasi rusa di alam dan penangkaran: menuju status pemanfaatan. Seminar Prospek Penangkaran Rusa di Indonesia. Yogyakarta.
Setiawan IA, Samsudewa D, Sutiyono. 2015. Pengaruh jumlah pejantan perkandang terhadap tingkah laku reproduksi rusa Timor (rusa timorensis) betina. J. Agromedia. 33(2): 71-77.
Sofyan I, Setiawan A. 2018. Sudi perilaku harian rusa Timor (Cervus timorensis) di Penangkaran Rusa Tahura Wan Abdul Rachman. J. Ilmiah Biol. Eksp. Keanekaragaman Hayati. 5(1): 67–76.
Sionora R. 2010. Perilaku sosial rusa sambar (Cervus Unicolor) di Kandang Penangkaran Rusa Unila. Skripsi. Universitas Lampung. Lampung.


